pemikiran anda mirip dengan Esau, tidak paham arti kesulungan sehingga 
dengan mudahnya Esau menjual kesulungannya dengan sebaskom kacang merah 
rebus yang mana rasanya kalah enak dengan kacang merah rebus yang dijual 
di manado.

kesulungan artinya yang diutamakan, atau diprioritaskan..kalo dapat 
pembagian selalu dia yang pertama mendapat dan yang lain dapat sisanya saja.
dalam bible, hak, keistimewaan dan berkat anak sulung berbeda jauh dari 
yang lainnya. Anak sulung lah si pembawa nama keluarga.

hak kesulungan biasanya didapat berdasarkan kelahiran secara biologis, 
yang lebih dulu lahir tentu dialah anak sulung..tetapi hak ini bisa 
diperjual belikan..contohnya si Esau dan Yakub ini.

===
Kalo Ishak sudah mendapat berkat inti yaitu hak-hak istimewa, tentu 
Ismail hanya mendapat hak-hak biasa saja.
Kan Ismael yang lebih dulu lahir, mengapa Ishak yang mendapat hak 
kesulungan dan hak istemewa lainnya..ko' bukannya Ismail?

Anak yang dijanjikan bukan yang lahir dari seorang hamba (budak atau 
babu), tetapi yang lahir dari rahim majikan.

===
Anda tanya ayat?
Silahkan baca Kej 16

rs

On 2/1/2011 1:50 PM, ndeboost wrote:
>
>
> 2. walau Ismail diberkati, tetapi bukan berkat anak sulung walau lebih
> dulu lahir.
>
> Betul demikian. Setahu nDeboost, KATEBE, Ismail diberkati Tuhan. Adakah
> yang lebih tinggi dari berkatnya Tuhan? Tolong dilinkan ada perbedaan
> berkat antara anak sulung dan anak bukan sulung?
>
> Lalu mengenai Ismail yg menurut Pak @RS adalah anak babu, di ayat mana
> pak @RS jumpai?
>
> --- In [email protected] <mailto:proletar%40yahoogroups.com>, 
> Richan S <richansitumorang@...> wrote:
> >
> > setelah membaca uraian di bawah, ada beberapa point penting :
> >
> > 1. tidak merubah status Ismail jadi anak perjanjian, alias tetap anak
> babu.
> > 2. walau Ismail diberkati, tetapi bukan berkat anak sulung walau lebih
> > dulu lahir.
> > 3. Ismail anak yang terusir, namun Tuhan memperhatikannya dan memberi
> > berkat rima-rima (sisa-sisa) seperti yang didapat esau.
> > 4. Dengan tegas Tuhan berfirman bahwa Hak Istimewa ada dipihak Ishak.
> > dan Quran pun mengatakan demikian "bahwa hak kenabian hanya ada pada
> > turunan Ishak" bukan ismail.
> >
> > Perihal apakah Ismail disunat atau tidak? bisa ya bisa tidak.
> > kalo pun iya, takkan merubah statusnya jadi anak perjanjian melainkan
> > hanya sebatas anak yang diperhitungkan masuk dalam keluarga ibrahim.
> >
> > lalu apa hubungan orang indonesia dengan ibrahim, bukan tinggal
> > dirumahnya dan bukan pula kita ini dibeli.
> > ===
> >
> > rs
> >
> > On 2/1/2011 7:24 AM, ndeboost wrote:
> > >
> > > Pak @RichanS, terlampir "kulakan" dari tetangga, kopas.
> > > "Agak" panjang-lebar memang. Namun yang jelas, perintah Allah kepada
> > > Abram/Abraham mengenai sunat sampai zamannya Yesus a.s keknya belum
> di
> > > dibatalkan (oleh Allah sat)
> > > Selamat membaca.
> > >
> > > oleh : Archa
> > >
> > > Soal ritual sunat dalam setiap diskusi Islam -- Kristen sering
> > > dimunculkan orang, umumnya kaum Muslim mempertanyakan mengapa ajaran
> > > Kristen tidak lagi mementingkan sunat sebagaimana yang diajarkan
> dalam
> > > Perjanjian Lama, sebagai suatu tanda perjanjian antara Tuhan dengan
> nabi
> > > Ibrahim dan keturunannya sampai kepada Yesus Kristus, dan sebagai
> > > pengikut Yesus, umat Kristen seharusnya juga menjalankannya.
> Sebaliknya
> > > sanggahan yang umum juga dijawab oleh Kristen adalah sunat tersebut
> > > hanya diwajibkan bagi Ibrahim dan keturunannya (yang kemudian
> > > dipersempit lagi menjadi kaum Yahudi sesuai alkitab Perjanjian
> Lama),
> > > sedangkan mereka sebagai orang non-Yahudi tidak terkena kewajiban
> > > tersebut, ini juga berdasarkan alkitab Perjanjian Baru, sesuai
> dengan
> > > ajaran yang disampaikan Paulus.
