Kini sdg intend diskusi parawisata Minang di biliak potensi Minang, kalau lai ado nan ka ikuik bisiakkan ka [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED] ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Assalamualaikum.Wr.Wb. Bundo,.nanda mungkin dikarenakan sudah boleh dikatakan,banyak berkecimpung dengan berbagai macam manusia,mulai dari manusia masih bayi,sampai yang sudah tua renta ,sehingga sangat mengerti dengan nasehat bundo yang cukup berkesan ini.Dan tergoncang,tergugah hati bila meresapi betapa dalam makna kata-kata yang bundo sampaikan itu. Kami ini masih muda-muda bundo,masih butuh nasehat dari yang tua,meski kami punya segudang ilmu,yang bisa jadi ilmu tersebut bundo sendiri belum memilikinya.Jadi mohon bundo tidak mengatakannya penjelasan terakhir.Ada masanya kita mengakhiri sesuatu itu,ada juga masanya kita tetap berkecimpung didalamnya. Justru kehadiran orang tua,nan lebih berpengalaman lebih dibutuhkan lagi,ketimbang seperti nanda,yang masih muda dan seumur jagung ini bundo.Kalau nanda sendiri,justru sangat senang dinasehati oleh yang sudah tua dan berpengalaman,karena nanda menyadari,nanda itu belum berarti apa-apa,bila dibandingkan orang-orang tua,dan berpengalaman yang ada diseantero dunia ini,terutama di RN ini. Saya suka baca postingan Apak Zubir,Ajo Duta,Darwin Bahar,Arman Bahar,Junaidi.dllnya.( kadang ada canda dan lucunya ) Dan saya suka baca informasi yang diberikan oleh Z.Chaniago,Yoel,Dewis,cecille,( kelihatan msh muda sekali,namun berbakat,dan berilmu ) Dan bukan berarti nasehat dari yang muda,tidak diterima.banyak sekali yang muda-muda di sini.Lika Rahim,saya suka tulisan2nya,Ivan,hendrif2,dan banyak lagi,tak bisa saya sebutkan disini,meski mereka kebanyakan mengambil dari yang lain,tak jadi masalah bagi saya.Yang penting saya sendiri belum baca. Pokonya masih banyak lagi postingan-postingan dari netter,yang selalu saya baca ( bila kebetulan sempat,dan waktu lagi santai untuk baca ) Sebenarnya Firman Allah yang bundo sebutkan di bawah inilah yang ingin ananda tuangkan,disaat ingin menjawab postingan uni evi.Seakan-akan nanda saja yang terantik. Sungguh nanda tidak pernah merasakan seperti itu,bahkan bisa jadi selalu nanda katakan,betapa banyak kekurangan nanda,dan selalu nasehat yang nanda berikan,pasti nanda ucapkan teruntuk diri nanda sendiri.Itu tandanya apa..? Saya sendiri banyak kekurangan. Kenapa lafaz " Tawaasaubilhaqq..tawaasaubisshabri ", ( saling menasehati ),bukannya dipakai dalam Firman Allah tersebut kata " Inshahuuu " ( Nasehatilah ).Tapi ada salingnya . Ini kehebatan lafaz Al Qur'an.Karena Allah maha tahu bahwa tak ada manusia yang bersih dari dosa dan kejahatan. Manusia di suruh saling menasehati,bukan menunggu nasehat itu akan diberikan pada orang lain,kalau kita merasa hati kita sudah bersih sama sekali.Kalau suruh tunggu bersih masing-masing orang hatinya,bakalan ngak ada perintah Allah itu dengan lafaz " Saling ".Karena tak akan ada ditemukan manusia bersih hatinya dari kesalahan dan dosa.Karena semua manusia pada takut untuk menyampaikan kebenaran itu,merasa dirinya belum mampu-mampu juga. Dalam Al Qur'an Allah mengajarkan kita manusia dengan berbagai cara,dengan perimpamaan-perumpaan,bahkan justru ini yang cukup banyak dan mengena.Secara langsung,ataupun tak langsung.Dengan jalan bercerita,tetapi mengandung hikmah dan pelajaran,Ada secara panjang lebar,ada juga ringkas , dan masih banyak lagi. Oh yah..uni evi : Kecantikan yang dimaksudkan oleh perbincangan kita sebelumnya adalah " kecantikan dalam ", yang saya sebutkan sebelumnya,bukanlah syarat yang disebutkan juri oleh mis-mis universe tersebut. Itu tak ada hubungannya dengan perbincangan " kecantikan dalam ". Dan itu sebenarnya tidak berat,asalkan kita mau berusaha terus menuju ke arah kebaikan ( ini sebabnya saya pakai kata-kata " BERUSAHA " ). Wassalam.Rahima > > > ----- Original Message ----- > From: Hayatun Nismah Rumzy > To: [EMAIL PROTECTED] > Sent: Saturday, September 27, 2003 1:48 PM > Subject: [RantauNet.Com] Penjelasan Terakhir > > > Assalamu Alaikum W. W. > > Barusan bundo membaca Al Ashr - Demi Masa > Sesungguhnya manusia dalam kerugian Kecuali > .....Saling menasehati dengan kebenaran dan > kesabaran. > > Kita perempuan suka berkaca melihat muka kita. > Sering kita menghapus noda dimuka atau merapikan > rambut. Marahkah kita kepada cermin itu seperti > peribahasa: Buruak muko camin dibalah? Kita di RN > ini sebuah keluarga besar (big family). Orang orang > yang disekeliling kita adalah cermin kita yang > melihat segala kekurangan kita. Sahabat yang memberi > tahu segala kekurangan kita. Berterima kasihlah > kepada orang orang yang mau memberi tahu kekurangan > kita. > > Nanda semua - dunia masih panjang didepan nanda > semua. Dipekerjaan, dimasyarakat, dimana saja orang > melihat kita cara kita bertutur kata. Betapa banyak > kita melihat orang yang kita anggap biasa biasa saja > mereka punya kelebihan yaitu cara bertutur katanya. > > Sering kita lihat orang memarahi anaknya Karena > minta sesuatu. Sudah tidak diberi dimarahi lagi. > Dalam ilmu management ada yang mengatakan : Say no > in a nice way. __________________________________ Do you Yahoo!? The New Yahoo! Shopping - with improved product search http://shopping.yahoo.com ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Ingin memasarkan produk anda di web RantauNet http://www.rantaunet.com Hubungi [EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED] ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/daftar.php ----------------------------------- Berhenti menerima RantauNet Mailing List, silahkan ke: http://www.rantaunet.com/unsubscribe.php ============================================

