Sorry, pada item kedua, seharusnya bukan kas yang di debet, tetapi deposit 
diterima (hutang deposit), menjadi :
2. Sewaktu Penjualan : Misalnya XB10, kita jual Rp9.900
    - Persediaan                                10,000 (K)
    - Penjualan                                    9,900 (K)
    - HPP                        10.000(D)
    - Deposit Diterima        9.900(D)

Pada saat penerimaan deposit, misal 500000, via BCA
    - BCA                        500000(D)
    - Deposit Diterima                         500000(K)

Salam,

JESRI HT PURBA

GRATIANet CYBERMEDIA (www.gratianet.com)
IT Consultant (Real State, General Ledger/Financial Report, Integrated System, 
Server Pulsa, SMS System and Others)
Telp. 061-77123403, Fax. 061-8369141, HP. 08126531971, SMS. 085275898000
=================================================
Mau jualan pulsa?, klik http://pulsa.gratianet.com
=================================================

  ----- Original Message ----- 
  From: Gito Pamungkas 
  To: [email protected] 
  Sent: Wednesday, March 05, 2008 10:53 AM
  Subject: [pulsa] Software Pembukuan..


  Menurut saya... karena yang dikerjakan adalah program pembukuan yang jadi 1 
dengan Software isi pulsanya maka perlu kejelian dalam penghitungan... kalau 
ada kesalahan sedikit saja  dengan pemotongannya maka akan mempengaruhi 
Besarnya modal dan Laba yang diperoleh tidak sinkron.

  saya memahami alur perhitungan dari p. Jesri.. dan setuju dengan 
mempertahankan HPP ketika kita Input Pembelian barang.. 


  cuman ada yang masih kurang.. pak Jesri tidak menjelaskan alur 
pemotongannya.. 

  karena ini milis terbuka.. kalau boleh jelasin pak... biar yang mau develop 
Accounting Nggak mumet.. 

  salam,

Kirim email ke