> > >
> > > Kisah tentang asal-muasal kewajiban sunat bersumber dari Kitab
> Kejadian
> > > pada Alkitab Perjanjian Lama (PL) yaitu ketika menceritakan kisah
> > > keluarga nabi Ibrahim. Dalam kronologis ceritanya, dimulai kitab
> > > Kejadian 12 ketika Tuhan berfirman menyuruh Ibrahim (ketika itu
> masih
> > > bernama Abram) untuk pergi dari negerinya kesuatu tempat yang akan
> > > ditunjuk Tuhan, disitu Tuhan sudah mulai memberikan janji kepada
> Ibrahim
> > > :
> > >
> > > 12:2 Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar, dan
> memberkati
> > > engkau serta membuat namamu masyhur; dan engkau akan menjadi berkat.
> > > 12:7 Ketika itu TUHAN menampakkan diri kepada Abram dan berfirman:
> > > "Aku akan memberikan negeri ini kepada keturunanmu."
> > >
> > > Berdasarkan dari apa yang dijanjikan Tuhan tersebut, kita bisa
> melihat
> > > kata `bangsa' dan `negeri', ini bisa diartikan
> > > `kekuasaan untuk memerintah' atau bisa juga diartikan
> > > `dominasi untuk mendiami suatu wilayah', jadi Tuhan telah
> > > menjanjikan Ibrahim bahwa kelak dia dan anak keturunannya akan
> berdiam
> > > dalam suatu wilayah, berkuasa, mempunyai kesempatan mencari nafkah
> > > dengan mengelola wilayah tersebut. Namun terlihat ini masih
> merupakan
> > > janji `sepihak' dan belum berbentuk perjanjian.
> > >
> > > Dalam Kej 13 sekali lagi Tuhan menyatakan janji kepada Ibrahim :
> > >
> > > 13:14 Setelah Lot berpisah dari pada Abram, berfirmanlah TUHAN
> kepada
> > > Abram: "Pandanglah sekelilingmu dan lihatlah dari tempat engkau
> > > berdiri itu ke timur dan barat, utara dan selatan,
> > > 13:15 sebab seluruh negeri yang kaulihat itu akan Kuberikan kepadamu
> dan
> > > kepada keturunanmu untuk selama-lamanya.
> > > 13:16 Dan Aku akan menjadikan keturunanmu seperti debu tanah
> banyaknya,
> > > sehingga, jika seandainya ada yang dapat menghitung debu tanah,
> > > keturunanmupun akan dapat dihitung juga.
> > > 13:17 Bersiaplah, jalanilah negeri itu menurut panjang dan lebarnya,
> > > sebab kepadamulah akan Kuberikan negeri itu."
> > >
> > > Disini janji Tuhan mulai lebih terperinci :
> > >
> > > 1. Wilayah tersebut terbentang `sejauh mata memandang' dari
> > > posisi Ibrahim pada waktu itu (tanah Kanaan --Kej 13:12)
> > > 2. Jumlah keturunan Ibrahim `seperti debu tanah banyaknya'.
> > > 3. Wilayah tersebut merupakan wilayah yang dijalani (disinggahi)
> oleh
> > > Ibrahim.
> > >
> > > Namun sampai disini kita masih bisa menyebutnya sebagai `janji
> > > sepihak' dan belum berupa perjanjian.
> > >
> > > Perjanjian antara Tuhan dengan Ibrahim baru disebut secara jelas
> pada
> > > Kej 15, setelah Tuhan memerintahkan Ibrahim untuk menyampaikan
> beberapa
> > > korban dan menjelaskan nasib yang akan diterima anak keturunan
> Ibrahim
> > > kelak, lalu dibuatlah perjanjian :
> > >
> > > 15:18 Pada hari itulah TUHAN mengadakan perjanjian dengan Abram
> serta
> > > berfirman: "Kepada keturunanmulah Kuberikan negeri ini, mulai dari
> > > sungai Mesir sampai ke sungai yang besar itu, sungai Efrat:
> > > 15:19 yakni tanah orang Keni, orang Kenas, orang Kadmon,
> > > 15:20 orang Het, orang Feris, orang Refaim,
> > > 15:21 orang Amori, orang Kanaan, orang Girgasi dan orang Yebus itu."
> > >
> > > Jadi perjanjian antara Ibrahim dengan Tuhannya adalah dengan tanda
> > > perjanjian berupa pengorbanan binatang lembu, kambing, domba dan
> burung
> > > (Kej 15:9)
> > >
> > > Sampai disini kronologis ceritanya sangat runtut dan logis.
> > > `Kekacauan' alur cerita terjadi pada kisah selanjutnya. Setelah
> > > diselingi kisah keluarga Ibrahim, yaitu antara istrinya Sarai dan
> budak
> > > perempuannya Hagar pada Kej 16, cerita soal perjanjian antara Tuhan
> > > dengan Ibrahim muncul lagi pada Kej 17 :
> > >
> > > 17:2 Aku akan mengadakan perjanjian antara Aku dan engkau, dan Aku
> akan
> > > membuat engkau sangat banyak."
> > >
> > > Rupanya Tuhan merasa perlu untuk mengulang perjanjian yang sudah
> > > diadakan sebelumnya, dalam perjanjian `jilid 2' ini tercantum
> > > `hak dan kewajiban' kedua-belah pihak :
> > >
> > > 17:4 "Dari pihak-Ku, inilah perjanjian-Ku dengan engkau: Engkau akan
> > > menjadi bapa sejumlah besar bangsa.
