2. walau Ismail diberkati, tetapi bukan berkat anak sulung walau lebih
dulu lahir.

Betul demikian. Setahu nDeboost, KATEBE, Ismail diberkati Tuhan. Adakah 
yang lebih tinggi dari berkatnya Tuhan?  Tolong dilinkan ada perbedaan
berkat antara anak sulung dan anak bukan sulung?

Lalu mengenai Ismail yg menurut Pak @RS adalah anak babu, di ayat mana
pak @RS jumpai?

--- In [email protected], Richan S <richansitumorang@...> wrote:
>
> setelah membaca uraian di bawah, ada beberapa point penting :
>
> 1. tidak merubah status Ismail jadi anak perjanjian, alias tetap anak
babu.
> 2. walau Ismail diberkati, tetapi bukan berkat anak sulung walau lebih
> dulu lahir.
> 3. Ismail anak yang terusir, namun Tuhan memperhatikannya dan memberi
> berkat rima-rima (sisa-sisa) seperti yang didapat esau.
> 4. Dengan tegas Tuhan berfirman bahwa Hak Istimewa ada dipihak Ishak.
> dan Quran pun mengatakan demikian "bahwa hak kenabian hanya ada pada
> turunan Ishak" bukan ismail.
>
> Perihal apakah Ismail disunat atau tidak? bisa ya bisa tidak.
> kalo pun iya, takkan merubah statusnya jadi anak perjanjian melainkan
> hanya sebatas anak yang diperhitungkan masuk dalam keluarga ibrahim.
>
> lalu apa hubungan orang indonesia dengan ibrahim, bukan tinggal
> dirumahnya dan bukan pula kita ini dibeli.
> ===
>
> rs
>
> On 2/1/2011 7:24 AM, ndeboost wrote:
> >
> > Pak @RichanS, terlampir "kulakan" dari tetangga, kopas.
> > "Agak" panjang-lebar memang. Namun yang jelas, perintah Allah kepada
> > Abram/Abraham mengenai sunat sampai zamannya Yesus a.s keknya belum
di
> > dibatalkan (oleh Allah sat)
> > Selamat membaca.
> >
> > oleh : Archa
> >
> > Soal ritual sunat dalam setiap diskusi Islam -- Kristen sering
> > dimunculkan orang, umumnya kaum Muslim mempertanyakan mengapa ajaran
> > Kristen tidak lagi mementingkan sunat sebagaimana yang diajarkan
dalam
> > Perjanjian Lama, sebagai suatu tanda perjanjian antara Tuhan dengan
nabi
> > Ibrahim dan keturunannya sampai kepada Yesus Kristus, dan sebagai
> > pengikut Yesus, umat Kristen seharusnya juga menjalankannya.
Sebaliknya
> > sanggahan yang umum juga dijawab oleh Kristen adalah sunat tersebut
> > hanya diwajibkan bagi Ibrahim dan keturunannya (yang kemudian
> > dipersempit lagi menjadi kaum Yahudi sesuai alkitab Perjanjian
Lama),
> > sedangkan mereka sebagai orang non-Yahudi tidak terkena kewajiban
> > tersebut, ini juga berdasarkan alkitab Perjanjian Baru, sesuai
dengan
> > ajaran yang disampaikan Paulus.
> >
> > Kisah tentang asal-muasal kewajiban sunat bersumber dari Kitab
Kejadian
> > pada Alkitab Perjanjian Lama (PL) yaitu ketika menceritakan kisah
> > keluarga nabi Ibrahim. Dalam kronologis ceritanya, dimulai kitab
> > Kejadian 12 ketika Tuhan berfirman menyuruh Ibrahim (ketika itu
masih
> > bernama Abram) untuk pergi dari negerinya kesuatu tempat yang akan
> > ditunjuk Tuhan, disitu Tuhan sudah mulai memberikan janji kepada
Ibrahim
> > :
> >
> > 12:2 Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar, dan
memberkati
> > engkau serta membuat namamu masyhur; dan engkau akan menjadi berkat.
> > 12:7 Ketika itu TUHAN menampakkan diri kepada Abram dan berfirman:
> > "Aku akan memberikan negeri ini kepada keturunanmu."
> >
> > Berdasarkan dari apa yang dijanjikan Tuhan tersebut, kita bisa
melihat
> > kata `bangsa' dan `negeri', ini bisa diartikan
> > `kekuasaan untuk memerintah' atau bisa juga diartikan
> > `dominasi untuk mendiami suatu wilayah', jadi Tuhan telah
> > menjanjikan Ibrahim bahwa kelak dia dan anak keturunannya akan
berdiam
> > dalam suatu wilayah, berkuasa, mempunyai kesempatan mencari nafkah
> > dengan mengelola wilayah tersebut. Namun terlihat ini masih
merupakan
> > janji `sepihak' dan belum berbentuk perjanjian.
