Islam itu ajaran yang mengajak manusia, seluruh manusia, untuk menggunakan akalnya. Bahwa kemampuan akal setiap orang berbeda-beda, itulah dinamika kehidupan yang berkeadilan, bukan berkeseragaman apalagi kesamarataan. Siapa cerdas, dia bisa jadi boss yang pantas. Siapa tidak cerdas, nyupir ojek juga pasti nyasar melulu.
Bolehkah yang tidak cerdas itu jadi boss? Ya bolah-boleh saja. Tapi apa bisa? Kalaupun bisa (macam SBY itu), apa pantas? Apa adil? Ghazali, Ibn Rusdhie, dan pemikir-pemikir Islam lain termasuk Umar & Muhammad, sangat benar waktu bilang perang terdahsyat adalah perang melawan diri sendiri. Artinya, musuh paling berat ada di dalam diri kita sendiri. Dalam konteks komunitas ya musuh dalam selimut. Sejarah sudah banyak bercerita tentang komunitas yang mundur, rusak, bahkan hancur karena anggota komunitas itu sendiri. Contoh gampangnya, kita kenal hancurnya VOC pada masa lalu. Sedangkan dalam sejarah yang sedang ditulis adalah rusaknya Partai Demokrat. Islam juga bisa mengalami kehancuran dari dalam jika umatnya percaya begitu saja bahwa keseragaman pemikiran adalah bagian dari hak asasi. Omong kosong dengan hak asasi seperti itu karena pemikiran tidak perlu diseragamkan. Bohong besar kalau hak asasi dikaitkan dengan hak untuk memiliki pemikiran seragam. Penempatan hak asasi yang tepat di sini adalah hak untuk berpikir, hak untuk menggunakan akal. Penyeragaman pemikiran justru berbahaya jika diterima oleh mereka yang kemampuan akalnya rendah atau samasekali tidak berpikir. Contohnya seperti mereka yang merasa punya hak untuk menyeragamkan pikirannya dengan pemikiran politikus Kuwait ini. --- PAREWA <parewa70@...> wrote: > Memang banyak salah kaprah tentang ajaran Islam. M. Ghazali, ahli > tafsir dan prof. di Al azhar, dalam bukunya yg terkenal sekitar > tahun 2000an misalnya menyebutkan ucapan2 dari orang2 yg baru > belajar agama tapi sudah berani menyebut dirinya ahli agama lalu > menafsirkan seenaknya ajaran islam, itulah yg ikut membuat citra > islam jelek. Tentu saja, juga upaya2 busuk yg dilakukan org2 > tertentu diluar islam yg memang secara sistematis tidak senang > dengan islam. > > --- Pada Sab, 11/6/11, sunny <ambon@...> menulis: > > Dari: sunny <ambon@...> > > > > > http://www.tempointeraktif.com/hg/timteng/2011/06/08/brk,20110608-339481,id.html > > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
