Assalamu Alaikum W. W.
Barusan bundo membaca Al Ashr � Demi Masa Sesungguhnya manusia dalam kerugian Kecuali ���..Saling menasehati dengan kebenaran dan kesabaran.
Kita perempuan suka berkaca melihat muka kita. Sering kita menghapus noda dimuka atau merapikan rambut. Marahkah kita kepada cermin itu seperti peribahasa: Buruak muko camin dibalah? Kita di RN ini sebuah keluarga besar (big family). Orang orang yang disekeliling kita adalah cermin kita yang melihat segala kekurangan kita. Sahabat yang memberi tahu segala kekurangan kita. Berterima kasihlah kepada orang orang yang mau memberi tahu kekurangan kita.
Nanda semua � dunia masih panjang didepan nanda semua. Dipekerjaan, dimasyarakat, dimana saja orang melihat kita cara kita bertutur kata. Betapa banyak kita melihat orang yang kita anggap biasa biasa saja mereka punya kelebihan yaitu cara bertutur katanya.
Sering kita lihat orang memarahi anaknya Karena minta sesuatu. Sudah tidak diberi dimarahi lagi. Dalam ilmu management ada yang mengatakan : Say no in a nice way.
Seharusnya nanda Evie dan yang lain-lain bangga dengan bundo yang langka ini, bukan karena kecantikannya seperti yang dibilang Add. Dutamardin - jangan terlalu memuji nanti uni gadang kapalo (Bundo sudah lansia dan peot). Diumur sebegini masih berkiprah di RN di Internet mungkin tak ada duanya di Indonesia tak tahulah dijagad raya. Masih bisa melestarikan kebudayaan Minang yang telah hampir punah. Dari dulu bundo tidak bisa melihat orang yang tertindas - mungkin nanda Evie masih ingat perkenalan pertama kita dulu bagaimana bundo tak senangnya membaca Rahima disuruh menari perut oleh seseorang dan bagaimana bundo mengatakan ketidak senangan bundo tersebut. Sekali ini mungkin barangkali karena agak keras ya - tidak dengan nice way. Sebetulnya bundo juga tak mengenal Ely dia tidak siapo siapo tidak family hanya sesama RNetters untuk bundo. Bundo lebih mengenal Evie, sering membaca tulisan Evie dan sudah ngobrol panjang dengan Evie beberapa kali. Tapi kalau Evie atau Cysca atau Iraf atau Rahima ditegor beramai ramai begitu bundo juga akan bereaksi.
Mungkin nanda semua sodah bosan dengan pantun, tapi akan bundo lestarikan karena kita semua berada dialam Minang. Mungkin kalau nanda tidak menyukai pantun pepatah petitih RantauNet bukanlah tempat yang menyenangkan kelihatannya.
Jalan malereng dipasa teleng
Hati hati dilendo oto
Mamakai hereng jo gendeng
Mamakai raso jo pareso
Bakato bapikia dulu
Ingek ingek sabalun kanai
Samantang kito urang nan tahu
Ilmu padi nan ka dipakai
Pancolang bidak Rang Tiku
Didayuang sadang manungkuik
Basilang kayu dalam tungku
Baitu api mako iduik
Kito nan bukan cadiak pandai
Ilmu di Tuhan tasimpannyo
Kok senteng tolonglah bilai
Tandonyo kito samo sabangso
Wassalam Bundo Nismah
Do you Yahoo!?
The New Yahoo! Shopping - with improved product search

