assalaamu 'alaikum wr wb.
Iko ado artikel dari milis subalah yg ambo raso ado kaitannyo jo topik yang sadang 
hangek di palanta ko. Semoga bermanfa'at.

~~~~~~~~~~~~~~

Di dalam kitab Al-Multaqith diceritakan, bahwa sebagian bangsa Alawiyah ada
yang bermukim di daerah Balkha. Ada sebuah keluarga yang terdiri dari
sepasang suami isteri dengan beberapa anak wanita mereka. Keadaan keluarga
tersebut serba kekurangan.

Ketika suaminya meninggal dunia, isteri beserta anak-anak wanitanya
meninggalkan kampung halamannya pergi ke Samarkand untuk menghindari ejekan
orang di sekitarnya. Kejadian tersebut terjadi pada musim dingin. Saat
mereka telah memasuki kota, si ibu mengajak anak-anaknya singgah di masjid,
sementara dirinya pergi untuk mencari sesuap nasi.

Di tengah perjalanan si ibu berjumpa dengan dua kelompok orang, yang satu
dipimpin oleh seorang Muslim yang merupakan tokoh di kampung itu sendiri,
sedang kelompok satunya lagi dipimpin oleh seorang Majusi, pemimpin kampung
itu. Si ibu tersebut lalu menghampiri tokoh tersebut dan menjelaskan
mengenai dirinya serta berkata, "Aku mohon agar tuan berkenan memberiku
makanan untuk keperluan malam ini!" "Tunjukkan bukti-bukti bahawa dirimu
benar-benar bangsa Alawiyah," kata tokoh orang Muslim di kampung itu. "Di
kampung ini tidak ada orang yang mengenaliku," kata ibu tersebut.

Sang tokoh itu pun akhirnya tidak menghiraukannya. Seterusnya dia hendak
memohon kepada si Majusi, pemimpin kampung tersebut. Setelah menjelaskan
tentang dirinya dengan tokoh kampung, lelaki Majusi lalu memerintahkan
kepada salah seorang anggota keluarganya untuk datang ke masjid bersama si
ibu itu, akhirnya dibawalah seluruh keluarga janda tersebut untuk tinggal di
rumah Majusi yang memberinya pula pelbagai perhiasan serba indah.

Sementara tokoh masyarakat yang beragama Islam itu bermimpi seakan-akan hari
Kiamat telah tiba dan panji kebenaran berada di atas kepala Rasulullah SAW.
Dia pun sempat menyaksikan sebuah istana tersusun dari zamrud berwarna
hijau. Kepada Rasulullah SAW. dia lalu bertanya, "Wahai Rasulullah! Milik
siapa istana ini?" "Milik seorang Muslim yang mengesakan Allah," jawab
baginda. "Wahai Rasulullah, aku pun seorang Muslim," jawabnya. "Coba
tunjukkan kepadaku bahwa dirimu benar-benar seorang Muslim yang mengesakan
Allah," sabda Rasulullah SAW. kepadanya. Tokoh di kampung itu pun bingung
atas pertanyaan baginda, dan kepadanya Rasulullah SAW. kemudian bersabda
lagi, "Di saat wanita Alawiyah datang kepadamu, bukankah kamu berkata
kepadanya, "Tunjukkan mengenai dirimu kepadaku!" Karenanya, demikian juga
yang harus kamu lakukan, yaitu tunjukkan dahulu mengenai bukti diri sebagai
seorang Muslim kepadaku!"

Sesaat kemudian lelaki muslim itu terjaga dari tidurnya dan air matanya pun
jatuh berderai, lalu dia memukuli mukanya sendiri. Dia berkeliling kota
untuk mencari wanita Alawiyah yang pernah memohon pertolongan kepadanya,
hingga dia mengetahui di mana kini wanita tersebut berada.

Lelaki Muslim itu segera berangkat ke rumah orang Majusi yang telah
menampung wanita Alawiyah beserta anak-anaknya. "Di mana wanita Alawiyah
itu?' tanya lelaki Muslim kepada orang Majusi. "Ada padaku," jawab si
Majusi. "Aku sekarang menghendakinya," ujar lelaki Muslim itu. "Tidak
semudah itu," jawab lelaki Majusi. "Ambillah Uang seribu dinar dariku dan
kemudian serahkan mereka padaku," desak lelaki Muslim. "Aku tidak akan
melepaskannya. Mereka telah tinggal di rumahku dan dari mereka aku telah
mendapatkan berkatnya," jawab lelaki Majusi itu. "Tidak boleh, engkau harus
menyerahkannya," ujar lelaki Muslim itu seolah-olah mengugut.

Maka, lelaki Majusi pun menegaskan kepada tokoh Muslim itu, "Akulah yang
berhak menentukan apa yang kamu minta. Dan istana yang pernah kamu lihat
dalam mimpi itu adalah diciptakan untukku! Adakah kamu mau menunjukkan
keislamanmu kepadaku? Demi Allah, aku dan seluruh keluargaku tidak akan
tidur sebelum kami memeluk agama Islam di hadapan wanita Alawiyah itu, dan
aku pun telah bermimpi sepertimana yang kamu mimpikan, serta Rasulullah SAW
sendiri telah pula bersabda kepadaku, "Adakah wanita Alawiyah beserta
anaknya itu padamu?" "Ya, benar," jawabku. "Istana itu adalah milikmu dan
seluruh keluargamu. Kamu dan semua keluargamu termasuk penduduk syurga,
karena Allah sejak zaman azali dahulu telah menciptakanmu sebagai orang
Mukmin," sabda baginda kembali.
----------------------------------------------------------------------------
---------------------------------
Sebarkan e-mail ini ke saudara-saudara kita, mudah-mudahan bermanfaat...


_____________________________________________
PK dulu kini PK Sejahtera
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Mailing List Keadilan4all
http://groups.yahoo.com/group/keadilan4all

Situs resmi DPP PK Sejahtera di
http://www.pk-sejahtera.org
http://www.keadilan.or.id

PK SEJAHTERA
Partai Wong Cilik, Musuh Wong Licik
��������������������������������������������

Your use of Yahoo! Groups is subject to http://docs.yahoo.com/info/terms/







RantauNet http://www.rantaunet.com
Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/daftar.php
-----------------------------------------------

Berhenti menerima RantauNet Mailing List, silahkan ke:
http://www.rantaunet.com/unsubscribe.php
==============================================

Kirim email ke