Kini sdg "bakutincak" diskusi parawisata Minang di biliak potensi Minang, kalau lai 
ado nan ka ikuik bisiakkan ka  [EMAIL PROTECTED]
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Apakah anda sudah melihat komunal tersebut secara
komprehensif. Saya rasa belum, karena berpergian (wisata)
kemana saja, tetap akan dipengaruhi oleh multi faktor.
Misal pernyataan anda bilang ada ngak ada fasilitas mereka
akan pulang kampung juga. Tapi kalau mengambil contoh ke
diri saya dan juga beberapa aorang lain, apa bila daya
tarik sudah tidak ada frequensinya akan berkurang. 

Beberapa daya tarik tersebut ada yang bisa diperbaharui,
ditingkatkan dan ada yang tidak dapat di apaapakan. Yang
terakhirnya misalnya: keberadaan rang gaek (ortu). Jadi
kalau daya tarik ditingkatkan dapat menambah frequensi. Apa
ini bukan termasuk meningkatkan wisata?


S.Sehan writes:

> Ini sebuah perspektif bagus yg rupanya saya telah lupa melihatnya. tapi apakah ini 
> tidak tumpang tindih dengan tujuan utama mereka adalah pulang kampuang 
> bersilaturahmi. dan dari aspek devisa jka dipandang dari perspektif komunal, rasanya 
> tidak akan menambah pemasukan ekstra ke kawasan sumbar. karena ada atau tidak ada 
> arena wisata, mereka akan pulang juga. dan ada atau tidak ada arena wisata, mereka 
> akan membawa  uang dalam jumlah yg sama. jadi pada prinsipnya hal ini hanya akan 
> meubah distribusi devisa tapi mungkin tidak menarik devisa lebih. jika dibading 
> bahwa wisatawan tersebut khusus datang berwisata. 
>  
> salam,
>  
> 
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Ingin memasarkan produk anda di web RantauNet http://www.rantaunet.com 
Hubungi [EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/daftar.php
-----------------------------------
Berhenti menerima RantauNet Mailing List, silahkan ke: 
http://www.rantaunet.com/unsubscribe.php
============================================

Kirim email ke