Rahima Yth !

Ambo sangat tertarik dengan tulisan Rahima dengan judul Besok Anakku, ambo
dari ketek banyak terkontaminasi dengan pendidikan katolik, karano itu baitu
ambo nikah kebetulan induk bareh juo terkontaminasi dengan pendidikan
katolik, waktu ambo ka toko buku walisongo ambo mandapek buku pendidikan
anak menurut Islam, karano pengetahuan agama ambo kurang ambo baraja jo buku
nantun caro mandidik anak sambi ambo baraja agamo, syukur Alham Dullillah
dua anak padusi ambo dengan kemaun sorang menutup auratnya (berjilbab), dan
sasamo inyo balomba maa nan banyak khatam Al'Quran dalam satu tahun, kini
anak ambo nomor 1 tahun ko alah ka salasai kuliahnyo, no duo kini alah
semester 3 di FISIP UI nan nomor 3 kelas 3 di SMU, jadi kalau dikaji bana
caro pendidikan dalam Islam adalah sangat baik, indak adoh duonyo.


wassalam

zainal masri tanjung (48)
----- Original Message -----
From: Rahima <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Cc: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Tuesday, August 19, 2003 2:27 PM
Subject: Re: [RantauNet.Com] Besok Anakku...


> Assalamualaikum.Wr.Wb.
>
> Bagus sekali masukannya dek Ronald.memang benar begitu
> adanya.Educatif anak sgt di pengaruhi oleh bermacam
> segi.Dan uni kira masing2 kita punya pengalaman
> tersendiri dlm mendidik anak2,juga pandangan
> tersendiri.
>
> Ada satu buku,mgkn sdh di terjemahkan ke dlm bhs
> Indonesia,pengarangnya abdullah Nasih Ulwan (
> pendidikan anak menurut Islam ),disana di jelaskan
> bgmn kita mendidik anak dlm
> rumah,masyarakat,dllnya,mulai dr pemilihan calon sang
> ibu,spi anak tsb dewasa,semuanya diambil dr Al Qur'an
> Hadist dan sejarah Rasulullah dlm menghadapi anak juga
> para sahabat.
>
> Kemaren itu uni tulis,benar2 dr pengalaman uni
> mendidik anak saja,belum diambil dr buku2 tsb.Tp
> semata2,hasil yg sdh diuji coba.Oh yah ,uni lupa
> mengatakan bhw umur pendidikan anak pun tdk hrs sesuai
> dgn yg uni tulis kemaren.Ada uni lihat anaknya baru
> masuk sekolah umur 6-7 thn.Sementara uni alhamdulillah
> memang dr umur 5thn.6 bln,anak2 uni sdh masuk SD,krn
> memang sdh bisa tulis baca Arab dan latin,juga baca Al
> Qur'an,jadi tunggu apa lagi,klu bisa masuk cepat yah
> dimasukkan saja ke SD.Sementara ada juga yg lbh dr
> itu.Itu tergantung dr kita masing2 juga.
>
> Begitupun berpembantu.Mgkn dikarenakan uni saja yg
> merasakan,koq rasanya perasaan itu saja yg kurang
> lega,klu anak2 uni di jaga oleh pembantu,perasaan
> was-was itu ada,dan kepercayaan terhadap org lain
> kurang ada bila menjaga anak uni sendiri adalah
> pembantu.Meski baby sister yg sdh profesional
> sekalipun.
>
> Anak uni sdh 3 org yg hidup,sejak bayi,spi skrg yg
> besar kls IV SD ,yg kecil TK.Uni tetap
> bekerja,belajar,serta urusan RT
> lainnya,rasanya,alhamdulillah msh bisa membagi waktu
> itu,tanpa ada pembantu.Niat di hati cuman Ikhlas
> saja,anggap saja itu ibadah,buat simpanan di akhirat
> kelak,ngak lbh dr itu.Klu di pikir2,memang cape sih,tp
> anggap saja,ibadah sekaligus olahraga juga.
>
> Bagi org kaya,mgkn segalanya serba bisa,menggaji
> pembantu buat urusan rumah,juga anak.Tp bagi yg ngak
> punya duit ,akan sulit sekali.Uni sendiri pernah
> ditawarkan suami uni agar ambil pembantu utk jaga anak
> dan urusan RT,biar uni tenang,bisa belajar dan bekerja
> dgn baik,ngak terlalu cape.Tp uni menolaknya hanya krn
> " Perasaan ",seakan2 ngak punya anak rasanya,bila anak
> di jaga dan diurus pembantu,lagian hubungan bathin
> antara anak dan ortu.
>
> Jujur saja,terasa koq dr skrg saja,anak2 yg kita didik
> sendiri akan jauh lbh menyayangi dan pengertian
> terhadap kita ortunya,krn sdh terbiasa hadapi
> kita,ketimbang anak yg sedari bayi diurus oleh
> pembantu,rasa kasih sayang dan pengertian terhadap
> kita,mgkn jauh berbeda,ketimbang bila anak tsb,kita
> serahkan pd pembantu.wallahu a'lam,masalah ini uni
> rasa kita sendiri yg tahu,mana baik dan buruknya.Klu
> uni tetap berpendapat,anak sendiri,uni dan ayahnya yg
> bikin,maka sdh resiko,anak itupun di urus oleh ayah
> dan ibunya sendiri.
>
> Ini pendapat dan pengalaman uni saja.Klu yg lain
> berpendapat dan berpengalaman lain.bagus juga bagi2
> pengalaman dan ilmu.
>
> Wassalam.Uni Rahima.
>
> --- "Ronald P. Putra" <[EMAIL PROTECTED]>
> wrote:
> > ---------- Original Message
> > ----------------------------------
> > From: "Ronald P Putra" <[EMAIL PROTECTED]>
> > Date:  Tue, 19 Aug 2003 11:46:31 +0700
> >
> >
> > Waalaikum salaam wr. wb.
> > Syukron Uni atas nasehatnya.
> >
> > Menurut ambo, masalah edukasi anak adalah masalah
> > mendidik yang melibatkan segala yang integral dan
> > berkesinambungan. Peran Ibu merupakan bagian dari
> > peran-peran beberapa pihak terkait lainnya, jadi
> > tidak hanya bergantung pada sang Ibu doang.
> >
>
>
> __________________________________
> Do you Yahoo!?
> Yahoo! SiteBuilder - Free, easy-to-use web site design software
> http://sitebuilder.yahoo.com
>
> RantauNet http://www.rantaunet.com
> Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/daftar.php
> -----------------------------------------------
>
> Berhenti menerima RantauNet Mailing List, silahkan ke:
> http://www.rantaunet.com/unsubscribe.php
> ===============================================


RantauNet http://www.rantaunet.com
Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/daftar.php
-----------------------------------------------

Berhenti menerima RantauNet Mailing List, silahkan ke: 
http://www.rantaunet.com/unsubscribe.php
===============================================

Kirim email ke