> > > 17:6 Aku akan membuat engkau beranak cucu sangat banyak; engkau akan
> > > Kubuat menjadi bangsa-bangsa, dan dari padamu akan berasal
> raja-raja.
> > > 17:7 Aku akan mengadakan perjanjian antara Aku dan engkau serta
> > > keturunanmu turun-temurun menjadi perjanjian yang kekal, supaya Aku
> > > menjadi Allahmu dan Allah keturunanmu.
> > > 17:8 Kepadamu dan kepada keturunanmu akan Kuberikan negeri ini yang
> > > kaudiami sebagai orang asing, yakni seluruh tanah Kanaan akan
> Kuberikan
> > > menjadi milikmu untuk selama-lamanya; dan Aku akan menjadi Allah
> > > mereka."
> > >
> > > Hak dan kewajiban Tuhan kelihatannya banyak mengulang kembali dari
> apa
> > > yang terdapat pada perjanjian `jilid 1', cuma disini terlihat
> > > ada yang `menyempal' yaitu ayat 17:8, yang menyebut khusus tanah
> > > Kanaan, berbeda dengan perjanjian sebelumnya yang menyebut wilayah
> yang
> > > lebih luas. Mengapa terjadi perubahan..??, kita bisa melihat cerita
> ini
> > > :
> > >
> > > 17:18 Dan Abraham berkata kepada Allah: "Ah, sekiranya Ismael
> > > diperkenankan hidup di hadapan-Mu!"
> > > 17:19 Tetapi Allah berfirman: "Tidak, melainkan isterimu Saralah
> > > yang akan melahirkan anak laki-laki bagimu, dan engkau akan menamai
> dia
> > > Ishak, dan Aku akan mengadakan perjanjian-Ku dengan dia menjadi
> > > perjanjian yang kekal untuk keturunannya.
> > > 17:20 Tentang Ismael, Aku telah mendengarkan permintaanmu; ia akan
> > > Kuberkati, Kubuat beranak cucu dan sangat banyak; ia akan
> memperanakkan
> > > dua belas raja, dan Aku akan membuatnya menjadi bangsa yang besar.
> > > 17:21 Tetapi perjanjian-Ku akan Kuadakan dengan Ishak, yang akan
> > > dilahirkan Sara bagimu tahun yang akan datang pada waktu seperti ini
> > > juga."
> > >
> > > Ooo..ini rupanya menyangkut Ismail dan Ishak, terlihat jelas adanya
> > > `penggiringan' cerita untuk mengeluarkan Ismail dari perjanjian
> > > `jilid 1' dengan membuat perjanjian `jilid 2', dan ini
> > > terkait dengan penguasaan tanah Kanaan tempat dimana mayoritas
> bangsa
> > > Yahudi berdiam. Ini diperkuat lagi dengan adanya ayat lain pada
> > > Keluaran:
> > >
> > > 2:24 Allah mendengar mereka mengerang, lalu Ia mengingat kepada
> > > perjanjian-Nya dengan Abraham, Ishak dan Yakub.
> > >
> > > Setelah menggiring hak perjanjian tersebut kepada Ishak dan
> > > menyingkirkan Ismail, maka `giringan' selanjutnya adalah kepada
> > > Yakub anak Ishak dan menyingkirkan saudara kembar tuanya Esau. Pihak
> > > Kristen disini memperikan alasan bahwa pembatalan perjanjian
> tersebut
> > > karena Esau dikatakan `tidak menghargai' perjanjian tersebut.
> > > Dalam Kej 25 dan 27 digambarkan hak tersebut dicabut dari Esau
> justru
> > > karena dia ditipu 2 kali oleh Yakub. Dengan giringan tersebut maka
> > > lengkaplah dasar `konstitusional' dari anak keturunan Yakub
> > > untuk memonopoli tanah Kanaan dan kebenaran ajaran Ibrahim.
> > >
> > > Berbeda dengan perjanjian sebelumnya, perjanjian `jilid 2' ini
> > > dikukuhkan dengan tanda yang lain, yaitu `sunat' :
> > >
> > > 17:9 Lagi firman Allah kepada Abraham: "Dari pihakmu, engkau harus
> > > memegang perjanjian-Ku, engkau dan keturunanmu turun-temurun.
> > > 17:10 Inilah perjanjian-Ku, yang harus kamu pegang, perjanjian
> antara
> > > Aku dan kamu serta keturunanmu, yaitu setiap laki-laki di antara
> kamu
> > > harus disunat;
> > > 17:11 haruslah dikerat kulit khatanmu dan itulah akan menjadi tanda
> > > perjanjian antara Aku dan kamu.
> > >
> > > Sunat dengan prosedur yang jelas, menyebutkan mana bagian yang harus
> > > dipotong, siapa saja yang harus disunat, umur berapa harus disunat
> dan
> > > apa konsekuensinya kalau tidak disunat :
> > >
> > > 17:12 Anak yang berumur delapan hari haruslah disunat, yakni setiap
> > > laki-laki di antara kamu, turun-temurun: baik yang lahir di rumahmu,
> > > maupun yang dibeli dengan uang dari salah seorang asing, tetapi
> tidak
> > > termasuk keturunanmu.
