Sampai sa'at ini di biliak Potensi masih alun ada lagi kata atau taraf kesimpulan. Belum ada satu hal yang dapat kita simpulkan karena kita masih dalam wacana hal apa yang sepatutnya didahulukan untuk dibahas dalam konsep spesifik. Sejauh ini diskusi yang beredar masih dalam tahap saling berbagi pengalaman dan saran atas apa yang dapat dibagikan dalam sebuah diskusi untuk kemajuan kampuang.
 
Kalaulah seandainya potensi wisata ini tidak akan dapat mengembalikan investasi pariwisata (swasta/pemerintah) setidaknya sebagai seorang yang bersaudara dan berteman maka setidaknya kita telah membantu mereka untuk dapat menikmati perjalanan liburannya. Mungkin dengan niat ini setidaknya kita juga akan dapat imbalan dari Allah atas apa yang kita lukan walaupun kecil. Masalah mereka setelah ditempat tujuan akan pergi ke tempat yang tidak baik itu bukanlah tanggung jawab kita dan saya rasa juga kita tidak akan dimintakan pertanggung jawaban oleh Allah atas perbuatan mereka.
 
Pengalaman saya yang walaupun tidak sering tapi ada jugalah diminta bantuan untuk urusan wisata ini (dalam lingkungan kantor), hal-hal yang ditanyakan kepada saya adalah masalah penginapan, daerah wisata dan kondisinya. Seandainy mereka seperti yang Luthfi katakan adalah ekonomi terbatas atau pas-pasan maka sebelum berangkat pulang kampung sudah disusun dulu rencana apakah mau lalok di rumah rang gaek/mintuo atau sanak keluarga atau mencari penginapan dan kemana tujuannya.
Apa bila hal ini telah kita rencanakan sebelum nya maka kita akan lebih enak dan nyaman melakukan perjalanan (diluar batas kekuasaan kita). Hal ini tentunya tidak terlepas dari Informasi yang kita peroleh dari kawan-kawan apakah tentang situasi daerah tujuan maupun dari isi kantong yang akan dibawa.
 
Dalam hal prostitusi mungkin level kita sebagai orang rantau baru sebatas mengingatkan atau mengabarkan karena sebetulnya yang lebih bertanggung jawab adalah masyarakat sekitarnya tapi tdk ada salahnya kita coba juga membantu memecahkan masalahnya sebatas yang kita mampu.
 
Saya rasa tiada alasan bagi seseorang untuk mengatakan kita kurang ajar jika kita tidak berbuat demikian, tapi kalau ada yang mengatakan setidaknya kita bisa klarifikasi ke yang bersangkutan atas hal apa kekurang ajaran kita. Kalau sudah demikian maka tiada lagi yang lebih indah selain saling mema'afkan jika persoalan sudah jelas dan dapat diselesaikan.
 
wassalamu'alaikum
 
Madahar Batuduang Ameh (36)
-----Original Message-----
From: S.Sehan [mailto:[EMAIL PROTECTED]
Sent: Wednesday, October 01, 2003 10:09 AM
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: RE: [RantauNet.Com] [RN-Potensi] Pemikiran Industri Pariwisata Su mbar(II)

Sebenarnya saya tak ingin lagi melanjutkan diskusi wisata ini karena kelihatannya forum udah mulai masuk dalam kesimpulan dan kelevel detail planning. jadi sebenarnya koseptual udah dianggap rampung. termasuk juga konsep oposan yg berguna untuk menguji konsep main stream, juga rupanya telah dianggap cukup.

Kirim email ke