Dasar betul2 goblok lu ini. Pd waktu ada nasionalisasi, warga keturunan itu 
diserang dan dirampok, tentunya dgn alasan nasionalisasi jg.




>________________________________
>From: Abbas <[email protected]>
>To: [email protected]
>Sent: Thursday, July 7, 2011 10:27 AM
>Subject: [proletar] Re: Ribuan Karyawan Freeport Mogok Kerja  + Indonesian 
>workers strike at Freeport mine
>
>
>  
>temabu ! Kau ini GOBLOKNYA dipamerin sih !?
>apa hybyngannya wargaketurunan dengan NASIONALISASI !?
>
>--- In [email protected], item abu <itemabu@...> wrote:
>>
>> Hehehe... waktu nasionalisasi di thn 1950an, warga keturunan diserang. Di 
>> thn 1965-66, warga keturunan jg diserang. Thn 1971 waktu Malari, warga 
>> keturunan diserang lagi. Thn 80an rusuh di Solo, kandang si Abu Bakar 
>> Basyir, warga keturunan diserang. Thn 1998, warga keturunan lagi diserang.
>> 
>> Mau nyalahin PKI? Hehehe... yg nyerang itu udah pasti orang Islam.
>> 
>> 
>> 
>> 
>> >________________________________
>> >From: Abbas <abas_amin08@...>
>> >To: [email protected]
>> >Sent: Tuesday, July 5, 2011 11:51 AM
>> >Subject: [proletar] Re: Ribuan Karyawan Freeport Mogok Kerja  + Indonesian 
>> >workers strike at Freeport mine
>> >
>> >
>> >  
>> >Dan tahukah anda ? Siapakah pemimpin  dari Nasionalisasi itu ?
>> >Tak lain dan tak bukan hanyalah    P K I !!!!!
>> >
>> >--- In [email protected], "muskitawati" <muskitawati@> wrote:
>> >>
>> >> 
>> >> 
>> >> > item abu <itemabu@> wrote:
>> >> > Freeport itu nyolong emas secara
>> >> > besar2an selama puluhan thn.
>> >> > Anehnya, ga pernah diusut. Apa
>> >> > pemerintah NKRI itu begitu
>> >> > dungunya?
>> >> 
>> >> Jauh sebelum RI terbentuk, jauh sebelum Irian Barat dicaplok Sukarno 
>> >> menjadi wilayah Indonesia, Freeport itu sudah menjadi tanah milik 
>> >> perusahaan2 Belanda yang kemudian dijual ke pengusaha Amerika.
>> >> 
>> >> Jadi Freeport itu sudah ada sebelum ada RI.
>> >> 
>> >> Yang anda harus pahami adalah proses terbentuknya RI dan proses diakuinya 
>> >> RI ini yang melalui berbagai perundingan yang isinya untuk melindungi hak 
>> >> milik swasta dan pribadi diwilayah yang akan dibentuk sebuah negara baru. 
>> >>  Jadi negara baru berkewajiban untuk tetap melindungi hak milik penduduk 
>> >> pribadi maupun swasta-nya dimana tanah milik maupun tanah garapan 
>> >> penduduk dan swasta tidak boleh digaruk menjadi milik pemerintahan yang 
>> >> baru.
>> >> 
>> >> RI telah menanda tangani untuk menghormati semua hak milik, meskipun 
>> >> kemudian terbukti RI melanggar semua perjanjian yang ditanda tanganinya, 
>> >> misalnya tanah penduduk yang sudah turun temurun dirampas pemerintah 
>> >> tanpa uang ganti rugi.  Perusahaan2 swasta kemudian dirampok dengan 
>> >> istilah nasionalisasi.
>> >> 
>> >> Demikianlah secara singkat, Freeport dizaman Suharto dijadikan rebutan 
>> >> antar pejabat yang mengatas namakan perusahaan2 swasta baru untuk bisa 
>> >> dipilih menjadi koalisi pengusaha pemilik Freeport yang aseli.
>> >> 
>> >> Jadi dizaman sebelum merdeka pak Marhaen memiliki sebidang tanah resmi 
>> >> yang lengkap dengan surat2nya yang disyahkan pemerintah Belanda, kemudian 
>> >> oleh pemerintah RI yang baru tanah pak Marhaen dianggap belum syah karena 
>> >> surat2 tanah kepemilikan pak Marhaen itu dinamakannya "girik" yang harus 
>> >> diganti dengan "surat tanah RI".  Dan untuk mengubah surat girik pak 
>> >> Marhaen menjadi surat tanah RI, diharuskan menyerahkan surat girik itu ke 
>> >> departement pertanahan untuk di proses selama ber-tahun2 yang akhirnya 
>> >> surat girik itu dinyatakan hilang dan surat tanahnya tidak bisa 
>> >> dikeluarkan dan syahlah tanah tsb bukanlagi menjadi tanah milik pak 
>> >> Marhaen tetapi tanah milik pemerintah.
>> >> 
>> >> Pak Marhaen hanyalah satu contoh korban orang kecil yang tidak mengalami 
>> >> nasib seperti "Freeport" yang terkait dengan tanah milik orang asing, 
>> >> juga menyangkut usaha swasta milik orang asing dari negara superpower 
>> >> sehingga tidak bisa di "Marhaen" kan.
>> >> 
>> >> Ny. Muslim binti Muskitawati.
>> >>
>> >
>> >
>> > 
>> >
>> >
>> 
>> [Non-text portions of this message have been removed]
>>
>
>
> 
>
>

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke