Assalamu'alaikum wr.wb.
Wa 'alaikum salam warahmatullahi wabarakatuh,
Sanak Ahmad Ridha yang saya hormati,
Mohon maaf, saya agak bingung memanggil Uda atau Bapak.
Saya tidak mengenal Daud Rasyid, apakah dia mewakili
alussunnah waljamaah....?,
Saya yakin Uda Muhammad dan Uda Ronal mengenal dengan baik profil Daud Rasyid. Kalau tidak salah beliau turut terdaftar sebagai caleg PKS.
http://pk-sejahtera.org/kampanye.php?op=listcaleg&prov=12&zona=3
Nah, beliau ini adalah salah satu penentang NM dan dikatakan juga bahwa Hidayat Nur Wahid dan Amien Rais pun dulu termasuk ke dalam barisan Daud Rasyid.
Saya menukil dari buku beliau karena tentunya kader-kader PKS tidak asing dengan beliau.
saya juga tidak tahu. Saya pernah mendengar bahwa jamaah itu cuma satu, lantas manakah jamaah yang sebenarnya kalau semua fihak mengatakan bahwa dia adalah alussunnah wal jamaah...?:)
Rasulullah bersabda:
Artinya :
"Dari Abu Hurairah ia berkata : "Telah bersabda Rasulullah SAW. Kaum Yahudi telah terpecah menjadi 71 (tujuh puluh satu) golongan atau 72 (tujuh puluh dua) golongan dan Kaum Nashrani telah terpecah menjadi 71 (tujuh puluh satu) golongan atau 72 (tujuh puluh dua) golongan dan ummatku akan terpecah menjadi 73 (tujuh puluh tiga) golongan". (HR. Abu Dawud, Tirmidzi, dll)
Siapakah yang benar-benar ahlus sunnah wal jamaah?
Tentunya yang memahami dan mengamalkan Islam berdasarkan Al-Qur'an dan Sunnah sesuai dengan pemahaman salafush shalih.
Dalam sabda Rasulullah diberitahukan ciri-cirinya:
"Ummatku akan terpesah-belah menjadi 73 golongan; yang 72 golongan masuk neraka dan yang satu masuk surga. Golongan ini adalah yang mengikuti jalan hidup seperti yang aku tempuh hari ini dan jalan para sahabat."
"Dan barang siapa yang menentang Rasul sesudah jelas kebenaran baginya, dan mengikuti jalan yang bukan jalan orang-orang mukmin, Kami biarkan ia leluasa terhadap kesesatan yang telah dikuasinya itu dan Kami masukkan ia ke dalam Jahanam, dan Jahanam itu seburuk-buruk tempat kembali." (QS. An-Nisaa' 4:115)
Dapat dilihat di:
http://www.freelists.org/archives/salafy/01-2004/msg00012.html
perubahan zaman, mereka harus memaparkan argument mereka, which include reason and evidence to support their claims.
Dalam agama Islam yang saya ketahui penentuan keputusan tentang hukum ataukah penilaian terhadap suatu pendapat harus dipulangkan ke Al-Qur'an dan Sunnah sesuai dengan pemahaman salafush shalih.
Allah berfirman:
"Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Qur'an) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya." (QS. An-Nisaa' 4:59)
Sedangkan buku "Fiqh Lintas Agama" setahu saya ditulis beramai ramai dan tidak bisa diklaim sebagai tulisan Nurcholish Madjid saja.
Memang NM hanya salah satu penulis namun buku tersebut diterbitkan oleh Yayasan Wakaf Paramadina bekerjasama dengan The Asia Foundation. Tentunya NM secara sadar turut menyetujui buku tersebut karena tidak terdengar keberatan darinya.
Wa Allahu a'lam.
Ahmad Ridha
____________________________________________________
Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: http://groups.or.id/mailman/options/rantau-net
____________________________________________________
