Apa emangnya orang Islam itu ga doyan jilat pantat sendiri? Liat tuh ocehan 
sodara seiman lu, apa itu bukan jilat pantat sendiri secara besar2an?





________________________________
From: Abbas <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Tue, June 14, 2011 10:56:24 AM
Subject: Re: Bls: [proletar] Politikus Kuwait: Cegah Zina, Peliharalah Budak 
Seks

   
KAMU KENAPA GEMAR BENAR fitnah SIH ?

--- In [email protected], item abu <itemabu@...> wrote:
>
> Hehehe..... acara jilat pantat sendiri nih.
> 
> Soal jilat pantat sih orang Islam emang jagoan, tp udah jilat pantat 
>sehebat2nya 
>
> jg ga nutupin fakta bhw orang Islam itu tolol, miskin dan bejad.
> 
> 
> 
> 
> 
> ________________________________
> From: ajeg <ajegilelu@...>
> To: [email protected]
> Sent: Tue, June 14, 2011 1:46:28 AM
> Subject: Bls: [proletar] Politikus Kuwait: Cegah Zina, Peliharalah Budak Seks
> 
> 
> 
> Islam itu ajaran yang mengajak manusia, seluruh manusia, 
> untuk menggunakan akalnya. Bahwa kemampuan akal setiap 
> orang berbeda-beda, itulah dinamika kehidupan yang berkeadilan, 
> bukan berkeseragaman apalagi kesamarataan. Siapa cerdas, 
> dia bisa jadi boss yang pantas. Siapa tidak cerdas, nyupir 
> ojek juga pasti nyasar melulu. 
> 
> Bolehkah yang tidak cerdas itu jadi boss? Ya bolah-boleh saja. 
> Tapi apa bisa? Kalaupun bisa (macam SBY itu), apa pantas? 
> Apa adil? 
> 
> Ghazali, Ibn Rusdhie, dan pemikir-pemikir Islam lain termasuk 
> Umar & Muhammad, sangat benar waktu bilang perang terdahsyat 
> adalah perang melawan diri sendiri. Artinya, musuh paling berat 
> ada di dalam diri kita sendiri. Dalam konteks komunitas ya musuh 
> dalam selimut. Sejarah sudah banyak bercerita tentang komunitas 
> yang mundur, rusak, bahkan hancur karena anggota komunitas itu 
> sendiri. Contoh gampangnya, kita kenal hancurnya VOC pada masa 
> lalu. Sedangkan dalam sejarah yang sedang ditulis adalah rusaknya 
> Partai Demokrat. 
> 
> Islam juga bisa mengalami kehancuran dari dalam jika umatnya 
> percaya begitu saja bahwa keseragaman pemikiran adalah bagian 
> dari hak asasi. Omong kosong dengan hak asasi seperti itu 
> karena pemikiran tidak perlu diseragamkan. Bohong besar kalau 
> hak asasi dikaitkan dengan hak untuk memiliki pemikiran seragam. 
> Penempatan hak asasi yang tepat di sini adalah hak untuk berpikir, hak untuk 
> menggunakan akal. 
> 
> 
> Penyeragaman pemikiran justru berbahaya jika diterima oleh mereka 
> yang kemampuan akalnya rendah atau samasekali tidak berpikir. 
> Contohnya seperti mereka yang merasa punya hak untuk menyeragamkan 
> pikirannya dengan pemikiran politikus Kuwait ini. 
> 
> --- PAREWA <parewa70@> wrote:
> 
> > Memang banyak salah kaprah tentang ajaran Islam. M. Ghazali, ahli 
> > tafsir dan prof. di Al azhar, dalam bukunya yg terkenal sekitar 
> > tahun 2000an misalnya menyebutkan ucapan2 dari orang2 yg baru 
> > belajar agama tapi sudah berani menyebut dirinya ahli agama lalu 
> > menafsirkan seenaknya ajaran islam, itulah yg ikut membuat citra 
> > islam jelek. Tentu saja, juga upaya2 busuk yg dilakukan org2 
> > tertentu diluar islam yg memang secara sistematis tidak senang 
> > dengan islam. 
> > 
> > --- Pada Sab, 11/6/11, sunny <ambon@> menulis:
> > 
> > Dari: sunny <ambon@>
> > 
> > > 
> > > 
>>http://www.tempointeraktif.com/hg/timteng/2011/06/08/brk,20110608-339481,id.html
>l
> > > 
> 
> 
> 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>


 

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke