Assalamu'alaikum wr. wb.
 
Kamanakan awak mambunuah urang-urang nan indak basangkutan termasuk yang Muslim, jo sakaligus bunuah diri , lalu disabuk sabagai "pejuang jihad", dima pulo lataknyo Islam nan dipacik salamo iko, Al-Quran manyabuik:
 
".......barangsiapa yang membunuh seorang manusia yang bukan karena hukuman pembunuhan, atau karena membuat kerusakan dimuka bumi, maka seakan0akan ia telah membunuh manusia seluruhnya....
Al-Maa-idah (5): 32
 
"Dan barangsiapa yang membunuh seorang mukmin dengan sengaja, maka balasannya ialah neraka jahannam, kekal ia didalamnya dan Allah murka kepadanya, dan mengutukinya serta menyediakan azab yang besar baginya."
An Nissa (4): 93
 
"Dan janganlah kamu membunuh jiwa yang diharamkan Allah membunuhnya, melainkan dengan alasan yang benar. Dan barangsiapa dibunuh secara zalim, sesungguhnya Kami telah memberi kekuasaan pada ahli warisnya, tapi janganlah ahli waris itu melampaui batas dalam membunuh. Sesungguhnya ia adalah orang yang mendapat pertolongan"
Al Israa'(17): 33
 
Kamanakan awak tu mambunuahi urang nan indak basangkuik pauik. Carito gadih-gadih nan dinodai, nan tadanga, indak namuah kajadian penodaan yang sepihak, kecuali perkosaan.
Ummat Islam bersatu? Itu kan yargon politik supaya saya yang mimpin, anda yang dipimpin.
Sejarah membuktikan sepeninggal Rasullulah SAW memang demikian.
 
Kelompok pejuang yang mau menguasai orang lain dengan membunuhi orang seperti membunuhi lalat, nggak pernah dicontohkan oleh Rasulullah SAW, dan tidak ada pula dalam sejarahnya urang Minang dahulu, sekarang rupanya telah berubah sejak masuknya paham arab wahabi kesini. Lebih pantas disebut mereka itu pejuang-pejuang iblis.
 
Salam
 
SBN
 
----- Original Message -----
Sent: Saturday, August 16, 2003 3:16 PM
Subject: [RantauNet.Com] Mereka Pejuang2 Islam

Assalamualaikum ww
 
Dimata sang penguasa mereka adalah pemberontak / terorist namun dimata para kelompok pejuang mereka adalah "Pejuang2 Jihad" pahlawan pejuang Agama Allah, wong matinya "mati syahid" masuk Syurga lagi
 
Mereka sanggup mempertaruhkan nyawa bila agama mereka dilecehkan, bila perlu sama2 mati dengan bom bunuh diri, nggak seperti kita2 ini senyum2 aja ketika musuh2 Islam merongrong agama kita
 
Benarkah dimata Imam Samudra cs kita2 ini hanya2 orang2 lemah bahkan ketika mereka menodai gadis2 Islam lalu dipaksa pindah agama, kita nggak bisa berbuat banyak ?
 
Benarkah dimata Imam Samudra kita2 ini orang2 egois yang hanya mementingkan diri sendiri yang maunya masuk surga tanpa peduli dengan kesulitan umat yang lain?
 
Ah ... masak benar kita begitu.....dimana yaa letaknya "Umat Islam itu bersaudara", yang di-ibaratkan sebatang tubuh yang bila salah satu anggota tubuh itu disakiti sekujur tubuh juga akan merasakan sakit?
 
abp
(mari sosialisasikan ucapan "Salam Lekom" itu nggak benar)
-----Original Message-----
From: SBN [mailto:[EMAIL PROTECTED]
Sent: Friday, August 15, 2003 12:52 PM
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: Re: [RantauNet.Com] Pertanyaan Fauzi Laparta

Salam lekom Sanak Zul Amri,  Kalimat salam yang dimaksud itu sangat pas pula diucapkan  oleh para teroris yang disidangkan di Bali kan?  Rasanya niat lebih essential dari pada kulit, perbuatan lebih bernilai daripada sekedar ucapan.Ataukah masih mau menyibukkan dengan formalitas,  ritualitas dan kemudian mencampakkan yang esensi dari
Islam itu sendiri.
 
Salam
 
SBN

Kirim email ke