> > > 17:13 Orang yang lahir di rumahmu dan orang yang engkau beli dengan
> uang
> > > harus disunat; maka dalam dagingmulah perjanjian-Ku itu menjadi
> > > perjanjian yang kekal.
> > > 17:14 Dan orang yang tidak disunat, yakni laki-laki yang tidak
> dikerat
> > > kulit khatannya, maka orang itu harus dilenyapkan dari antara
> > > orang-orang sebangsanya: ia telah mengingkari perjanjian-Ku."
> > >
> > > Isi perjanjian `jilid 2' ini ternyata banyak menimbulkan
> > > pertanyaan :
> > >
> > > 1. Kewajiban sunat yang ditujukan pada `kamu dan keturunanmu, berada
> > > diantara kamu' menjadi kontradiksi dengan pengecualian kepada
> > > Ismail, apakah Ismail termasuk atau tidak..?? disini kelihatan tuhan
> > > tidak cermat dalam membuat perjanjian, dan ternyata Ismail
> > > `katut' disunat juga (Kej 17:23, dan Kej 17:25), para netters
> > > Kristen berdalih bahwa ketika sunat tersebut dilakukan kebetulan
> Ismail
> > > berada dalam rumah, maka sesuai perjanjian harus ikut disunat
> sekalipun
> > > tidak termasuk dalam perjanjian, artinya disini memakai satu ayat
> dan
> > > membuang/mengabaikan ayat yang lain, padahal dua-duanya berasal dari
> > > Tuhan.
> > >
> > > 2. Memasukkan `dibeli dengan uang dari salah seorang asing, tetapi
> > > tidak termasuk keturunanmu, orang yang engkau beli dengan uang'
> > > kedalam perjanjian. Apakah artinya mereka dan keturunan mereka juga
> > > termasuk keluarga Ibrahim dan diberi hak atas tanah Kanaan..??
> Menurut
> > > penafsiran salah seorang netters Kristen, para orang yang dibeli
> > > tersebut tidak punya hak, mereka disunat karena kebetulan berada
> dalam
> > > rumah Ibrahim dan menjadi `property'nya. Penafsiran ini juga
> > > terlihat berbenturan dengan janji Tuhan yang ada pada Kej 17:7 yang
> sama
> > > sekali tidak menyentuh adanya orang diluar Ibrahim dan keturunannya.
> > > (harap diingat dalam perjanjian jilid 2 tersebut sudah jelas disebut
> > > adanya hak dan kewajiban kedua-belah pihak).
> > >
> > > 3. Penyebutan ketentuan waktu disunat umur 8 hari juga menimbulkan
> > > masalah, apakah sunat bagi si bocah merupakan tanda perjanjian
> antara
> > > dia sendiri dengan Tuhan, atau antara orang-tuanya dengan Tuhan,
> > > mengingat si bocah masih belum mengerti mengapa `burungnya'
> > > dipotong. Bagaimana kalau ternyata si bocah setelah besar dan
> mengerti
> > > tidak mau ikut perjanjian..?? (seperti kasus Esau). Ada pendapat
> menarik
> > > dari netters Kristen disini yang menyatakan itu adalah tanda
> perjanjian
> > > antara orang-tuanya dengan Tuhan. Disini juga muncul pertanyaan :
> > > bagaimana halnya dengan orang-tua yang tidak punya anak
> laki-laki..??
> > > apakah perjanjian tersebut bisa dilakukan tanpa tanda yang sudah
> > > disyaratkan..?? ada yang menjawab bahwa bagi keluarga yang tidak
> punya
> > > anak laki-laki yaa tidak perlu adanya tanda sunat, maka syarat
> > > perjanjian tersebut lagi-lagi tidak terpenuhi (ingat dengan adanya
> hak
> > > dan kewajiban kedua-belah pihak yang tertulis secara jelas).
> > >
> > > `Komplikasi' tersebut menunjukkan adanya keanehan tentang
> > > perjanjian tersebut yang dinyatakan sebagai Firman Tuhan, tidak
> mungkin
> > > Tuhan akan mengeluarkan hal yang membingungkan dan saling'
> > > tembak-menembak' diantara kata-kata-Nya sendiri.
> > >
> > > Cerita tentang perjanjian ini ternyata juga tidak `nyambung'
> > > dengan cerita selanjutnya :
> > >
> > > 18:10 Dan firman-Nya: "Sesungguhnya Aku akan kembali tahun depan
> > > mendapatkan engkau, pada waktu itulah Sara, isterimu, akan mempunyai
> > > seorang anak laki-laki." Dan Sara mendengarkan pada pintu kemah yang
> > > di belakang-Nya.
> > > 18:11 Adapun Abraham dan Sara telah tua dan lanjut umurnya dan Sara
> > > telah mati haid.
> > > 18:12 Jadi tertawalah Sara dalam hatinya, katanya: "Akan berahikah
> > > aku, setelah aku sudah layu, sedangkan tuanku sudah tua?"