> >
> > Dalam Kej 13 sekali lagi Tuhan menyatakan janji kepada Ibrahim :
> >
> > 13:14 Setelah Lot berpisah dari pada Abram, berfirmanlah TUHAN
kepada
> > Abram: "Pandanglah sekelilingmu dan lihatlah dari tempat engkau
> > berdiri itu ke timur dan barat, utara dan selatan,
> > 13:15 sebab seluruh negeri yang kaulihat itu akan Kuberikan kepadamu
dan
> > kepada keturunanmu untuk selama-lamanya.
> > 13:16 Dan Aku akan menjadikan keturunanmu seperti debu tanah
banyaknya,
> > sehingga, jika seandainya ada yang dapat menghitung debu tanah,
> > keturunanmupun akan dapat dihitung juga.
> > 13:17 Bersiaplah, jalanilah negeri itu menurut panjang dan lebarnya,
> > sebab kepadamulah akan Kuberikan negeri itu."
> >
> > Disini janji Tuhan mulai lebih terperinci :
> >
> > 1. Wilayah tersebut terbentang `sejauh mata memandang' dari
> > posisi Ibrahim pada waktu itu (tanah Kanaan --Kej 13:12)
> > 2. Jumlah keturunan Ibrahim `seperti debu tanah banyaknya'.
> > 3. Wilayah tersebut merupakan wilayah yang dijalani (disinggahi)
oleh
> > Ibrahim.
> >
> > Namun sampai disini kita masih bisa menyebutnya sebagai `janji
> > sepihak' dan belum berupa perjanjian.
> >
> > Perjanjian antara Tuhan dengan Ibrahim baru disebut secara jelas
pada
> > Kej 15, setelah Tuhan memerintahkan Ibrahim untuk menyampaikan
beberapa
> > korban dan menjelaskan nasib yang akan diterima anak keturunan
Ibrahim
> > kelak, lalu dibuatlah perjanjian :
> >
> > 15:18 Pada hari itulah TUHAN mengadakan perjanjian dengan Abram
serta
> > berfirman: "Kepada keturunanmulah Kuberikan negeri ini, mulai dari
> > sungai Mesir sampai ke sungai yang besar itu, sungai Efrat:
> > 15:19 yakni tanah orang Keni, orang Kenas, orang Kadmon,
> > 15:20 orang Het, orang Feris, orang Refaim,
> > 15:21 orang Amori, orang Kanaan, orang Girgasi dan orang Yebus itu."
> >
> > Jadi perjanjian antara Ibrahim dengan Tuhannya adalah dengan tanda
> > perjanjian berupa pengorbanan binatang lembu, kambing, domba dan
burung
> > (Kej 15:9)
> >
> > Sampai disini kronologis ceritanya sangat runtut dan logis.
> > `Kekacauan' alur cerita terjadi pada kisah selanjutnya. Setelah
> > diselingi kisah keluarga Ibrahim, yaitu antara istrinya Sarai dan
budak
> > perempuannya Hagar pada Kej 16, cerita soal perjanjian antara Tuhan
> > dengan Ibrahim muncul lagi pada Kej 17 :
> >
> > 17:2 Aku akan mengadakan perjanjian antara Aku dan engkau, dan Aku
akan
> > membuat engkau sangat banyak."
> >
> > Rupanya Tuhan merasa perlu untuk mengulang perjanjian yang sudah
> > diadakan sebelumnya, dalam perjanjian `jilid 2' ini tercantum
> > `hak dan kewajiban' kedua-belah pihak :
> >
> > 17:4 "Dari pihak-Ku, inilah perjanjian-Ku dengan engkau: Engkau akan
> > menjadi bapa sejumlah besar bangsa.
> > 17:6 Aku akan membuat engkau beranak cucu sangat banyak; engkau akan
> > Kubuat menjadi bangsa-bangsa, dan dari padamu akan berasal
raja-raja.
> > 17:7 Aku akan mengadakan perjanjian antara Aku dan engkau serta
> > keturunanmu turun-temurun menjadi perjanjian yang kekal, supaya Aku
> > menjadi Allahmu dan Allah keturunanmu.
> > 17:8 Kepadamu dan kepada keturunanmu akan Kuberikan negeri ini yang
> > kaudiami sebagai orang asing, yakni seluruh tanah Kanaan akan
Kuberikan
> > menjadi milikmu untuk selama-lamanya; dan Aku akan menjadi Allah
> > mereka."
