Tafsir Quran Artinya Tebak2an Mengartikan Quran !!!
                                              
Dimanapun, permainan tebak2an termasuk kegiatan berjudi, dan berjudi itu selalu 
untung2an.  Berjudi itu tidak harus selalu pakai taruhan uang, bisa juga 
taruhan nasib, bisa taruhan nyawa dan yang ini yang sering didakwahkan kepada 
teroris jihad Islam dalam melaksanakan amal jahanamnya kepada sesama umat 
maupun kepada umat lainnya.

Demikianlah, penganiayaan umat Ahmadiah berpangkal dari tafsir AlQuran yang 
tidak sama, dan tafsir itu memang selalu atau lebih sering tidak sama.

Jadi biar jelas saya ringkas saja, bahwa Islam satu2nya agama didunia yang 
berbeda dari agama2 lainnya, bedanya yaitu satu hal, Islam mengajarkan pahamnya 
melalui tafsir para ulamanya.  Sebaliknya, agama lain semuanya sama, 
mengajarkan paham agamanya melalui perumpamaan seperti legende2.

Bedanya tafsir dan perumpamaan adalah juga jelas artinya, yaitu "tafsir" hampir 
selalu ber-beda2 penafsirannya, sebaliknya, perumpamaan itu selalu menjelaskan 
suatu paham dengan satu contoh yang sama.  Dalam prakteknya hampir keduanya 
sama tapi sebenarnya berbeda yang akibatnya juga menghasilkan umat yang beda 
tingkah lakunya.

> "rezameutia" <rezameutia@...> wrote:
> yah memang betul, itu cuman masalah
> tafsir al quran. ahmadiyah menafsirkan
> quran bahwa "khatamun nabiyyin" bukan
> berarti nabi terakhir,

Iya, jadi artinya "tafsir" itu apa sehingga bisa beda2 tafsirannya???

Saya kasih tahu bahasa Indonesianya, "tafsir" itu artinya tebak2an, karena kalo 
tebak2an hasilnya tidak harus sama, dan kalopun sama itu cuma kebetulan.

Kalo hasilnya harus selalu sama, maka namanya bukan "tafsir", semua yang 
hasilnya sama enggak pernah disebut "tafsir".

Jadi arti "tafsir" adalah "tebak2an" dimana hasilnya tidak harus selalu sama, 
sering berbeda bahkan tidak jarang malah bertolak belakang atau bertentangan.

Kelemahan dalam "tafsir" adalah hasilnya tidak ada yang bisa dipastikan benar 
karena semua yang sifatnya tebak2an tidak bisa dipercaya dan tidak mungkin jadi 
pegangan, tidak mungkin jadi rujukan, tidak mungkin jadi referensi.

Jadi menjadikan tafsir sebagai rujukan untuk membantai Ahmadiah sudah jelas 
salah !!!

Makanya, sudah berulangkali saya tulis, Islam selalu saling mengalgojoi sesama 
umatnya dan terhadap umat lainnya juga, bukan disebabkan se-mata2 kesalahan 
umat saja tapi sumber utamanya AlQuran itu sendiri, karena umatnya bisa salah 
gara2 ajaran yang salah, sumbernya yang salah yaitu AlQuran karena kitab suci 
ini hanya bisa dimengerti melalui tafsirnya.

Ingat, hanya Islam saja agama satu2nya yang tidak bisa dimengerti umatnya 
karena umatnya harus menggunakan "tafsir", artinya muslimin memahami Islamnya 
harus melalui tebak2an hasil tebakan satu ulama yang dipercayainya.  Padahal 
ulama yang pandai bikin tafsir justru banyak tersebar di-mana2 termasuk si 
brewok dari India.

Ny. Muslim binti Muskitawati.







------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke