Innalillahi Wainna Ilaihi Rajiun.

Kepada para korban dan keluarga nyo, ambo ikut berduka cita semoga ALLAH SWT 
mengganti semua harta yang hilang dengan rasaki nan labiah banyak dan labiah 
baiak.

Kami alah marasokan derita ko tahun 1970-an katiko pasa ateh kik tinggi 
hanguih, barubah jalan hiduik kami korban kebakaran katiko itu... Tangih sajo 
lah nan manyampaikan


 
E Dt Marajo nan Tuo



________________________________
 Dari: Nofend St. Mudo <[email protected]>
Kepada: RantauNet2 Milis <[email protected]> 
Dikirim: Rabu, 22 Mei 2013 18:50
Judul: [R@ntau-Net] Pasar Padangpanjang Terbakar
 


Pasar Padangpanjang terbakar.

Padangpanjang, Sumbar, (Antara Sumbar) - Pasar Kota Padangpanjang, Sumatera 
Barat ludes dilalap si jago merah, Rabu (22/5) sekitar pukul 4.30 WIB.

Api terlihat membesar menjalar dari petak kios ke petak kios lainnya.
"Kebakaran baru diketahui setelah api membesar tadi pagi," kata Yus salah 
seorang pemilik kios di Pasar Padangpanjang, Rabu.

Beberapa saat kemudian satuan pemadam kebakaran dari Kota Padangpanjang turun 
berjibaku memadamkan api, namun api sulit dijinakkan meski sudah dua unit mobil 
pemadam diturunkan.

Masyarakat dan pedagang pasar terlihat sibuk menyelamatkan barang dagangannya 
masing-masing. Diperkirakan puluhan petak toko hangus terbakar. Hingga saat ini 
masyarakat dan pemadam kebakaran masih berusaha memadamkan api. (**/ben)

ANTARA Sumbar

=====

Kebakaran Pasar Padangpanjang Hanguskan 121 Petak Toko

Padangpanjang, Sumbar, (Antara Sumbar) - Sebanyak 121 petak toko yang berada di 
Pasar tradisional Kota Padangpanjang, Sumatera Barat ludes terbakar, Rabu 
(22/5) sekitar pukul 04.30 WIB dini hari.
"Kebakaran baru diketahui setelah kobaran api sudah membesar tadi pagi," kata 
Yus salah seorang pedagang di Pasar tradisional Padangpanjang, Rabu.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian ditaksir ratusan 
juta rupiah.

Menurut keterangan sejumlah saksi mata di tempat kejadian peristiwa (TKP), 
seluruh petak toko tersebut berada di dua blok yang berjualan ikan kering dan 
kebutuhan harian tidak dapat diselamatkan.

Upaya pemadaman kobaran api baru berhasil sekitar pukul 06.00 WIB setelah 
petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) menurunkan empat unit mobil.

Usaha pemadaman yang dilakukan petugas damkar sedikit mengalami kesulitan 
karena api bersumber dari tengah-tengah pasar sehingga semprotan air dari 
pemadam tidak maksimal mencapai titik.

Selain itu, kobaran api susah dikendalikan karena sesaknya para pedagang yang 
berusaha menyelamatkan barang-barang mereka.

Pasar tradisional Padangpanjang mengalami kebakaran tiga kali dalam kurun waktu 
dua tahun terakhir. Pasar yang terletak di daerah perlintasan itu merupakan 
urat nadi perekonomian masyarakat setempat.

Kabag Humas Setdako Padangpanjang Ampera Salim mengatakan, pemerintah daerah 
saat ini sedang mendata jumlah kerugian yang dialami pedagang untuk diberikan 
bantuan.
"Pemkot saat ini sedang melakukan pendataan jumlah yang pasti kerugian yang 
dialami pedagang," kata dia.

Kondisi Pasar Padangpanjang pasca kebaran sudah diamankan oleh pihak kepolisian 
dengan memasang garis pengamanan untuk dilakukan tindak lanjutnya. (**/ben)

ANTARA Sumbar


--

Wassalam

Nofend St. Mudo
36Th/Cikarang | Asa Nagari Pauah Duo Nan Batigo - Solok Selatan
Tweet: @nofend | YM: rankmarola 
-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.


Kirim email ke