---------- Original Message ----------------------------------
From: "SBN" <[EMAIL PROTECTED]>
Reply-To: [EMAIL PROTECTED]
Date:  Wed, 20 Aug 2003 05:15:16 +0700
-------------------------------------------
Mak SBN wrote :
Masalah muncul ratusan tahun dibelakang beliau begitu menjadi "ideologi" dan merambah 
ke wacana publik sehingga terjadilah pemakaian "kekerasan" dalam menerapkan pemurnian. 
 Kebetulan zaman ini hampir bersamaan pula dengan hampir habisnya gerakan serupa 
dinegeri Eropa (Kristen) yang terkenal dengan zaman inqusisasi atau zaman kegelapan 
Eropa.
--------------------------------------------

Pado postingan sabalun iko ambo alah minta data/cerita ttg kekerasan itu, sia 
pelakunyo, bilo wakatu tajadinyo, dsb. Darima sumber nyo mak ?
cubolah agiah ka palanta ko carito itu berikut sumbernyo. Bia ndak jaleh pulo dek 
kami-kami koh...

--------------------------------
Mak SBN wrote:
Kalau gerakan paderi timbul justru pada masa-masa gerakan wahabisme sedang dalam 
proses mengambil alih kekuasaaan di Arab Saudi, sangat dapat dimaklumi, namun bukan 
untuk dicontoh. 
------------------------------------

Mamak yg ambo hormati,
kalau mamak mambaco sejarah pergerakan sang Imam iko dengan benar, akan mamak temukan 
bahwa tidak pernah ada pengambil-alihan kekuasaan di Arab Saudi doh, yang ado hanyolah 
sang Imam mengajak Muhammad bin Saud utk kembali ke-tauhid yg sebenarnya dan berpegang 
teguh pada sunnah Rasulullah. Sang putra mahkota menerima ajakan tsb. dan berjanji 
akan ikut menyebarkan ajakan sang Imam. Tidak ada sedikitpun aspek politik disini, 
apalagi pengambil alihan kekuasaan.  

------------------------------------------
Mak SBN wrote :
Apa boleh buat wahabisme memang telah terlanjur di cap jahat sebagaimana inquisisasi, 
namun jelas saya tidak menjelekkan Muhammad bin Abd al Wahhab. Kalau ambo kurang suko 
jo wahabisme iyo.
--------------------------------------------

Yang mencap jahat itu siapa mak ? Hammas di Palestina di cap jahat oleh Israel dan AS. 
Para pejuang Indonesia dulu di cap jahat oleh penjajah Belanda ? Masalahnya adalah 
kita menempatkan posisi kita ada dimana. Apakah kita akan ikut-ikutan latah 
men-jahat-kan seseorang/sekelompok tanpa pembuktian/tabayyun terlebih dahulu ? 
bukankah Allah sudah berfirman :

"Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, 
maka periksalah dengan teliti, agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu 
kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu." 
(QS AL HUJURAT (49:6))


Mak SBN wrote :
>BTW, bagaimana sikap PKS terhadap bom di JW Mariott?
>Salam,
>
>St. Bagindo Nagari
>

berikut ambo pastekan press release sikap PKS atas  tragedi Bom Mariott:

Press Release PKS ttg Bom Marriot
http://keadilan.or.id/pk/article.php?sid=1992&PHPSESSID=ae6ca05b15db6835
94fb2a36fb6c7585
Selasa 05 Agustus 2003

Peledakan Bom di Hotel JW Marriot 
No. 06/SP/DPP-PKS/VI/1424

Sehubungan dengan terjadinya ledakan bom di Hotel Marriot Jakarta, hari ini tanggal 5 
Agustus 2003, Partai Keadilan Sejahtera menyatakan:

1. Turut berduka dan berbela sungkawa atas jatuhnya korban-korban yang tak berdosa 
baik mereka yang tewas atau luka-luka dalam kejadian tersebut. Bagi mereka yang tewas 
semoga arwahnya diterima Allah SWT dan mendapat balasan sesuai dengan amalan-amalan 
mereka masing-masing. Bagi mereka yang luka mudah-mudahan segera mendapat kesembuhan.

2. Mengutuk teror bom ini serta para pelaku pemboman Hotel Marriot dan pengeboman 
sebelumnya karena perbuatan tersebut termasuk kategori teror
dan merusak tempat umum dengan sengaja tanpa alasan yang benar. Teror ini sekaligus 
mencitrakan Indonesia sebagai tempat yang tidak aman di dunia.

3. Mendorong upaya-upaya pihak kepolisian untuk bekerja secara profesional dan mandiri 
dalam rangka menyelidiki secara tuntas sehingga dapat terungkap siapa yang sebenarnya 
bertanggungjawab atas peristiwa tersebut dan juga peristiwa ledakan bom lainnya di 
Jakarta. Pihak kepolisian juga diharapkan dapat membuktikan bahwa Jakarta benar-benar 
aman dalam masa penyelenggaraan Sidang Tahunan 2003 ini sebagaimana dinyatakan oleh 
mereka.

4. Meminta kepada seluruh pihak untuk tidak mempolitisir dengan memunculkan kambing 
hitam serta stigma dengan melempar tuduhan dan penilaian atas pihak-pihak lain tanpa 
disertai dengan bukti-bukti yang kuat. Tindakan ini dikhawatirkan dapat mengeruhkan 
suasana sosial politik yang ada dan memunculkan korban baru akibat fitnah sementara
pelaku yang sesungguhnya masih bisa aman dan tidak tersentuh hukum dan keadilan.

5. Mengajak kepada seluruh warga Jakarta untuk bahu membahu dan bekerja sama dalam 
mewujudkan situasi keamanan dan rasa tenteram warga ibukota.

Mudah-mudahan Allah SWT senantiasa melindungi bangsa dan negara Indonesia dari cobaan 
dan fitnah sehingga tidak mudah dipecah-belah dan dilemahkan oleh orang-orang yang 
merencanakannya. Amin.

Jakarta, 5 Agustus 2003

DEWAN PIMPINAN PUSAT
PARTAI KEADILAN SEJAHTERA

DR. H.M. HIDAYAT NUR WAHID, MA.
Ketua Umum 






RantauNet http://www.rantaunet.com
Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/daftar.php
-----------------------------------------------

Berhenti menerima RantauNet Mailing List, silahkan ke: 
http://www.rantaunet.com/unsubscribe.php
===============================================

Kirim email ke