Saya rasa ini sih persoalan yang sudah lama yang sudah dibahas berulang ulang. Maka dari itu saya sambil lalu ikutan nyambit di thread ini.
Persolanya terletak di tafsir, pertanyaanya apakah menafsir suatu kitab beserta konsekwensinya adalah melanggar HAM? Saya rasa tidak. Juga apakah mempercayai dan meyakini sesuatu berbeda dari kepercayaan orang lain adalah melanggar HAM? Saya rasa juga tidak. Itu yang dilakukan Ahmadiyah. Dia menafsir suatu kitab yang bernama Quran, kegiatan ini tidak melamggar HAM tentunya, kemudian dari kegiatan menafsir itu, ahmadiyah sampai pada kesimpulan bahwa setelah Kanjeng nabi Mukammad masih ada serial kelanjutanya yaitu si brewok dari India tentu kegiatan ini juga tidak melanggar HAM bukan?. Tetapi yang pasti melanggar HAM adalah orang2 yang mentungi, orang2 yang membakar mesjidnya, orang orang yang menjarah harta bendanya. Persoalan menjadi makin serius ketika orang yang membuat rusuh tidak dip roses dan diadili oleh Negara, disanalah letak persoalnya. Rahayu --- In [email protected], "rezameutia" <rezameutia@...> wrote: > > > > --- In [email protected], David <davidfr766hi@> wrote: > > > > kalo anda mengakui HAM, maka kalo ada orang ahmadiah yang menganggap dirinya > > islam maka anda harus menghargainya, karena itu bagian dari HAM. > > > > > ahmadiah punya hak dan boleh aja menganggap dirinya islam dengan segala macam > argumennya, sementara islam mainstream juga punya hak untuk tidak menganggap > ahmadiah sebagai islam karena argumennya islam mainstream sudah jelas bahwa > ahmadiah tidak mengakui nabi muhammad sebagai nabi terakhir. > > lalu, bagaimana dengan ham dari islam mainstream yang merasa dilecehkan dan > dilanggar ham nya? > > islam mainstream menganggap ahmadiah melakukan penodaan, pencemaran agama, > tentu saja islam mainstream juga merasa ham nya dilanggar. sekarang > sebaiknya pertanyaannya dibalik, vid. > > kenapa ahmadiah ngotot musti pake nama islam? > > kenapa mereka nggak pake aja nama agama 'ahmadiah' tanpa embel2 islam, kan > beres urusannya. > > tafsir dalam agama itu bukannya main tebak2an seperti omongan goblok si > muskitawati. > > tafsir itu memang berbeda-beda untuk setiap manusia tergantung dari > kecerdasannyaa, tapi dalam melakukan tafsir tentunya setiap orang harus punya > dasar fundamental yang sama. naloginya, sama deh kasusnya dengan katolik dan > protestan. tafsirnya bisa aja berbeda tapi fundamentalnya tetap sama. sama2 > percaya trinitas dan tuhan jesus, dan sama2 percaya dengan alkitab. > > lha.., ahmadiah ini fundamentalnya aja udah berbeda dengan islam mainstream, > sama2 mengakui al quran sebagai kitab suci, tapi ahmadiah tidak mengakui nabi > muhammad sebagai nabi terakhir. jelas fundamentalnya udah berbeda kan?! > > kalo anda mengerti ham dan menghargai ham, anda juga harus mengerti bahwa > islam mainstream merasa hak nya dilanggar dan agamanya dilecehkan. seperti > dua sisi mata koin, bukannya cuman ngomong ham dari satu sisi aja dong... > > > > > > > pikiran anda enggak nyampe ke situ yah? > > > > saya akan terangkan lebih panjang. > > > > agama adalah soal keyakinan. adalah hak anda dalam batasan keyakinan untuk > > menganggap islam yang benar adalah mesti begini begitu (katakanlah tipe A). > > itu hak anda. hak anda adalah berdasarkan tafsir anda dan beberapa orang > > yang sama. > > > > sedangkan bagi yang lain, yang memiliki tafsir lain, adalah hak mereka juga > > untuk menyatakan keyakinan mereka. jadi jika ada ahmadiah yang menganggap > > mereka islam, itu adalah bagian dari tafsir dan hak mereka. itu adalah HAM. > > > > masih bingung? masih tidak bisa menerima soal perbedaan terutama soal > > tafsiran dimana menurut anda tafsiran anda adalah benar dan tafsiran > > ahmadiah adalah salah? > > > > lihat kembali baik2 : yang berbeda adalah tafsiran. > > > > muskitawati pernah menyampaikan dengan baik bahwa tafsiran adalah > > tebak-tebakan. tidak ada yang pasti. > > > > tafsiran bisa berbeda satu sama lain. bahkan dalam satu keluarga saja bisa > > memiliki tafsiran yang berbeda-beda. > > jangankan satu keluarga, seorang individu saja bisa memiliki tafsiran yang > > berbeda antara tafsiran yang dimilikinya pada masa beberapa tahun lalu > > dengan tafsiran yang dimilikinya pada masa sekarang ini. bahkan mungkin bisa > > berbeda lagi pada beberapa tahun ke depan lagi. > > > > tafsiran tidak pernah sama. kenapa tidak sama? karena tiap manusia itu unik, > > menyikapi sesuatu sesuai apa yang ada dalam egoisme dirinya. > > > > tafsiran sangat erat berkaitan dengan egoisme. jadi tiap ego bisa memiliki > > tafsiran berbeda. > > > > hargailah perbedaan, itu kuncinya. itulah kunci utama HAM. > > sekali anda tidak menghargai perbedaan tafsiran, terutama tafsian ahmadiah, > > maka anda tidak bisa menghargai HAM sampai kapan pun > > > > 2011/8/19 <VIRDI_Busra@> > > > > > ** > > > > > > > > > Tidak satu ayatpun dalam Al-Quran yang menyatakan agama cuma satu yaitu > > > Islam, coba tunjukkan kepada saya. > > > > > > Sebelum Islam lahir dimuka bumi ini sudah ada agama pendahulu. > > > > > > Dan Islam mengakui hal itu , Islam datang untuk umat manusia sebagai > > > penyempurna dan sebagai agama terakhir. > > > > > > Jadi menurut hemat saya kebencian yang anda tanamkan kepada Islam adalah > > > bentuk dari refleksi sakit hati anda yang tidak jelas. > > > > > > Anda membawa Ahmadiyah dalam diskusi ini ... > > > > > > Bodoh sekali anda ini, sudah jelas Ahmadiyah bukanlah bagian dari Islam, > > > > > > Dan yang perlu anda ketahui tidak ada dalam satu ayatpun yang mengharuskan > > > kita untuk memerangi seseorang yang tidak seaqidah dengan kita. > > > > > > Bahkan Nabi sendiri berhubungan baik dengan kaum kafir.dzimmi. > > > > > > > > > > > > > > > > > > *"muskitawati" <muskitawati@>* > > > Sent by: [email protected] > > > > > > 08/19/2011 03:43 PM > > > Please respond to > > > [email protected] > > > > > > To > > > [email protected] > > > cc > > > Subject > > > [parapemikir] Re: Mereka Bukan Anti-Islam, Tapi Anti-Kebiadaban !!! > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