> > >
> > > Ternyata Sarai tidak tahu tentang firman Tuhan sebelumnya yang
> > > menginformasikan dia akan mempunyai anak yang dinamai Ishak (Kej
> 17:19),
> > > apakah Firman Tuhan tersebut ditujukan hanya kepada Ibrahim dan
> beliau
> > > tidak memberitahukannya kepada istrinya..??
> > >
> > > 18:17 Berpikirlah TUHAN: "Apakah Aku akan menyembunyikan kepada
> > > Abraham apa yang hendak Kulakukan ini?
> > > 18:18 Bukankah sesungguhnya Abraham akan menjadi bangsa yang besar
> serta
> > > berkuasa, dan oleh dia segala bangsa di atas bumi akan mendapat
> berkat?
> > > 18:19 Sebab Aku telah memilih dia, supaya diperintahkannya kepada
> > > anak-anaknya dan kepada keturunannya supaya tetap hidup menurut
> jalan
> > > yang ditunjukkan TUHAN, dengan melakukan kebenaran dan keadilan, dan
> > > supaya TUHAN memenuhi kepada Abraham apa yang dijanjikan-Nya
> > > kepadanya."
> > >
> > > Melalui kalimat yang `lucu' karena digambarkan Tuhan terlihat
> > > bimbang dan berpikir, kita diinformasikan bahwa ternyata Ibrahim-pun
> > > juga merasa heran ketika diberitahu bahwa istrinya Sarai akan
> melahirkan
> > > anak dihari tuanya. Kesan yang muncul sekitar perjanjian jilid 2 ini
> > > adalah cerita tersebut dikarang belakangan dan disisipkan.
> Seandainya
> > > Kej 17 kita hapus semuanya, maka cerita antara Kej 15, 16 dan 18
> > > terlihat `masih agak nyambung'.
> > >
> > > Maka marilah kita mencoba meneliti sumber informasinya. Kitab
> Kejadian
> > > terdapat dalam Perjanjian Lama khususnya dalam 5 Kitab Musa
> (pentateuch)
> > > atau yang biasa disebut Taurat yang pada mulanya dipercayai ditulis
> nabi
> > > Musa AS. Namun perkembangan selanjutnya, bahkan pihak ahli
> Alkitabpun
> > > tidak lagi mempercayai ini, sekalipun dalam 5 kitab tersebut
> dinyatakan
> > > memang ada yang berasal dari ajaran nabi Musa. Saya tidak perlu
> > > menceritakan hal ini panjang lebar karena ini sudah banyak
> disampaikan
> > > orang, saya hanya mengambil intinya saja bahwa : Kitab Kejadian
> > > merupakan tulisan dari kaum Yahudi jauh setelah jaman Musa dan
> sekalipun
> > > banyak juga bersumber dari ajaran nabi tersebut, namun banyak juga
> > > berasal dari karangan para Rabi yang tentu saja dipangaruhi situasi
> > > sosial politik yang ada ketika karangan tersebut dibuat, termasuk
> > > kelakuan-kelakuan para pemuka agamanya. Mengenai karakter umat
> Yahudi
> > > yang akan ada sesudah kematiannya, nabi Musa sudah meramalkan :
> > >
> > > 31:26 "Ambillah kitab Taurat ini dan letakkanlah di samping tabut
> > > perjanjian TUHAN, Allahmu, supaya menjadi saksi di situ terhadap
> engkau.
> > > 31:27 Sebab aku mengenal kedegilan dan tegar tengkukmu. Sedangkan
> > > sekarang, selagi aku hidup bersama-sama dengan kamu, kamu sudah
> > > menunjukkan kedegilanmu terhadap TUHAN, terlebih lagi nanti sesudah
> aku
> > > mati.
> > > 31:29 Sebab aku tahu, bahwa sesudah aku mati, kamu akan berlaku
> sangat
> > > busuk dan akan menyimpang dari jalan yang telah kuperintahkan
> kepadamu.
> > > Sebab itu di kemudian hari malapetaka akan menimpa kamu, apabila
> kamu
> > > berbuat yang jahat di mata TUHAN, dan menimbulkan sakit hati-Nya
> dengan
> > > perbuatan tanganmu."
> > >
> > > Ramalan nabi Musa terhadap umatnya tersebut jelas terkait dengan
> > > kekhawatiran beliau terhadap Taurat. Disini kita bisa bertanya :
> > > Siapakah yang sebenarnya akan mengambil keuntungan besar dengan
> adanya
> > > perjanjian `jilid 2' ini..?? jawaban yang lugas tentulah
> > > YAHUDI..!!. Cerita soal perjanjian jilid 2 tersebut kelihatannya
> sengaja
> > > dikarang untuk `melegalisir' monopoli Yahudi terhadap kebenaran
> > > ajaran Ibrahim melalui perjanjiannya dengan Tuhan, namun disajikan
> > > dengan kurang cermat sehingga menimbulkan kesan tambal-sulam. Dan
> ini
> > > pada awalnya justru menyulitkan para pengikut Yesus Non-Yahudi.
