Terima kasih infonya,
Mau tanya , kalau kita beli kereta baru (build in) ataukan kereta bekas
dari
Eropah, sedangkan lebar rel mereka tidak sama dengan yang
terpasang dikita, mestikah ada penyesuaian terlebih dahulu kereta
tersebut dengan rel yang terpasang di Indonesia ?
Arnoldison
Thursday, May 3, 2007, 9:22:57 PM, you wrote:
RMC> Kalau boleh nambah catatan:
RMC> Blog nya mungkin di itpin.com ? - Penulisnya menyebut ukuran ini dengan
"lebar pantat kuda"
RMC> Ini cerita tentang Amrik, yang lebar standar jalan KA nya 4' and 8.5"
(Walaupun dulunya di bagian Selatan lebih lebar)
RMC> Di negara lain beda-beda. Indonesia 1,067mm, ini = swiss ; eropa umumnya
1,488 mm; ; rusia malah hampir 1,6 m. Di indonesiapun, 1,067mm itu "baju
seragam"nya, walaupun sebelumnya (mungkin
RMC> masih ada) di beberapa perkebungan masih menggunakan ukuran lain.
RMC> Tentang perubahan lebar tangki, mungkin kejadiannya bukan "baru-baru"
ini, karena Thiokol sudah mulai membuat tangki sejak dapat kontrak tahun 1974;
dan ini sudah dipakai oleh 4 pesawat ulang
RMC> alik; termasuk Challenger yang meledak tahun 1986.
RMC> Riri
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Berhenti (unsubscribe), kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]
Konfigurasi dan Webmail Mailing List: http://groups.google.com/group/RantauNet
Tapi harus mendaftar dulu di: https://www.google.com/accounts/NewAccount,
dengan email yang terdaftar di mailing list ini.
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---