Assalamualaikum Wr.Wb.

Bagus sekali komentar dari saudara Basri Hasan,hanya
ada yang akan saya tambahkan:

Petama : Indonesia tidak perlu harus sibuk-sibuk
menyuarakan,"Dirikan Syariat Islaa...mm!!"Dgn Demo
yang berketerusan utk itu.Menurut saya,Syariat Islam
itu,tak perlu harus disorak-sorakkan.

"LAKSANAKAN SAJA,SYARIAT ISLAM,ITU LAKUKAN SEGALA
AJARAN-AJARANNYA,TINGGALKAN LARANGANNYA BAGI SAYA ITU
SUDAH CUKUP MENDIRIKAN AJARAN DAN SYARIAT ISLAM"

Mengapa saya katakan begitu.Buat apa Islam dituliskan
dan diumumkan hanya dgn beberapa lembar
kertas."Indonesia adalah negara Islam".Orangnya saja
Amburadul.(Tapi sebagian...jgn khawatir masih ada yang
menjalankan Islam dgn sebaik-baiknya,cuma
kwantitas,dan kapasitasnya saja yang sangat sedikit)

Memulai itu memang berat,terutama bila memulainya dari
diri sendiri,tapi,bila telah dimulai yang berat itu
akan terasa ringan, dgn sikap optimis dan keyakinan
yang pasti,saya rasa,masih bisa.Selagi ada rasa
Optimisme,maka harapanpun masih ada.Keputus asaanpun
sirna.saya masih tetap optimis.Putus asa itu tidak
boleh dalam Agama Islam"Jangan kamu putus asa akan
Rahmat Allah"(Qur'an).

Kita memang tidak boleh melupakan apa yang namanya
"SEJARAH",Karena kita hidup tak pernah lepas dari
sejarah,dan memulai hiduppun dari Sejarah.Ingat kita
Ummat Islam,mulai berjalan,semenjak Sejarah Rasulullah
Dan Para Sahabat Ra,memulai Hijrah ke Medinah.Nah
Mulai Hijrah itu juga namanya sejarah.Jadi Sejarah,tak
boleh dilupakan begitu saja,Utk membangun Ummat yang
Madani.

Cara memulai dari diri sendiri itu saya rasa cukup
gampang.Pertebal Iman,perkuat keyakinan pada
Allah,bahwa segala Amalan kita sekecil apapun pasti
akan dihisab,dan ada yang melihatnya.Kita mau
macam-macam,korupsi..?bohong...?Munafik..?dllnya.Ingat
saja,pasti ada Allah yang melihat.Itulah yang
dinamakan "IHSAN",dalam Hadist Rasulullah.
Wassalam(Rahimarahim)
--- Basri Hasan <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Assalamualaikum Wr.Wb.
> --------------------
> Rahim Rahima menulis:
> Saudara Indra Piliang:
> Apa yang harus kita lakukan sekarang..?
> -----deleted---------
> Mulailah perombakan itu dari diri kita
> sendiri,..keluarga kita,...hindari Korupsi,Perkuat
> pertahanan sikap keagamaanmu,Kamu wahai para
> istri,janganlah banyak menuntut lagi pada suamimu
> itu
> ! "Agama" yang kuatkarena tanpa itu kita akan
> pincang.Tanpa Iman yang teguh,rasa kebersamaan yang
> tinggi,rasa persaudaraan,serta merasakan penderitaan
> orang lain,serta masih banyak....lagi yang harus
> dibenahi.Yang jelas mulai dari diri
> sendiri,bekerjalah
> dgn baik,sesuai dgn tugas masing-masing.
> Demikian dulu dari saya(Cairo 28-03-02,Rahimarahim)
>
----------------------------------------------------------
> Pendapat saya:
> Semua sudah tahu bahwa merubah diri sendiri itu yang
> paling
> sulit dilakukan manusia, semua "agama" selalu
> menganjurkan
> manusia untuk merubah diri. Tapi secara sistemik
> masyarakat,
> non sense mengharapkan orang akan merubah diri, jadi
> 
> harus ada sistem hukum yang pas untuk itu. Katanya
> ada 
> syariah Islam, sayangnya nggak proven dalam sejarah 
> zaman sekarang ini.
>
-----------------------------------------------------------
> Dari Angku Nofendri menulis:
> Hampir 99,99% yang mengaku ummat Islam tidak
> mengerti syariah Islam
> Tgl Kirim 12/11/2001 11:19:45 AM dari Suripto Achmad
> Tohir
> Komentar untuk topik: Syariat Islam, Mengapa
> Ditakuti?
> -----------------------------
> Maaf kalau boleh dikatakan hampir 99,99% secara
> extreem termasuk para
> ulamanya yang mengaku umat Islam diseluruh dunia
> hampir tidak faham
> betul tentang syariat Islam.
> Kalau mereka faham betul tentang syariat Islam pasti
> tidak akan
> mempertentangkan atau mempermasalahkannya, sebab
> mereka tahu bahwa
> syariat Islam itu datang dari Sang Maha Pencipta
> yang tentunya dengan
> segala perhitunganNYa sangat sangat cocok kalau
> diterapkan kepada
> hamba hamba ciptaanNya.
> Tetapi karena interest manusia yang sangat
> berlebihan sehingga mereka
> mengira dengan membuat aturan aturan mereka sendiri
> mereka akan
> berhasil, tetapi apa kenyataannya ?
> Hampir hampir 99,99% yang mengaku yang mengaku umat
> Islam diseluruh
> dunia bermental korup, miskin dan bodoh.
>
---------------------------------------------------------------------
> Pendapat saya:
> Artinya Islam itu gagal mencerdaskan ummatnya,
> fakta, sebagai
> muslim tidak perlu malu mengakui, agama lain, sama
> saja.
>
---------------------------------------------------------------------
> --- Indra Piliang <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > Pengamatan Prof. Rotberg ini menakutkan kita,
> > mestinya. Indonesia termasuk dari sekitar 42
> negara
> > yang menuju negara yang "gagal". Indikator negara
> > yang gagal yang disebutkan Rotberg (....cenderung
> > menghadapi konflik yang berkelanjutan, tidak aman,
> > kekerasan komunal maupun kekerasan negara sangat
> > tinggi, permusuhan karena etnik, agama, ataupun
> > bahasa, teror, jalan-jalan atau infrastruktur
> fisik
> > lainnya dibiarkan rusak) sudah banyak tampak di
> > Indonesia. Bahkan lebih banyak yang belum
> > disebutkan, seperti separatisme,


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Yahoo! Greetings - send holiday greetings for Easter, Passover
http://greetings.yahoo.com/

RantauNet http://www.rantaunet.com

Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3
===============================================
Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di
http://www.rantaunet.com/subscribe.php3

ATAU Kirimkan email
Ke/To: [EMAIL PROTECTED]
Isi email/Messages, ketik pada baris/kolom pertama:
-mendaftar--> subscribe rantau-net [email_anda]
-berhenti----> unsubscribe rantau-net [email_anda]
Keterangan: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung
===============================================

Kirim email ke