> >
> > Hak dan kewajiban Tuhan kelihatannya banyak mengulang kembali dari
apa
> > yang terdapat pada perjanjian `jilid 1', cuma disini terlihat
> > ada yang `menyempal' yaitu ayat 17:8, yang menyebut khusus tanah
> > Kanaan, berbeda dengan perjanjian sebelumnya yang menyebut wilayah
yang
> > lebih luas. Mengapa terjadi perubahan..??, kita bisa melihat cerita
ini
> > :
> >
> > 17:18 Dan Abraham berkata kepada Allah: "Ah, sekiranya Ismael
> > diperkenankan hidup di hadapan-Mu!"
> > 17:19 Tetapi Allah berfirman: "Tidak, melainkan isterimu Saralah
> > yang akan melahirkan anak laki-laki bagimu, dan engkau akan menamai
dia
> > Ishak, dan Aku akan mengadakan perjanjian-Ku dengan dia menjadi
> > perjanjian yang kekal untuk keturunannya.
> > 17:20 Tentang Ismael, Aku telah mendengarkan permintaanmu; ia akan
> > Kuberkati, Kubuat beranak cucu dan sangat banyak; ia akan
memperanakkan
> > dua belas raja, dan Aku akan membuatnya menjadi bangsa yang besar.
> > 17:21 Tetapi perjanjian-Ku akan Kuadakan dengan Ishak, yang akan
> > dilahirkan Sara bagimu tahun yang akan datang pada waktu seperti ini
> > juga."
> >
> > Ooo..ini rupanya menyangkut Ismail dan Ishak, terlihat jelas adanya
> > `penggiringan' cerita untuk mengeluarkan Ismail dari perjanjian
> > `jilid 1' dengan membuat perjanjian `jilid 2', dan ini
> > terkait dengan penguasaan tanah Kanaan tempat dimana mayoritas
bangsa
> > Yahudi berdiam. Ini diperkuat lagi dengan adanya ayat lain pada
> > Keluaran:
> >
> > 2:24 Allah mendengar mereka mengerang, lalu Ia mengingat kepada
> > perjanjian-Nya dengan Abraham, Ishak dan Yakub.
> >
> > Setelah menggiring hak perjanjian tersebut kepada Ishak dan
> > menyingkirkan Ismail, maka `giringan' selanjutnya adalah kepada
> > Yakub anak Ishak dan menyingkirkan saudara kembar tuanya Esau. Pihak
> > Kristen disini memperikan alasan bahwa pembatalan perjanjian
tersebut
> > karena Esau dikatakan `tidak menghargai' perjanjian tersebut.
> > Dalam Kej 25 dan 27 digambarkan hak tersebut dicabut dari Esau
justru
> > karena dia ditipu 2 kali oleh Yakub. Dengan giringan tersebut maka
> > lengkaplah dasar `konstitusional' dari anak keturunan Yakub
> > untuk memonopoli tanah Kanaan dan kebenaran ajaran Ibrahim.
> >
> > Berbeda dengan perjanjian sebelumnya, perjanjian `jilid 2' ini
> > dikukuhkan dengan tanda yang lain, yaitu `sunat' :
> >
> > 17:9 Lagi firman Allah kepada Abraham: "Dari pihakmu, engkau harus
> > memegang perjanjian-Ku, engkau dan keturunanmu turun-temurun.
> > 17:10 Inilah perjanjian-Ku, yang harus kamu pegang, perjanjian
antara
> > Aku dan kamu serta keturunanmu, yaitu setiap laki-laki di antara
kamu
> > harus disunat;
> > 17:11 haruslah dikerat kulit khatanmu dan itulah akan menjadi tanda
> > perjanjian antara Aku dan kamu.
> >
> > Sunat dengan prosedur yang jelas, menyebutkan mana bagian yang harus
> > dipotong, siapa saja yang harus disunat, umur berapa harus disunat
dan
> > apa konsekuensinya kalau tidak disunat :
> >
> > 17:12 Anak yang berumur delapan hari haruslah disunat, yakni setiap
> > laki-laki di antara kamu, turun-temurun: baik yang lahir di rumahmu,
> > maupun yang dibeli dengan uang dari salah seorang asing, tetapi
tidak
> > termasuk keturunanmu.
> > 17:13 Orang yang lahir di rumahmu dan orang yang engkau beli dengan
uang
> > harus disunat; maka dalam dagingmulah perjanjian-Ku itu menjadi
> > perjanjian yang kekal.
> > 17:14 Dan orang yang tidak disunat, yakni laki-laki yang tidak
dikerat
> > kulit khatannya, maka orang itu harus dilenyapkan dari antara
> > orang-orang sebangsanya: ia telah mengingkari perjanjian-Ku."