> Dalam
> > > Kisah Para Rasul kita bisa melihat serangan `Yahudi-sunat' ini
> > > kepada pengikut Yesus tentang monopoli kebenaran berdasarkan Taurat
> > > (Yesus menyatakan bahwa keberadaan beliau bukan untuk melenyapkan
> > > ataupun merubah hukum Taurat, dan memastikan tidak satu iota-pun
> dari
> > > Taurat yang akan hilang) :
> > >
> > > 15:1 Beberapa orang datang dari Yudea ke Antiokhia dan mengajarkan
> > > kepada saudara-saudara di situ: "Jikalau kamu tidak disunat menurut
> > > adat istiadat yang diwariskan oleh Musa, kamu tidak dapat
> > > diselamatkan."
> > >
> > > Ini menunjukan Yahudi `memperalat' sunat untuk menunjukkan
> > > monopolinya terhadap ajaran Taurat dan secara gamblang menyatakan
> bahwa
> > > tidak ada keselamatan diluar Yahudi yang sudah menggenggam hak
> monopoli
> > > perjanjian Tuhan dengan Ibrahim. Paulus sebagai orang yang sedang
> > > giat-giatnya mempromosikan ajaran Kristen terhadap Non-Yahudi tentu
> saja
> > > merasa terhambat dan terhalangi dengan adanya pernyataan ini.
> > > `Target market' Paulus adalah orang Yunani dan Romawi yang dari
> > > sononya memang `takut' disunat, dan pernyataan Yahudi ini akan
> > > bisa membuat ajaran yang disodorkannya tidak laku dan tidak dibeli
> > > orang, Paulus bakalan bangkrut.., maka kemudian dia mengeluarkan
> > > penafsirannya tentang sunat, diantaranya ada pada Roma 5. Intinya
> dia
> > > menyatakan bahwa keselamatan bukan ditentukan oleh sunat atau tidak
> > > sunat (ini sebenarnya banyak kemiripan dengan ajaran Islam) namun
> > > penafsiran selanjutnya terlihat mengarah menjadikan Yesus sebagai
> > > penyelamat, dengan dasar argumentasi yang rumit mengaitkan antara
> > > `iman kepada Yesus dengan nilai suatu perbuatan' (anda bisa
> > > menyimak postingan sdr. Amor yang dengan sangat baik menyampaikan
> > > `pelintiran' Paulus soal iman dan perbuatan terkait dengan sunat
> > > Ibrahim ini http://forum.swaramuslim.net/threads.php?id=3734_45_25_0
> > >
> > > `Titik ekstrim' Yahudi yang menyatakan keselamatan terkait
> > > dengan pelaksanaan hukum Taurat dibalas dengan `titik ekstrim'
> > > lainnya dari Paulus yang menyatakan keselamatan tergantung iman
> kepada
> > > Yesus. Saking berapi-apinya Paulus menyampaikan ancaman ini :
> > >
> > > 5:2 Sesungguhnya, aku, Paulus, berkata kepadamu: jikalau kamu
> > > menyunatkan dirimu, Kristus sama sekali tidak akan berguna bagimu.
> > > 5:3 Sekali lagi aku katakan kepada setiap orang yang menyunatkan
> > > dirinya, bahwa ia wajib melakukan seluruh hukum Taurat.
> > > 5:4 Kamu lepas dari Kristus, jikalau kamu mengharapkan kebenaran
> oleh
> > > hukum Taurat; kamu hidup di luar kasih karunia.
> > >
> > > Ini terlihat sebagai suatu ajaran yang kebablasan dan menyulitkan
> > > penganut Kristen dijaman modern ini, dimana perkembangan ilmu
> > > pengetahuan ternyata memberikan bukti sunat sangat baik bagi
> kesehatan,
> > > maka ini menjadi buah simalakama bagi umat Kristen yang ingin
> bersunat
> > > dengan alasan kesehatan karena takut `kualat' seperti yang
> > > diancam oleh Paulus.
> > >
> > > Pada waktu itu bantahan-bantahan Paulus memang banyak ditujukan
> kepada
> > > ajaran Yahudi karena memang Islam belum muncul. Ketika ajaran Islam
> > > mulai diajarkan oleh nabi Muhammad SAW dan isinya banyak
> mengkoreksi,
> > > baik ajaran Yahudi maupun Kristen, maka `moncong senjata'
> > > dialihkan. Yahudi dan Kristen yang tadinya `gontok-gontokan'
> > > seakan-akan mempunyai musuh bersama yang membuat mereka terlihat
> kompak
> > > kembali. Dan yang lebih hebatnya urusan sunat yang tadinya menjadi
> > > `senjata andalan' Yahudi dalam menghadapi Kristen justru banyak
> > > dijadikan umat Kristen untuk menyerang Islam. Perjanjian `jilid
> > > 2' yang menyingkirkan Ismail yang dalam ajaran Islam merupakan nenek
> > > moyang kaum Quraisy, sukunya nabi Muhammad SAW, dipakai untuk
> menyatakan
> > > bahwa ajaran Islam `tidak punya tempat' dalam sejarah
> > > perkembangan ajaran Tuhan. Kristen disatu sisi menentang sunatnya
> dilain
> > > pihak mengakui perjanjiannya, dan agar mereka bisa dalam posisi aman
> > > dalam kasus ini, maka ajaran Paulus soal sunat dipakai dengan
> penafsiran
> > > penuh `akrobat'.
