.... bukankah ini sudah pasti dekat hubungan genetikanya . (me-respon juga tulisan Rahyussalim).
Semakin dakek hubungan kekerabatan seseorang dengan pasangannyo mako semakin banyak materi genetic mereka nan identik. Akibatnyo kalau seandainyo pada salah satu orang dari pasangan mempunyai penyakit genetic mako peluang munculnyo panyakik sex-linked recessive dan sex-linked dominant akan semakin besar dibandingkan dengan pasangan yang kekerabatannyo lebih jauh. -------000------- Buat saya yang paling menarik adalah alasan nenek moyang kita membuat aturan itu. Seandainya mereka berpikir yang menjadi alasan adalah penyakit keturunan yang secara ilmu genetika dapat dibuktikan sekarang maka ini adalah salah satu pemikiran maju dari nenek moyang kita. Jangan2 bapak genetika itu bukan Mendel seperti yang selama ini diketahui sebagai bapak ilmu genetika modern. Kita sudah banyak mengenal urang Minang nan hebat di panggung politik, agama ekonomi, lingkungan hidup, dsb. Namun saya belum melihat ada urang minang yang hebat di bidang kedokteran (baru Prof Asri Rasyad, Prof Syahriar Rasyad nan dikenal). Barangkali ada dari sidang RN ini yang mempunyai cerita mengenai perkembangan ilmu kedokteran, atau ilmu pengobatan zaman dulu dari Ranah Minang. Toloanglah bagi curito tu ka ambo..... Rahyussalim RantauNet http://www.rantaunet.com Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/daftar.php ----------------------------------------------- Berhenti menerima RantauNet Mailing List, silahkan ke: http://www.rantaunet.com/unsubscribe.php ===============================================

