Benar juga kata ~rarach. kenapa musti kita yang ribut, mereka mo jadi Islam mo jadi kristen atau jadi apa aja terserah mereka.
Bukankah kita sering tidak peduli selama ini dengan mereka, dengan anak2 jalanan dengan orang yang miskin di sekitar kita dengan orang yang rezekinya kebetulan lebih sedikit dari kita, malah kita sering dengan senang hati mem-buat mereka iri dengan kelebihan kita. Toch dengan cara2 itu kita telah mendustakan agama kita, terus kenapa kita musti ngajakin orang2 untuk tetap dengan agama yang kita bohong-in itu wassalam YP --- In [EMAIL PROTECTED], rarach <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Kalo mereka jadi nasrani, masih ada kesempatan bagi > saya (atau om sutan sinaro) untuk kemudian mendakwahi > mereka; siapa tahu bisa balik lagi jadi muslim. > > kalo udah mati? palingan juga dikuburin. sorga mah > belon pasti, karena itu indak urusan kita dohhh.... > > kemiskinan adalah satu langkah ke arah kekafiran! > (kalo nggak salah ini ada dalilnya lhoo....) > > kalo om sutan, mungkin bisa berpendirian lebih baik > mati kelaparan asal tetap dalam islam; tapi untuk > mereka yang masih di bawah umur? 5 tahun, 10 tahun? > bayi? kenapa kita harus egois bahwa mereka harus satu > agama dari kita, tapi cuek saja membiarkan mereka > kelaparan? > > let's get back to real world, om.. > > ~rarach RantauNet http://www.rantaunet.com Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/daftar.php ----------------------------------------------- Berhenti menerima RantauNet Mailing List, silahkan ke: http://www.rantaunet.com/unsubscribe.php ===============================================