> > >
> > > --- In [email protected] 
> <mailto:proletar%40yahoogroups.com> <mailto:proletar%40yahoogroups.com>,
> > > "ndeboost" rambitesemak@ wrote:
> > > >
> > > > Pak @R-Situmorang yang biasanya pakai referensi kini kok "absen"?
> > > Gimana
> > > > nih Pak? Yuk kita sama-sama "menggali".
> > > >
> > > > 1. '...Manusia pertama yang disunat adalah ishak, dilanjut ke
> Yakub
> > > dan
> > > > keturunannya bani israel..."
> > > > CMIIW: waktu "perintah" sunat di sampaikan, keknya Ishak belum
> lahir,
> > > > apalagi bani Israel yang keturunannya.
> > > > 2. "...Diluar jahudi tidak dikenal sunat-menyunat, sebab sunat
> adalah
> > > > tanda yang diberikan Tuhan kepada Ibrahim untuk turunan ishak...."
> > > > Coba Pak Bibel ttg ini dibaca lagi. Keknya Yahudi saat "perintah"
> > > sunat
> > > > dikumandangkan, Yahudi belum ada. Re-1 diatas
> > > > 3. "...Juruselamat akan lahir dari turunan mereka ini..itulah
> sebabnya
> > > > sejahat-jahatnya Israel..Janji Tuhan kepada Ibrahim tidak bisa
> > > dicabut,
> > > > bahwa hak istimewa dimiliki oleh turunan ishak. ......"
> > > > Memangnya antara sunat yang KATEBE adalah Perjanjian Tuhan dan
> > > > Abram/Abraham tersangkut dengan juru selamat? Linknya pls?
> > > > 4."...bahwa hak istimewa dimiliki oleh turunan ishak...". Ismail
> ga
> > > Pak?
> > > > 5. ".....tidak ada informasi bahwa Ismail disunat, dan tidak ada
> > > catatan
> > > > sejarah ...". Pak @RS yakin? Kalau catatan sejarah kalik nT benar.
> > > Kalau
> > > > info dari Bibel bisa dipakai ga?
> > > >
> > > > Cukup 5 dulu ya Pak, agar bisa fokus. Namun seandainya dari 5 ini
> (dan
> > > > lainnya yg belum di kasih "point") bisa dibuatkan masing2nya 1
> topik
> > > > (terpisah) keknya kok baik. Gimana Pak?
> > > >
> > > > --- In [email protected] <mailto:proletar%40yahoogroups.com>
> <mailto:proletar%40yahoogroups.com>,
> > > Richan S richansitumorang@ wrote:
> > > > >
> > > > > pak great, walau enggak tersurat tapi tersirat.
> > > > >
> > > > > Manusia pertama yang disunat adalah ishak, dilanjut ke Yakub dan
> > > > > keturunannya bani israel.
> > > > > Diluar jahudi tidak dikenal sunat-menyunat, sebab sunat adalah
> tanda
> > > > > yang diberikan Tuhan kepada Ibrahim untuk turunan ishak bahwa
> > > > > Juruselamat akan lahir dari turunan mereka ini..itulah sebabnya
> > > > > sejahat-jahatnya Israel..Janji Tuhan kepada Ibrahim tidak bisa
> > > > dicabut,
> > > > > bahwa hak istimewa dimiliki oleh turunan ishak.
> > > > >
> > > > > tidak ada informasi bahwa Ismail disunat, dan tidak ada catatan
> > > > sejarah
> > > > > bahwa turunan Ismail pernah menjabat sebagai bangsa pilihan..
> > > > > Yang jelas tertulis dalam quran, bahwa hak kenabian hanya pada
> > > turunan
> > > > > Ishak, yakub secara daging. sudah pernah dibahas beberapa tahun
> > > lalu.
> > > > >
> > > > > ===
> > > > > Tidak ada kewajiban bagi bangsa diluar jahudi untuk bersunat
> ria.
> > > > > silahkan anda teliti sejarah, apakah benar yang saya tuliskan
> ini.
> > > > >
> > > > > ===
> > > > > walaupun anda meniru cara berpakaian jahudi, meniru budaya dan
> > > > kebiasaan
> > > > > yahudi..tidak akan merubah kita jadi umat pilihan Tuhan.
> > > > > tetap saja si Richan orang batak dengan pola pikir batak nya.
> > > kendati
> > > > > saya beberapa bulan ini pelihara jenggot dan saya pake kippah di
> > > > gereja,
> > > > > tetap saja saya dipanggil lae situmorang hehe
> > > > >
> > > > > ===
> > > > > sunat itu hak paten nya jahudi, harusnya diboikot haha
> > > > >
> > > > > rs
> > > > >
> > > > > On 1/28/2011 11:01 AM, great.pretender2000 wrote:
> > > > > > Mana ayatnya?
> > > > > >
> > > > > > GP
> > > > > >
> > > > > > 2011/1/28 ndeboostrambitesemak@
> > > > > >
> > > > > >>
> > > > > >> "...Dan Muhammad tidak di sunat (mana ayat-nya)?"
