Astaghfirullah...
Kenapa Pasar Padangpanjang sering terbakar ya?

Untuk selanjutnya sudah perlu sekali kwewaspadaan api ditingkatkan semaksimum 
mungkin, diingatkan setiap waktu kepada penduduk, setiap pengelola dan penghuni 
pasar. Selagi kecil api adalah teman, sudah besar jadi neraka...

Selanjutnya, kewaspadaan terhadap bahaya api ini perlu ditingkatkan di mana 
saja. Semoga dapat dihindarkan di masa depan.

Salam,
-- MakNgah
Sjamsir Sjarif

--- In [email protected], "Nofend St. Mudo" <nofend@...> wrote:
>
> Pasar Padangpanjang terbakar.
> 
> Padangpanjang, Sumbar, (Antara Sumbar) - Pasar Kota Padangpanjang, Sumatera
> Barat ludes dilalap si jago merah, Rabu (22/5) sekitar pukul 4.30 WIB.
> 
> Api terlihat membesar menjalar dari petak kios ke petak kios lainnya.
> "Kebakaran baru diketahui setelah api membesar tadi pagi," kata Yus salah
> seorang pemilik kios di Pasar Padangpanjang, Rabu.
> 
> Beberapa saat kemudian satuan pemadam kebakaran dari Kota Padangpanjang
> turun berjibaku memadamkan api, namun api sulit dijinakkan meski sudah dua
> unit mobil pemadam diturunkan.
> 
> Masyarakat dan pedagang pasar terlihat sibuk menyelamatkan barang
> dagangannya masing-masing. Diperkirakan puluhan petak toko hangus terbakar.
> Hingga saat ini masyarakat dan pemadam kebakaran masih berusaha memadamkan
> api. (**/ben)
> 
> ANTARA Sumbar
> 
> =====
> 
> Kebakaran Pasar Padangpanjang Hanguskan 121 Petak Toko
> 
> Padangpanjang, Sumbar, (Antara Sumbar) - Sebanyak 121 petak toko yang
> berada di Pasar tradisional Kota Padangpanjang, Sumatera Barat ludes
> terbakar, Rabu (22/5) sekitar pukul 04.30 WIB dini hari.
> "Kebakaran baru diketahui setelah kobaran api sudah membesar tadi pagi,"
> kata Yus salah seorang pedagang di Pasar tradisional Padangpanjang, Rabu.
> 
> Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian ditaksir
> ratusan juta rupiah.
> 
> Menurut keterangan sejumlah saksi mata di tempat kejadian peristiwa (TKP),
> seluruh petak toko tersebut berada di dua blok yang berjualan ikan kering
> dan kebutuhan harian tidak dapat diselamatkan.
> 
> Upaya pemadaman kobaran api baru berhasil sekitar pukul 06.00 WIB setelah
> petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) menurunkan empat unit mobil.
> 
> Usaha pemadaman yang dilakukan petugas damkar sedikit mengalami kesulitan
> karena api bersumber dari tengah-tengah pasar sehingga semprotan air dari
> pemadam tidak maksimal mencapai titik.
> 
> Selain itu, kobaran api susah dikendalikan karena sesaknya para pedagang
> yang berusaha menyelamatkan barang-barang mereka.
> 
> Pasar tradisional Padangpanjang mengalami kebakaran tiga kali dalam kurun
> waktu dua tahun terakhir. Pasar yang terletak di daerah perlintasan itu
> merupakan urat nadi perekonomian masyarakat setempat.
> 
> Kabag Humas Setdako Padangpanjang Ampera Salim mengatakan, pemerintah
> daerah saat ini sedang mendata jumlah kerugian yang dialami pedagang untuk
> diberikan bantuan.
> "Pemkot saat ini sedang melakukan pendataan jumlah yang pasti kerugian yang
> dialami pedagang," kata dia.
> 
> Kondisi Pasar Padangpanjang pasca kebaran sudah diamankan oleh pihak
> kepolisian dengan memasang garis pengamanan untuk dilakukan tindak
> lanjutnya. (**/ben)
> 
> ANTARA Sumbar
> 
> 
> --
> 
> Wassalam
> 
> Nofend St. Mudo
> 36Th/Cikarang | Asa Nagari Pauah Duo Nan Batigo - Solok Selatan
> Tweet: @nofend | YM: rankmarola


-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.


Kirim email ke