ya kita kan lagi mengkaji tentang adat minang itu sendiri.
karena kita nggak lagi studi komparasi kan Mak?
 
masalah gender emang nggak bakal ada nyamannya kalu yang membahas perempuan dan laki2.
pasti nggak berujung dan nggak ada solusinya.
sebab semuanya meletakkan harkat dan martabatnya di tempat yang paling nyaman untuk ukuran masing2.
 
pertanyaan selanjutnya : proses disain adat istiadat minang apakah memperhitungkan suara wanita (atau perempuan terima jadi aja gitu) ?
Khusus mengenai hukum waris di minang, setahu saya amandemennya (perubahan pembagian warisan itu lho) dirancang oleh kaumnya Adam.
 
 
 
"C"
 
----- Original Message -----
From: Darul M
100 buat Cysca ........... right or wrong you Minang
 
Dek baitu janlah mancabiak baju didado.
 
Urang Amrik nan komandan demokrasi kecekno, kalau lah mambela bangsanyo, tatap sajo barek kainyo.
 
Awak harus sadari itu.
 
St.P
 
-----Original Message-----
From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED]On Behalf Of Cysca
Sent: Saturday, November 08, 2003 9:12 PM
 
"C"
ps : kita yang udah kadung berdarah minang kan nggak mungkin milih adat jawa aja karena lebih mendingan ato lebih adil, kan ?
lalu buat apa diperbandingkan ?
 
 

Kirim email ke