|
Terima kasih, Sanak Yanto dan Rahayusalim.
Ya ya, itu dia masalahnya.
Mana yg lebih dulu datang : Islam atau Adat.
Kalau ini seperti mitos, misalnya : kalau maghrib jangan main di luar
rumah.
Alasannya mungkin bisa diterima secara logika, apakah itu berhubungan
dengan ibadah, keamanan (karena pergantian dari terang ke gelap), dsb.
Nah, untuk masalah kawin satu suku, hal2 apa ya yg bisa dicari
logikanya?
Sebab satu suku tidak selalu berarti 'hubungan yg sangat dekat sekali
secara genetika'.
Itu masih jadi pertanyaan besar saya.
Atau mungkin saja begini :
Dahulu kan jumlah penduduk nggak sebanyak sekarang. Garis ranji juga belum
sepanjang sekarang.
Nah, berarti kedekatan secara genetika juga masih besar potensinya.
Untuk menghindarinya, makanya diterbitkanlah peraturan tersebut.
Ini barangkali lho...
|
- Re: [RantauNet.Com] salam perkenalan Cysca
- Re: [RantauNet.Com] salam perkenalan amry1948
- Lingkup Diskusi di RN<--Re: [RantauNe... Darwin Bahar
- Re: [RantauNet.Com] salam perkenalan===&... ce cille
- Re: [RantauNet.Com] salam perkenalan===&... dino . shm
- Re: [RantauNet.Com] salam perkenalan -- (*o*) --
- Re: [RantauNet.Com] perkawinan satu suku amry1948
- RE: [RantauNet.Com] perkawinan satu suku Saifullah Munir
- Re: [RantauNet.Com] perkawinan satu suku yanto_piboda
- Re: [RantauNet.Com] perkawinan satu suku Cysca
- Re: [RantauNet.Com] perkawinan satu suku yanto_piboda
- RE: [RantauNet.Com] perkawinan satu suku Rahyussalim
- RE: [RantauNet.Com] perkawinan satu suku Rahyussalim
- Re: [RantauNet.Com] perkawinan satu suku yanto_piboda
- [RantauNet.Com] ASTAGA...DIA ORANG KAMPUNGKU... Narisha Hasegawa
- Re: [RantauNet.Com] perkawinan satu suku Nofendri T. Lare
- Re: [RantauNet.Com] perkawinan satu suku bandaro

