> "rezameutia" <rezameutia@...> wrote:
> yah memang betul, itu cuman masalah
> tafsir al quran. ahmadiyah menafsirkan
> quran bahwa "khatamun nabiyyin" bukan
> berarti nabi terakhir,

Iya, jadi artinya "tafsir" itu apa sehingga bisa beda2 tafsirannya???

Saya kasih tahu bahasa Indonesianya, "tafsir" itu artinya tebak2an, karena kalo 
tebak2an hasilnya tidak harus sama, dan kalopun sama itu cuma kebetulan.

Kalo hasilnya harus selalu sama, maka namanya bukan "tafsir", semua yang 
hasilnya sama enggak pernah disebut "tafsir".

Jadi arti "tafsir" adalah "tebak2an" dimana hasilnya tidak harus selalu sama, 
sering berbeda bahkan tidak jarang malah bertolak belakang atau bertentangan.

Kelemahan dalam "tafsir" adalah hasilnya tidak ada yang bisa dipastikan benar 
karena semua yang sifatnya tebak2an tidak bisa dipercaya dan tidak mungkin jadi 
pegangan, tidak mungkin jadi rujukan, tidak mungkin jadi referensi.

Jadi menjadikan tafsir sebagai rujukan untuk membantai Ahmadiah sudah jelas 
salah !!!

Makanya, sudah berulangkali saya tulis, Islam selalu saling mengalgojoi sesama 
umatnya dan terhadap umat lainnya juga, bukan disebabkan se-mata2 kesalahan 
umat saja tapi sumber utamanya AlQuran itu sendiri, karena umatnya bisa salah 
gara2 ajaran yang salah, sumbernya yang salah yaitu AlQuran karena kitab suci 
ini hanya bisa dimengerti melalui tafsirnya.

Ingat, hanya Islam saja agama satu2nya yang tidak bisa dimengerti umatnya 
karena umatnya harus menggunakan "tafsir", artinya muslimin memahami Islamnya 
harus melalui tebak2an hasil tebakan satu ulama yang dipercayainya.  Padahal 
ulama yang pandai bikin tafsir justru banyak tersebar di-mana2 termasuk si 
brewok dari India.

Ny. Muslim binti Muskitawati.







------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke