Assalaamu'alaykum wa Rahmatullaahi wa Barakatuhu

OK-lah kita tahu kalau hampir semua anggota DPRD itu seperti yang Ronal
katakan. So, apa kira-kira usulan Ronal untuk itu? Apakah kita perlu
meniadakan DPRD, karena baik yang dari partai sekuler maupun dari partai
Islam semuanya nggak ada yang kerja, atau bagaimana?

Oh ya, kalau kita membahas anggota DPRD, apa nggak lebih komprehensif lagi
membahas kerja pemerintah daerahnya, termasuk para birokratnya. Karena kalau
kita lihat banyak kerja mereka yang nggak beres juga, tetapi minta fasilitas
berlebihan juga. Seperti misalnya, anggaran baju gubernur di suatu daerah
yang jumlahnya sampai 200 juta rupiah per tahun.

Saya mengira tingkah anggota DPRD yang seperti Ronal sampaikan itu tidak
lepas dari kelakukan para birokrat di pemerintahan daerah, yang
mengalokasikan dana sangat besar untuk anggaran belanja rutin, tetapi
sedikit sekali untuk anggaran pembangunan, sehingga yang di DPRD pun merasa
mereka juga perlu dapat yang sama. Selain itu kalau kita lihat para pegawai
negeri di pemerintahan pun banyak yang kerjanya nggak beres, tetapi tetap
dibiarkan saja menjabat. Seperti masalah sampah di Jakarta dan Surabaya, PKL
di Surabaya, pungli di berbagai macam lini pemerintahan daerah dan lainnya,
yang saya kira cukup banyak. Ini menyebabkan anggota DPRD pun punya
kesempatan untuk 'memeras' mereka. Kalau kerjanya beres insya Allaah mereka
punya kekuatan negosiasi yang kuat dengan para anggota DPRD itu. Tetapi yang
ada mereka meng-excuse diri mereka dengan gaji yang rendah (kalau mau
pendapatan besar jangan jadi PNS, tetapi jadi pedagang lah...) dan
alasan-alasan lain. Untuk bupati atau gubernur pun kita tahu banyak mereka
yang mendapatkan jabatannya tersebut bukan karena kemampuannya, tetapi lebih
karena 'kekayaannya', sehingga bisa membeli anggota DPRD. Bagaimana bisa
memimpin dengan baik kalau modal awal jabatannya adalah membeli suara
anggota dewan?

Saya pribadi tidak simpatik dengan anggota DPRD yang suka korupsi, tetapi
juga tidak bisa berpihak pada pemda yang sama-sama korupnya. Kita tahu Zuyen
Rais masih bisa menjabat sebagai walikota Padang sampai akhir masa
jabatannya, walaupun sudah divonis salah korupsi oleh MA, tetapi kita pun
membiarkannya terus menjabat. Masyarakat pun sebetulnya punya andil dalam
hal ini, karena mereka membiarkan saja orang-orang yang nggak amanah
menjalankan pemerintahan daerah mereka. Bisanya hanya kaget ketika ada kasus
seperti ini.

Harapan saya kita jangan terjebak membicarakan masalah saja, tetapi lebih
lanjut lagi membicarakan apa yang bisa kita lakukan baik untuk menyelesaikan
maupun mencegah timbulnya masalah. Dengan itu insya Allaah diskusinya akan
lebih produktif lagi...
Wassalaamu'alaykum wa Rahmatullahi wa Barakatuhu
Muhammad Arfian
[EMAIL PROTECTED]
[EMAIL PROTECTED]
090-6149-4886
"Isy Kariman Aw Mut Syahidan"

----- Original Message -----
From: "Ronal Chandra "RR"" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>; "Komunitas MINANGKABAU (Urang Awak)
Pertama di Internet (sejak 1993)" <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Saturday, May 22, 2004 10:31 AM
Subject: Re: [EMAIL PROTECTED] info dari padang ( ? ) 4 ronal.....:)

____________________________________________________
Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: 
http://groups.or.id/mailman/options/rantau-net
____________________________________________________

Kirim email ke