haruskah sang lebah harus lebih bersyukur terhadap sang pencipta karena dia menghisap yang baik dan mengeluarkan yang baik,,,,
sementara sang lalat menyesali nasibnya karena dia hanya hidup dari kebusukan dan menghasilkan kebusukan pula...????? he...he....he... bagarah sajoooo karano rancak bana isi e-mail nan ko kalau bisa umaik di bumi ko babuek elok saja tantu tanang hiduik awak.. --- In [EMAIL PROTECTED], lika rahim <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Assalamualaikum�.. > > > Sekedar dialog, semoga bermanfaat. > ===================================================== > > > > > > Kita selalu diajar untuk selalu menebar kebaikan.., menjadi manusia yang laksana lebah. Hinggap di tempat yang baik, menghisap yang baik, kemudian menyebarkan yang baik dan bermanfaat bagi manusia. Itulah akhlak kita. Bukan diajarkan untuk seperti lalat. Hinggap di tempat yang kotor, mengambil yang kotor, dan menyebarkan kekotoran itu untuk merusak manusia. > > > > Jangan pernah mundur dalam kebaikan, walaupun banyak orang yang tak suka. > > > Kebaikan kita hari ini , mungkin gampang dilupakan orang lain. Tapi jangan berhenti, karena inti masalahnya ada di antara kita dengan Allah, bukan antara kita dengan manusia. Siapapun dia... > > > Salam > > > > > > --------------------------------- > Do you Yahoo!? > Free online calendar with sync to Outlook(TM). RantauNet http://www.rantaunet.com Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/daftar.php ----------------------------------------------- Berhenti menerima RantauNet Mailing List, silahkan ke: http://www.rantaunet.com/unsubscribe.php ==============================================