> >
> > Isi perjanjian `jilid 2' ini ternyata banyak menimbulkan
> > pertanyaan :
> >
> > 1. Kewajiban sunat yang ditujukan pada `kamu dan keturunanmu, berada
> > diantara kamu' menjadi kontradiksi dengan pengecualian kepada
> > Ismail, apakah Ismail termasuk atau tidak..?? disini kelihatan tuhan
> > tidak cermat dalam membuat perjanjian, dan ternyata Ismail
> > `katut' disunat juga (Kej 17:23, dan Kej 17:25), para netters
> > Kristen berdalih bahwa ketika sunat tersebut dilakukan kebetulan
Ismail
> > berada dalam rumah, maka sesuai perjanjian harus ikut disunat
sekalipun
> > tidak termasuk dalam perjanjian, artinya disini memakai satu ayat
dan
> > membuang/mengabaikan ayat yang lain, padahal dua-duanya berasal dari
> > Tuhan.
> >
> > 2. Memasukkan `dibeli dengan uang dari salah seorang asing, tetapi
> > tidak termasuk keturunanmu, orang yang engkau beli dengan uang'
> > kedalam perjanjian. Apakah artinya mereka dan keturunan mereka juga
> > termasuk keluarga Ibrahim dan diberi hak atas tanah Kanaan..??
Menurut
> > penafsiran salah seorang netters Kristen, para orang yang dibeli
> > tersebut tidak punya hak, mereka disunat karena kebetulan berada
dalam
> > rumah Ibrahim dan menjadi `property'nya. Penafsiran ini juga
> > terlihat berbenturan dengan janji Tuhan yang ada pada Kej 17:7 yang
sama
> > sekali tidak menyentuh adanya orang diluar Ibrahim dan keturunannya.
> > (harap diingat dalam perjanjian jilid 2 tersebut sudah jelas disebut
> > adanya hak dan kewajiban kedua-belah pihak).
> >
> > 3. Penyebutan ketentuan waktu disunat umur 8 hari juga menimbulkan
> > masalah, apakah sunat bagi si bocah merupakan tanda perjanjian
antara
> > dia sendiri dengan Tuhan, atau antara orang-tuanya dengan Tuhan,
> > mengingat si bocah masih belum mengerti mengapa `burungnya'
> > dipotong. Bagaimana kalau ternyata si bocah setelah besar dan
mengerti
> > tidak mau ikut perjanjian..?? (seperti kasus Esau). Ada pendapat
menarik
> > dari netters Kristen disini yang menyatakan itu adalah tanda
perjanjian
> > antara orang-tuanya dengan Tuhan. Disini juga muncul pertanyaan :
> > bagaimana halnya dengan orang-tua yang tidak punya anak
laki-laki..??
> > apakah perjanjian tersebut bisa dilakukan tanpa tanda yang sudah
> > disyaratkan..?? ada yang menjawab bahwa bagi keluarga yang tidak
punya
> > anak laki-laki yaa tidak perlu adanya tanda sunat, maka syarat
> > perjanjian tersebut lagi-lagi tidak terpenuhi (ingat dengan adanya
hak
> > dan kewajiban kedua-belah pihak yang tertulis secara jelas).
> >
> > `Komplikasi' tersebut menunjukkan adanya keanehan tentang
> > perjanjian tersebut yang dinyatakan sebagai Firman Tuhan, tidak
mungkin
> > Tuhan akan mengeluarkan hal yang membingungkan dan saling'
> > tembak-menembak' diantara kata-kata-Nya sendiri.
> >
> > Cerita tentang perjanjian ini ternyata juga tidak `nyambung'
> > dengan cerita selanjutnya :
> >
> > 18:10 Dan firman-Nya: "Sesungguhnya Aku akan kembali tahun depan
> > mendapatkan engkau, pada waktu itulah Sara, isterimu, akan mempunyai
> > seorang anak laki-laki." Dan Sara mendengarkan pada pintu kemah yang
> > di belakang-Nya.
> > 18:11 Adapun Abraham dan Sara telah tua dan lanjut umurnya dan Sara
> > telah mati haid.
> > 18:12 Jadi tertawalah Sara dalam hatinya, katanya: "Akan berahikah
> > aku, setelah aku sudah layu, sedangkan tuanku sudah tua?"
> >
> > Ternyata Sarai tidak tahu tentang firman Tuhan sebelumnya yang
> > menginformasikan dia akan mempunyai anak yang dinamai Ishak (Kej
17:19),
> > apakah Firman Tuhan tersebut ditujukan hanya kepada Ibrahim dan
beliau
> > tidak memberitahukannya kepada istrinya..??
> >
> > 18:17 Berpikirlah TUHAN: "Apakah Aku akan menyembunyikan kepada
> > Abraham apa yang hendak Kulakukan ini?
