Assalamu�alaikum�..

Sekedar monolog di sore ini, mudah-mudahan bermanfat.
============================================

Manusia memang boleh atau bahkan harus berharap, tentang apa saja. Tetapi Allah jua Sang Penentu dan Pemberi. Ini berlaku untuk siapa saja. So�, dari segala usaha yang telah kita lakukan harus ada ruang yang kita sisakan untuk Allah.

Hidup memang rangkaian usaha demi usaha. Sambungan ikhtiar demi ikhtiar. Tapi tak lantas semuanya pasti berpuncak pada kesuksesan. Ada variabel lain yang sangat berperan di sana. Variabel itu ialah kehendak Allah. Variabel yang tidak bisa dijelaskan oleh manusia. Variabel ini benar-benar wilayah yang sangat gelap bagi kita.

Bila pada variabel usaha, kita harus melakukan segala sesuatunya dengan baik penuh semangat, & profesional, maka pada wilayah gelap ini hanya ada satu cara untuk menyikapinya yaitu berdo�a, berharap, dan tawakkal.

Ya�.., kita harus punya cita-cita, dan kita harus mengejarnya . Tapi tetap saja harus ada ruang gelap yang harus kita sisakan untuk segala kata akhir dari kehendak ALLAH. Pada ruang gelap itulah kita menambatkan suluh keimanan kita agar kita tak menjadi latah bila mendapat karunia, namun tak juga putus asa bila kegagalan yang singgah.

Untuk dan karena adanya ruang gelap itulah setiap waktu kita terus berusaha, berharap, dan berdoa, karena memang kepastian hanya milik Allah.

Salam


Do you Yahoo!?
SBC Yahoo! DSL - Now only $29.95 per month!

Kirim email ke