Assalamu'alaikum wr. wb. Sebagai seorang benar2 mukmin tentu kita sangat2 berkeinginan ditegakkan syariat Islam dibumi persada ini, kalau tidak ada keinginan dan usaha kearah itu sedemekian rupa, silaken bergabung bersama golongan orang yang berseberangan dengan Islam itu sendiri
Sebagai mayoritas (yang dulu disebut sebagai 92% sekarang merosot ke 85%) setiap individu Islam wajib bertanya kediri sendiri kenapa dan ada apa yang terjadi terhadap Islam yang anda cintai di tanah air yang anda cintai selama ini?? Iqrak....?? Kok tega2nya kita ikut2an meredup pudurkan cahaya Islam di Nusantara ini? Kok tega2nya kita berkolaborasi dengan orang2 yang berseberangan dengan Islam? Kok bisa2nya si mayoritas tunduk kepada keinginan siminoritas? yang benar aaaja oooommm. Apakah selama ini kita yang ngaku Islam ini sudah kena diakali oleh orang yang lebih berakal dan lebih cerdik dengan berselindung dibalik kerukunan hidup beragama, namun tanpa disadari kita telah mempediarkan Islam itu merosot secara pasti sedikit demi sedikit? Kok rasanya nggak lucu yaaa? Menegakkan Islam itu tidak cukup dengan hanya tunggang tunggik sholat 5 waktu sehari, tidak cukup dengan hanya menjaga keluarga, anak & kemenakan masing2 agar tetap taat menunaikan ibadah, tidak cukup dengan berdoa yang canggih2 hingga muncung berbusa(na), tepatnya tidak cukup dengan apa yang telah kita perbuat sejak mula kemerdekaan 1945 hingga hari ini, kecuali kita semua se-ia dan sekata dan ber-sama2 berjuang agar syariat Islam itu secara resmi diberlakukan terutama diranah yang katanya "adat bersendi syara' tersebut, apa iyaa begitu? Kita tahu bahwa semua produk kebijakan yang diputuskan tidak lepas dari proses olah karya legislatif dan eksekutif baik itu ditingkat pusat maupun daerah, makanya jika hati sanubari kita ingin syariat Islam itu ditegakkan, kuasai kedua badan tersebut, baa caro no??? Ahh... masak pura2 nggak tau...... wasalam abp note: Harap maklum, akan ada saja orang yang akan menuduh kita teroris, padahal kita hanya ingin syariat Islam yang kita cintai itu ditegakkan, didukung undang2 dan dilaksanakan, diawasi pelaksanaanya oleh negara dan penyelenggara negara baik pusat maupun daerah, thx -----Original Message----- From: Basri Hasan [mailto:[EMAIL PROTECTED]] Sent: Wednesday, November 20, 2002 10:23 PM To: [EMAIL PROTECTED] Subject: RE: [RantauNet.Com] Fw: Adat Basandi Syarak Assalamu'alaikum wr. wb. Salut dengan sikap "minang" dari sanak yesi, yang telah mencerminkan kearifan seorang minang. namun begitu akan lebih jelas kalau diteruskan dengan pengamatan anda seberapa jauh sih erosi yang dialami oleh "adat dan agama" di minang sekarang ini. saya sependapat dengan banyak konstatasi yang disampaikan aa gym, namun untuk tataran publik something has to be done, bagaima pandangan anda sendiri. salam SBN -----Original Message----- From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED]]On Behalf Of Yesi Elsandra Sent: Wednesday, November 20, 2002 11:20 AM To: RantauNet Palanta; [EMAIL PROTECTED] Subject: Re: [RantauNet.Com] Fw: Adat Basandi Syarak saya bukannya tidak suka dengan wacana syariat islam. setelah kran otda dibuka banyak daerah-daerah yang latah ingin menerapkan syariah islam di derahnya masing2. padahal kalo kita sigi banyak pejabat pemerintah dan juga masyarakat yang belum siap alias kagak "ngeh" dengan syariat islam itu sendiri bagaimana aplikatifnya. penegakkan syariah islam tidak saja di minangkabau tapi diseluruh bumi ini adalah suatu cita-cita mendasar yang wajib dimiliki setiap muslim. Apalagi secara kultural minang kabau merupakan suku yang religius dan telah dibuktikan oleh representatif tokoh2nya terdahulu seperti buya hamka, natsir, agus salim dll. erosi terhadap kereligiusan itu termasuk adat sudah sangat deras dalam tatanan masayarakat minang kabau. (saya termasuk yang menyaksikan sendiri dengan mata kepala saya erosi itu, asli saya "terkesima". dalam hati saya bilang, "mendingan gue deh yang gede di minang kabau tapi kelakuan gue nggak kayak gitu") ........cut........ walahualam yesi >Kepada Yth >Niniak mamak, cadiak pandai, kaum ulama, kaum muda Minangkabau di Ranah Minang. Bersama ini saya mengajak saudara-saudara sekalian berdiskusi tentang: "Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah" Sudah Saatnya Syariat Islam Di Minangkabau Menjadi Undang-Undang. Oleh: Hendri* [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED] RantauNet http://www.rantaunet.com Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3 =============================================== Tanpa mengembalikan KETERANGAN PENDAFTAR ketika subscribe, anda tidak dapat posting ke Palanta RantauNet ini. Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di: http://www.rantaunet.com/subscribe.php3 ===============================================