> > 18:18 Bukankah sesungguhnya Abraham akan menjadi bangsa yang besar
serta
> > berkuasa, dan oleh dia segala bangsa di atas bumi akan mendapat
berkat?
> > 18:19 Sebab Aku telah memilih dia, supaya diperintahkannya kepada
> > anak-anaknya dan kepada keturunannya supaya tetap hidup menurut
jalan
> > yang ditunjukkan TUHAN, dengan melakukan kebenaran dan keadilan, dan
> > supaya TUHAN memenuhi kepada Abraham apa yang dijanjikan-Nya
> > kepadanya."
> >
> > Melalui kalimat yang `lucu' karena digambarkan Tuhan terlihat
> > bimbang dan berpikir, kita diinformasikan bahwa ternyata Ibrahim-pun
> > juga merasa heran ketika diberitahu bahwa istrinya Sarai akan
melahirkan
> > anak dihari tuanya. Kesan yang muncul sekitar perjanjian jilid 2 ini
> > adalah cerita tersebut dikarang belakangan dan disisipkan.
Seandainya
> > Kej 17 kita hapus semuanya, maka cerita antara Kej 15, 16 dan 18
> > terlihat `masih agak nyambung'.
> >
> > Maka marilah kita mencoba meneliti sumber informasinya. Kitab
Kejadian
> > terdapat dalam Perjanjian Lama khususnya dalam 5 Kitab Musa
(pentateuch)
> > atau yang biasa disebut Taurat yang pada mulanya dipercayai ditulis
nabi
> > Musa AS. Namun perkembangan selanjutnya, bahkan pihak ahli
Alkitabpun
> > tidak lagi mempercayai ini, sekalipun dalam 5 kitab tersebut
dinyatakan
> > memang ada yang berasal dari ajaran nabi Musa. Saya tidak perlu
> > menceritakan hal ini panjang lebar karena ini sudah banyak
disampaikan
> > orang, saya hanya mengambil intinya saja bahwa : Kitab Kejadian
> > merupakan tulisan dari kaum Yahudi jauh setelah jaman Musa dan
sekalipun
> > banyak juga bersumber dari ajaran nabi tersebut, namun banyak juga
> > berasal dari karangan para Rabi yang tentu saja dipangaruhi situasi
> > sosial politik yang ada ketika karangan tersebut dibuat, termasuk
> > kelakuan-kelakuan para pemuka agamanya. Mengenai karakter umat
Yahudi
> > yang akan ada sesudah kematiannya, nabi Musa sudah meramalkan :
> >
> > 31:26 "Ambillah kitab Taurat ini dan letakkanlah di samping tabut
> > perjanjian TUHAN, Allahmu, supaya menjadi saksi di situ terhadap
engkau.
> > 31:27 Sebab aku mengenal kedegilan dan tegar tengkukmu. Sedangkan
> > sekarang, selagi aku hidup bersama-sama dengan kamu, kamu sudah
> > menunjukkan kedegilanmu terhadap TUHAN, terlebih lagi nanti sesudah
aku
> > mati.
> > 31:29 Sebab aku tahu, bahwa sesudah aku mati, kamu akan berlaku
sangat
> > busuk dan akan menyimpang dari jalan yang telah kuperintahkan
kepadamu.
> > Sebab itu di kemudian hari malapetaka akan menimpa kamu, apabila
kamu
> > berbuat yang jahat di mata TUHAN, dan menimbulkan sakit hati-Nya
dengan
> > perbuatan tanganmu."
> >
> > Ramalan nabi Musa terhadap umatnya tersebut jelas terkait dengan
> > kekhawatiran beliau terhadap Taurat. Disini kita bisa bertanya :
> > Siapakah yang sebenarnya akan mengambil keuntungan besar dengan
adanya
> > perjanjian `jilid 2' ini..?? jawaban yang lugas tentulah
> > YAHUDI..!!. Cerita soal perjanjian jilid 2 tersebut kelihatannya
sengaja
> > dikarang untuk `melegalisir' monopoli Yahudi terhadap kebenaran
> > ajaran Ibrahim melalui perjanjiannya dengan Tuhan, namun disajikan
> > dengan kurang cermat sehingga menimbulkan kesan tambal-sulam. Dan
ini
> > pada awalnya justru menyulitkan para pengikut Yesus Non-Yahudi.
Dalam
> > Kisah Para Rasul kita bisa melihat serangan `Yahudi-sunat' ini
> > kepada pengikut Yesus tentang monopoli kebenaran berdasarkan Taurat
> > (Yesus menyatakan bahwa keberadaan beliau bukan untuk melenyapkan
> > ataupun merubah hukum Taurat, dan memastikan tidak satu iota-pun
dari
> > Taurat yang akan hilang) :
> >
> > 15:1 Beberapa orang datang dari Yudea ke Antiokhia dan mengajarkan
> > kepada saudara-saudara di situ: "Jikalau kamu tidak disunat menurut
> > adat istiadat yang diwariskan oleh Musa, kamu tidak dapat
> > diselamatkan."