> > > > > >>
> > > > > >> Al Quran secara umum menyuruh Muhammad dan umatnya mengikuti
> > > > > >> syariah Ibrahim a.s., termasuk sunat, tentunya, yang sudah
> > > > dilakukan
> > > > > >> oleh para pendahulu Muhammad saw. Lainnya misalnya adalah
> > > > > >> menyembah Allah yang Esa. Namun hadis Rasulullah a.s mengenai
> > > sunat
> > > > ke
> > > > > >> umatnya ada.
> > > > > >>
> > > > > >> Yesus a.s disunat (saat bayi) karena para pendahulunya juga
> > > > demikian,
> > > > > >> mengikuti Abram/Abraham yang secara khusus diperintahkan
> > > demikian.
> > > > > >> Bagaimana sabda Yesus a.s mengenai sunat kepada umatnya?
> > > > > >>
> > > > > >>
> > > > > >> --- In [email protected] 
> <mailto:proletar%40yahoogroups.com>
> > > <mailto:proletar%40yahoogroups.com><proletar%40yahoogroups.com>,
> > > > > >> "great.pretender2000"
> > > > > >> great.pretender2000@ wrote:
> > > > > >>> Kisal Quran kebanyakan ada di Alkitab,... dan Muhammad tidak
> ada
> > > > di
> > > > > >> Alkitab,
> > > > > >>> tapi Yesus ada di Quran..
> > > > > >>> Dan Muhammad tidak di sunat (mana ayat-nya)?
> > > > > >>>
> > > > > >>> bobosssss
> > > > > >>>
> > > > > >>> gp
> > > > > >>>
> > > > > >>> 2011/1/28 ndeboost rambitesemak@
> > > > > >>>>
> > > > > >>>> "...Yang benar ada, Yakni Alkitab, QUran aja ngakui..."
> > > > > >>>>
> > > > > >>>> Ini jawaban yang mana? nDeboost mempostingkan beberapa Q
> kan?
> > > > > >>>>
> > > > > >>>> Btw, mana kata "Alkitab" dalam "Alkitab" yang nT daku?
> Dikulit
> > > > > >>>> "Alkitab"?
> > > > > >>>>
> > > > > >>>> "....Klo Quran mah copy paste injil.."
> > > > > >>>> Al Qur'an kopasan injil? Dari Injil yg mana? Setahu saya
> > > neneknya
> > > > > >> Yesus
> > > > > >>>> a.s, KATEBE, suaminya dua dua alias poliandri. Dimana
> > > kopasannya
> > > > di
> > > > > >> Al
> > > > > >>>> Qur'an?
> > > > > >>>>
> > > > > >>>> --- In
> > > > [email protected] <mailto:proletar%40yahoogroups.com>
> > >
> <mailto:proletar%40yahoogroups.com><proletar%40yahoogroups.com><proletar\
> %
> > > > > >> 40yahoogroups.com>,
> > > > > >>
> > > > > >>>> "great.pretender2000"
> > > > > >>>>
> > > > > >>>> great.pretender2000@ wrote:
> > > > > >>>>> Yang benar ada, Yakni Alkitab, QUran aja ngakui...
> > > > > >>>>>
> > > > > >>>>> Klo Quran mah copy paste injil
> > > > > >>>>>
> > > > > >>>>> gp
> > > > > >>>>>
> > > > > >>>>> 2011/1/28 ndeboost rambitesemak@
> > > > > >>>>>>
> > > > > >>>>>>
> > > > > >>>>>> @G-Pret nulis:
> > > > > >>>>>>
> > > > > >>>>>> "1. Ga ada yang terbaik, tapi yang benar ada... Alkitab."
> > > > > >>>>>>
> > > > > >>>>>> Yang terbaik Al Kitab? Alhamdulillah. nT dapat kata ini
> cuma
> > > di
> > > > > >> Al
> > > > > >>>>>> Qur'an kan? nT cari di Bibel ga nemu kan? Bibelpun ntah
> siapa
> > > > > >> yang
> > > > > >>>> kasih
> > > > > >>>>>> nama demikian.
> > > > > >>>>>> Btw, (apa dan) bagaimana "Injil Yesus" (Kis 8:35, 2Tes
> 1:8)?
> > > nT
> > > > > >>>> percaya
> > > > > >>>>>> sama "Injil Yesus" atau sama yang Matius, Lukas dst?
> > > > > >>>>>>
> > > > > >>>>>> "Injil Yesus":
> > > > > >>>>>>
> > > > > >>>>>> Kis 8:35 Maka mulailah Filipus berbicara dan bertolak
> dari
> > > nas
> > > > > >> itu
> > > > > >>>> ia
> > > > > >>>>>> memberitakan Injil Yesus kepadanya.
> > > > > >>>>>>
> > > > > >>>>>> 2Tes 1:8 dan mengadakan pembalasan terhadap mereka yang
> tidak
> > > > > >> mau
> > > > > >>>>>> mengenal Allah dan tidak mentaati Injil Yesus, Tuhan
> kita.
>



[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke