________________________________
From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Datuk Endang Sent: Thursday, June 14, 2007 8:41 AM To: [email protected] Subject: [EMAIL PROTECTED] Re: Perempuan Minang Pepatah itu bukan hiasan Bunda, senantiasa diacu dalam perjalanan hidup ini oleh anak nagari. Apakah Bunda tidak pernah diundang untuk berunding dalam berbagai persoalan? Saya tidak akan pernah memutuskan suatu persoalan bila belum ada keikhlasan dari kaum ibu. Bilamana perlu kapan waktu Bunda pulang, ikut dalam barisan arak-arakan, manjunjuang botieh atau bungo sirieh, dan merasakan betapa kaum ibu itu sumarak dalam nagari dan sangat diagungkan dalam budaya kita. Untuk merasakan harus dilakukan, jangan hanya dipandang saja. ======================================================================== ======================================================================== ========== Dikampuang ambo selain adonyo kapling untuak Bundo Kanduang dalam berbagai pertemuan ado pulo kapling untuak Pemuda/ Paga Nagari. Jadi mereka tetap diminta untuak bersuara dalam pengambilan keputusan di forum itu. Cuma ambo alun mangarati bana job-desc dari Paga Nagari itu. --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ Berhenti (unsubscribe), kirim email ke: [EMAIL PROTECTED] Webmail Mailing List dan Konfigurasi keanggotaan lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe Dengan terlebih dahulu mendaftarkan email anda pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id&cd=US&service=groups2. -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