> >
> > Ini menunjukan Yahudi `memperalat' sunat untuk menunjukkan
> > monopolinya terhadap ajaran Taurat dan secara gamblang menyatakan
bahwa
> > tidak ada keselamatan diluar Yahudi yang sudah menggenggam hak
monopoli
> > perjanjian Tuhan dengan Ibrahim. Paulus sebagai orang yang sedang
> > giat-giatnya mempromosikan ajaran Kristen terhadap Non-Yahudi tentu
saja
> > merasa terhambat dan terhalangi dengan adanya pernyataan ini.
> > `Target market' Paulus adalah orang Yunani dan Romawi yang dari
> > sononya memang `takut' disunat, dan pernyataan Yahudi ini akan
> > bisa membuat ajaran yang disodorkannya tidak laku dan tidak dibeli
> > orang, Paulus bakalan bangkrut.., maka kemudian dia mengeluarkan
> > penafsirannya tentang sunat, diantaranya ada pada Roma 5. Intinya
dia
> > menyatakan bahwa keselamatan bukan ditentukan oleh sunat atau tidak
> > sunat (ini sebenarnya banyak kemiripan dengan ajaran Islam) namun
> > penafsiran selanjutnya terlihat mengarah menjadikan Yesus sebagai
> > penyelamat, dengan dasar argumentasi yang rumit mengaitkan antara
> > `iman kepada Yesus dengan nilai suatu perbuatan' (anda bisa
> > menyimak postingan sdr. Amor yang dengan sangat baik menyampaikan
> > `pelintiran' Paulus soal iman dan perbuatan terkait dengan sunat
> > Ibrahim ini http://forum.swaramuslim.net/threads.php?id=3734_45_25_0
> >
> > `Titik ekstrim' Yahudi yang menyatakan keselamatan terkait
> > dengan pelaksanaan hukum Taurat dibalas dengan `titik ekstrim'
> > lainnya dari Paulus yang menyatakan keselamatan tergantung iman
kepada
> > Yesus. Saking berapi-apinya Paulus menyampaikan ancaman ini :
> >
> > 5:2 Sesungguhnya, aku, Paulus, berkata kepadamu: jikalau kamu
> > menyunatkan dirimu, Kristus sama sekali tidak akan berguna bagimu.
> > 5:3 Sekali lagi aku katakan kepada setiap orang yang menyunatkan
> > dirinya, bahwa ia wajib melakukan seluruh hukum Taurat.
> > 5:4 Kamu lepas dari Kristus, jikalau kamu mengharapkan kebenaran
oleh
> > hukum Taurat; kamu hidup di luar kasih karunia.
> >
> > Ini terlihat sebagai suatu ajaran yang kebablasan dan menyulitkan
> > penganut Kristen dijaman modern ini, dimana perkembangan ilmu
> > pengetahuan ternyata memberikan bukti sunat sangat baik bagi
kesehatan,
> > maka ini menjadi buah simalakama bagi umat Kristen yang ingin
bersunat
> > dengan alasan kesehatan karena takut `kualat' seperti yang
> > diancam oleh Paulus.
> >
> > Pada waktu itu bantahan-bantahan Paulus memang banyak ditujukan
kepada
> > ajaran Yahudi karena memang Islam belum muncul. Ketika ajaran Islam
> > mulai diajarkan oleh nabi Muhammad SAW dan isinya banyak
mengkoreksi,
> > baik ajaran Yahudi maupun Kristen, maka `moncong senjata'
> > dialihkan. Yahudi dan Kristen yang tadinya `gontok-gontokan'
> > seakan-akan mempunyai musuh bersama yang membuat mereka terlihat
kompak
> > kembali. Dan yang lebih hebatnya urusan sunat yang tadinya menjadi
> > `senjata andalan' Yahudi dalam menghadapi Kristen justru banyak
> > dijadikan umat Kristen untuk menyerang Islam. Perjanjian `jilid
> > 2' yang menyingkirkan Ismail yang dalam ajaran Islam merupakan nenek
> > moyang kaum Quraisy, sukunya nabi Muhammad SAW, dipakai untuk
menyatakan
> > bahwa ajaran Islam `tidak punya tempat' dalam sejarah
> > perkembangan ajaran Tuhan. Kristen disatu sisi menentang sunatnya
dilain
> > pihak mengakui perjanjiannya, dan agar mereka bisa dalam posisi aman
> > dalam kasus ini, maka ajaran Paulus soal sunat dipakai dengan
penafsiran
> > penuh `akrobat'.
