Assalamualaikum,
 
Yth Bundo yang cantik.
 
Pertama-tama ketahuilah,  dengan jujur mengakui bahwa saya belum bebas dari sifat2 "kemonyetan" yang diwariskan nenek moyang kita. Suka menyindir dan menyakiti, mencakar balik bila merasa dicakar. Nah, dari tulisan saya terdahulu soal kalimat sindiran, mungkin netter lain bisa mengambil pelajaran bahwa bila kita belum lepas dari sifat2 buruk ( saya beri nama sebagai sifat monyet), kemungkinan bila bermaksud menasehati orang lain, sangat besar kemungkinan hasil tulisan itu akan sangat melukai hati seseorang. Dalam e-mail terdahulu di paragraf pertama, saya menyebut2 nama Bundo karena memang ditujukan untuk Bundo tapi di paragraf kedua, itu tidak hanya ditujukan kepada Bundo saja, e-mail tsb ditujukan juga kepada netters lain yang selalu merasa lebih baik dari orang lain dan dengan sengaja dicerminkan dalam tulisan saat menasehati orang lain. Ohya, sesuai isi surah yang Bundo baca bahwa sesama kita harus saling menasehati, tolong anggap kesalahan, ketajaman dan kekurang ajaran kalimat saya sebagai sebuah nasihat pula.  Baik yang memberi nasihat maupun yang menerima nasihat sama2 butuh kesabaran kan, Bun? Bila isi nasihatnya tidak berkenan, terutama bila melukai hati Bundo, tidak ada kata lain selain mengucap maaf. Semoga permintaan maaf ini mewakili kebenaran dan ketulusan saya.
 
Bun, saya sengaja menulis e-mail seperti itu juga agar tidak muncul lagi e-mail2 bernada sindir terhadap Cysca. Menyindir menggunakan pantun sama melukainya dengan berkata berterus terang bahwa seseorang berperangai buruk in bad way. Sebetulnya saya ingin sekali berpantun untuk mengungkapkan isi hati, tapi apalah daya karena tidak terbiasa, tolong anggap keterbukaan  kalimat saya sebagai pantun.
 
Tabik dan wassalam Bun,
 
Evi
 
 
----- Original Message -----
Sent: Saturday, September 27, 2003 1:48 PM
Subject: [RantauNet.Com] Penjelasan Terakhir

Assalamu Alaikum W. W.

Barusan bundo membaca Al Ashr � Demi Masa Sesungguhnya manusia dalam kerugian Kecuali ���..Saling menasehati dengan kebenaran dan kesabaran.

Kirim email ke