Silahkan terus cuki mai, supaya Allah membuang Anda ke neraka.
----- Original Message -----
From: rezameutia
To: [email protected]
Sent: Wednesday, July 13, 2011 3:08 AM
Subject: [proletar] Re: Tempo: RSUD Garut Menolak Melayani Pasien Miskin
udah dikasih tau nggak ada ajaran haji yang cukimai.
buktiin dong pernyataan jij, ambon cukimai.
dasar klotzak.
--- In [email protected], "sunny" <ambon@...> wrote:
>
> Kamu tahu betul artinya, karena kamu biasa cuki mai (ibu) mu, itulah ajaran
biadab haji.
>
> Otakmu ada sebesar biji kroma, cuma bisa cukimai, dan oleh karena selalu
keluar dari mulut. Dasar biadab!
>
>
> ----- Original Message -----
> From: rezameutia
> To: [email protected]
> Sent: Tuesday, July 12, 2011 3:40 AM
> Subject: [proletar] Re: Tempo: RSUD Garut Menolak Melayani Pasien Miskin
>
>
>
> ahh.., nggak ada tuh ajaran islam seperti itu. jij cuma ngayal aja, nggak
ada buktinya tuh.
>
> kalo belanda itu negeri kafir yang cocok untuk ambon cukimai seperti jij
dan konco2 rms cukimai, itu kan memang sudah terbukti. ayo teriak, "haleluyah
cukimai" 3x.
>
> --- In [email protected], "sunny" <ambon@> wrote:
> >
> > Kamu adalah haji yang suka cuki ibumu, itulah ajaram yang diterima dari
ciuman batu item dan lempar taek kering pada lubang yang berbetuk oval. Ayo
teriak Allahu Akbar 3 x,
> >
> > ----- Original Message -----
> > From: rezameutia
> > To: [email protected]
> > Sent: Saturday, July 09, 2011 12:46 AM
> > Subject: [proletar] Re: Tempo: RSUD Garut Menolak Melayani Pasien Miskin
> >
> >
> >
> >
> > belanda itu negeri kafir yang cocok untuk orang cukimai seperti saya dan
konco-koncoku, ...
> >
> > hehehe..
> >
> > --- In [email protected], "sunny" <ambon@> wrote:
> > >
> > > Belanda itu negeri kafir tidak cocok untuk orang beriman seperti saya
dan koncoc-koncoku, sistem yang bagus ialah sistem syariah bisa seklaigus masuk
surga. Sengsara penyakit di bumi, sehat dan senang di Surga.
> > >
> > > ----- Original Message -----
> > > From: Bukan Pedanda
> > > To: [email protected]
> > > Sent: Friday, July 08, 2011 8:38 PM
> > > Subject: [proletar] Tempo: RSUD Garut Menolak Melayani Pasien Miskin
> > >
> > >
> > >
> > > Saya kira sistem jaminankesehatan seperti di negeri Belanda lebih bagus.
> > >
> > > Tiap orang wajib punya asuransi kesehatan dan orang yang berpenghasilan
rendah (diubawah 1,200 euro tiap bulan) dapat subsifi dari Jawatan Pajak untuk
membayar premi asuransi.
> > >
> > > Jadi dokter atau rumah sakit tetap dapat uang dari perusahaan asuransi
dan tiap penduduk bisa dapat rawatan yang sama.
> > >
> > >
> > > RSUD Garut Menolak Melayani Pasien Miskin
> > > Kamis, 07 Juli 2011 | 16:12 WIB
> > > Besar Kecil Normal
> > >
> > > TEMPO Interaktif, Garut - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Garut, Jawa
Barat, menolak untuk mengobati warga miskin. Bahkan pemerintah daerah telah
melarang para camat dan kepala desa untuk menerbitkan Surat Keterangan Tidak
Mampu (SKTM) bagi warganya sebagai rujukan untuk mendapat perawatan di rumah
sakit.
> > >
> > > Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Garut Maskut Farid mengatakan
penolakan pasien miskin itu disebabkan pihak rumah sakit kesulitan untuk
menutupi biaya operasional yang membengkak. "Ini dilakukan semata-mata untuk
menolong pelayanan selanjutnya. Kalau tidak dilaksanakan seperti ini akan
menjadi masalah," ujarnya, Kamis, 7 Juli 2011.
> > >
> > > Menurutnya, sampai saat ini, biaya pengobatan yang telah dilakukan
terhadap warga miskin belum dibayarkan oleh pemerintah daerah. Jumlah tunggakan
yang belum dibayarkan ke rumah sakit mencapai Rp 21 miliar.
> > >
> > > Dana itu merupakan akumulasi pembayaran dari tahun 2010 hingga Juli
2011 ini. "Pelayanan terhadap warga miskin akan kami tutup mulai 15 Juli nanti
sampai ada kejelasan selanjutnya," ujar Maskut.
> > >
> > > Sekretaris Daerah Garut Iman Alirahman mengatakan kondisi rumah sakit
sangat sulit dan hampir mendekati kebangkrutan. Bahkan dalam beberapa kali
rapat, para dokter mengancam akan melakukan mogok kerja. "Ini karena rumah
sakit tidak punya obat, tidak punya uang, dan tidak punya lagi tenaga untuk
melayani pasien," ujarnya.
> > >
> > > Bupati Garut Aceng H. M. Fikri mengaku telah menginstruksikan
bawahannya untuk tidak lagi mengeluarkan SKTM bagi warga miskin. Hal itu
dilakukan untuk memulihkan kondisi keuangan rumah sakit.
> > >
> > > Namun, Aceng memastikan pihak rumah sakit akan tetap mengobati warga
miskin. Pelayanan itu hanya akan diberikan kepada warga miskin yang terdaftar
dalam program jaminan kesehatan masyarakat yang dibiayai oleh Kementerian
Kesehatan. "Untuk Jamkesda kita hentikan sementara. Saya menduga banyak warga
mampu yang berpura-pura miskin agar bisa dibiayai oleh negara," ujarnya.
> > >
> > > Mengenai tunggakan yang belum dibayarkan oleh pemerintah daerah, Aceng
mengaku akan membayarnya dengan cara mencicil. Rencananya, dalam anggaran
perubahan tahun ini, pemerintah daerah akan menganggarkan dana sebesar Rp 2
miliar.
> > >
> > > SIGIT ZULMUNIR
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > > [Non-text portions of this message have been removed]
> > >
> >
> >
> >
> >
> >
> > [Non-text portions of this message have been removed]
> >
>
>
>
>
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------------------
Post message: [email protected]
Subscribe : [email protected]
Unsubscribe : [email protected]
List owner : [email protected]
Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
[email protected]
[email protected]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[email protected]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/