> >
> > --- In [email protected] <mailto:proletar%40yahoogroups.com>,
> > "ndeboost" rambitesemak@ wrote:
> > >
> > > Pak @R-Situmorang yang biasanya pakai referensi kini kok "absen"?
> > Gimana
> > > nih Pak? Yuk kita sama-sama "menggali".
> > >
> > > 1. '...Manusia pertama yang disunat adalah ishak, dilanjut ke
Yakub
> > dan
> > > keturunannya bani israel..."
> > > CMIIW: waktu "perintah" sunat di sampaikan, keknya Ishak belum
lahir,
> > > apalagi bani Israel yang keturunannya.
> > > 2. "...Diluar jahudi tidak dikenal sunat-menyunat, sebab sunat
adalah
> > > tanda yang diberikan Tuhan kepada Ibrahim untuk turunan ishak...."
> > > Coba Pak Bibel ttg ini dibaca lagi. Keknya Yahudi saat "perintah"
> > sunat
> > > dikumandangkan, Yahudi belum ada. Re-1 diatas
> > > 3. "...Juruselamat akan lahir dari turunan mereka ini..itulah
sebabnya
> > > sejahat-jahatnya Israel..Janji Tuhan kepada Ibrahim tidak bisa
> > dicabut,
> > > bahwa hak istimewa dimiliki oleh turunan ishak. ......"
> > > Memangnya antara sunat yang KATEBE adalah Perjanjian Tuhan dan
> > > Abram/Abraham tersangkut dengan juru selamat? Linknya pls?
> > > 4."...bahwa hak istimewa dimiliki oleh turunan ishak...". Ismail
ga
> > Pak?
> > > 5. ".....tidak ada informasi bahwa Ismail disunat, dan tidak ada
> > catatan
> > > sejarah ...". Pak @RS yakin? Kalau catatan sejarah kalik nT benar.
> > Kalau
> > > info dari Bibel bisa dipakai ga?
> > >
> > > Cukup 5 dulu ya Pak, agar bisa fokus. Namun seandainya dari 5 ini
(dan
> > > lainnya yg belum di kasih "point") bisa dibuatkan masing2nya 1
topik
> > > (terpisah) keknya kok baik. Gimana Pak?
> > >
> > > --- In [email protected]
<mailto:proletar%40yahoogroups.com>,
> > Richan S richansitumorang@ wrote:
> > > >
> > > > pak great, walau enggak tersurat tapi tersirat.
> > > >
> > > > Manusia pertama yang disunat adalah ishak, dilanjut ke Yakub dan
> > > > keturunannya bani israel.
> > > > Diluar jahudi tidak dikenal sunat-menyunat, sebab sunat adalah
tanda
> > > > yang diberikan Tuhan kepada Ibrahim untuk turunan ishak bahwa
> > > > Juruselamat akan lahir dari turunan mereka ini..itulah sebabnya
> > > > sejahat-jahatnya Israel..Janji Tuhan kepada Ibrahim tidak bisa
> > > dicabut,
> > > > bahwa hak istimewa dimiliki oleh turunan ishak.
> > > >
> > > > tidak ada informasi bahwa Ismail disunat, dan tidak ada catatan
> > > sejarah
> > > > bahwa turunan Ismail pernah menjabat sebagai bangsa pilihan..
> > > > Yang jelas tertulis dalam quran, bahwa hak kenabian hanya pada
> > turunan
> > > > Ishak, yakub secara daging. sudah pernah dibahas beberapa tahun
> > lalu.
> > > >
> > > > ===
> > > > Tidak ada kewajiban bagi bangsa diluar jahudi untuk bersunat
ria.
> > > > silahkan anda teliti sejarah, apakah benar yang saya tuliskan
ini.
> > > >
> > > > ===
> > > > walaupun anda meniru cara berpakaian jahudi, meniru budaya dan
> > > kebiasaan
> > > > yahudi..tidak akan merubah kita jadi umat pilihan Tuhan.
> > > > tetap saja si Richan orang batak dengan pola pikir batak nya.
> > kendati
> > > > saya beberapa bulan ini pelihara jenggot dan saya pake kippah di
> > > gereja,
> > > > tetap saja saya dipanggil lae situmorang hehe
> > > >
> > > > ===
> > > > sunat itu hak paten nya jahudi, harusnya diboikot haha
> > > >
> > > > rs
> > > >
> > > > On 1/28/2011 11:01 AM, great.pretender2000 wrote:
> > > > > Mana ayatnya?
> > > > >
> > > > > GP
> > > > >
> > > > > 2011/1/28 ndeboostrambitesemak@
> > > > >
> > > > >>
> > > > >> "...Dan Muhammad tidak di sunat (mana ayat-nya)?"
