pingin tau lebih dalem kan boleh...
sahibul hikayat wajib dipelajari dong, bukan debat kusir karena kelamin. ini beda.
bukannya nyari kelemahan. tapi liat positifnya dari cerita saya dong, Mak.
 
pertanyaan memang perlu diperbanyak, supaya ngebuat kesimpulannya justeru lebih komprehensif.
 
(kan nggak memperbandingkan, hanya ingin mendalami, janji deh Mak!)
 
 
"C"
 
 
----- Original Message -----
From: Darul M
Cysca. kalau soal gender katanya nggak habis-habisnya, tapi kok nanya soal gender lagi>
Memang dulu, saya rasa dimana saja, dalam mengambil keputusan rapat perempuan kurang dilibatkan. Perempuankan baru dilibatkan setelah emansipasi yang sampai kini masih berlaku. Dulu keputusan itu diambil atas kesepakatan kaum laki-laki saja. Tapi hebat, malah menjunjung tinggi orang yang tidak terlibat. Bafuskan. Tapi ingat semua keputusan pasti ada sisi lemahnya. Jangan terpaku di sisi lemah saja. Konprehensif duuuooonnnggggg.
 
St.P

Kirim email ke