> > > > >>
> > > > >> Al Quran secara umum menyuruh Muhammad dan umatnya mengikuti
> > > > >> syariah Ibrahim a.s., termasuk sunat, tentunya, yang sudah
> > > dilakukan
> > > > >> oleh para pendahulu Muhammad saw. Lainnya misalnya adalah
> > > > >> menyembah Allah yang Esa. Namun hadis Rasulullah a.s mengenai
> > sunat
> > > ke
> > > > >> umatnya ada.
> > > > >>
> > > > >> Yesus a.s disunat (saat bayi) karena para pendahulunya juga
> > > demikian,
> > > > >> mengikuti Abram/Abraham yang secara khusus diperintahkan
> > demikian.
> > > > >> Bagaimana sabda Yesus a.s mengenai sunat kepada umatnya?
> > > > >>
> > > > >>
> > > > >> --- In [email protected]
> > <mailto:proletar%40yahoogroups.com><proletar%40yahoogroups.com>,
> > > > >> "great.pretender2000"
> > > > >> great.pretender2000@ wrote:
> > > > >>> Kisal Quran kebanyakan ada di Alkitab,... dan Muhammad tidak
ada
> > > di
> > > > >> Alkitab,
> > > > >>> tapi Yesus ada di Quran..
> > > > >>> Dan Muhammad tidak di sunat (mana ayat-nya)?
> > > > >>>
> > > > >>> bobosssss
> > > > >>>
> > > > >>> gp
> > > > >>>
> > > > >>> 2011/1/28 ndeboost rambitesemak@
> > > > >>>>
> > > > >>>> "...Yang benar ada, Yakni Alkitab, QUran aja ngakui..."
> > > > >>>>
> > > > >>>> Ini jawaban yang mana? nDeboost mempostingkan beberapa Q
kan?
> > > > >>>>
> > > > >>>> Btw, mana kata "Alkitab" dalam "Alkitab" yang nT daku?
Dikulit
> > > > >>>> "Alkitab"?
> > > > >>>>
> > > > >>>> "....Klo Quran mah copy paste injil.."
> > > > >>>> Al Qur'an kopasan injil? Dari Injil yg mana? Setahu saya
> > neneknya
> > > > >> Yesus
> > > > >>>> a.s, KATEBE, suaminya dua dua alias poliandri. Dimana
> > kopasannya
> > > di
> > > > >> Al
> > > > >>>> Qur'an?
> > > > >>>>
> > > > >>>> --- In
> > > [email protected]
> >
<mailto:proletar%40yahoogroups.com><proletar%40yahoogroups.com><proletar\
%
> > > > >> 40yahoogroups.com>,
> > > > >>
> > > > >>>> "great.pretender2000"
> > > > >>>>
> > > > >>>> great.pretender2000@ wrote:
> > > > >>>>> Yang benar ada, Yakni Alkitab, QUran aja ngakui...
> > > > >>>>>
> > > > >>>>> Klo Quran mah copy paste injil
> > > > >>>>>
> > > > >>>>> gp
> > > > >>>>>
> > > > >>>>> 2011/1/28 ndeboost rambitesemak@
> > > > >>>>>>
> > > > >>>>>>
> > > > >>>>>> @G-Pret nulis:
> > > > >>>>>>
> > > > >>>>>> "1. Ga ada yang terbaik, tapi yang benar ada... Alkitab."
> > > > >>>>>>
> > > > >>>>>> Yang terbaik Al Kitab? Alhamdulillah. nT dapat kata ini
cuma
> > di
> > > > >> Al
> > > > >>>>>> Qur'an kan? nT cari di Bibel ga nemu kan? Bibelpun ntah
siapa
> > > > >> yang
> > > > >>>> kasih
> > > > >>>>>> nama demikian.
> > > > >>>>>> Btw, (apa dan) bagaimana "Injil Yesus" (Kis 8:35, 2Tes
1:8)?
> > nT
> > > > >>>> percaya
> > > > >>>>>> sama "Injil Yesus" atau sama yang Matius, Lukas dst?
> > > > >>>>>>
> > > > >>>>>> "Injil Yesus":
> > > > >>>>>>
> > > > >>>>>> Kis 8:35 Maka mulailah Filipus berbicara dan bertolak
dari
> > nas
> > > > >> itu
> > > > >>>> ia
> > > > >>>>>> memberitakan Injil Yesus kepadanya.
> > > > >>>>>>
> > > > >>>>>> 2Tes 1:8 dan mengadakan pembalasan terhadap mereka yang
tidak
> > > > >> mau
> > > > >>>>>> mengenal Allah dan tidak mentaati Injil Yesus, Tuhan
kita.
> >
>
>
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>



[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke