Sabtu, 27 Juli 2013 03:36

PADANG, HALUAN—Anggota Komite II DPD RI Sumbar Afrizal mengatakan tidak
salah jika sebuah daerah ingin membangun bandara. Namun masalahnya
pembangunan bandara di Payakumbuh masih belum mendesak atau belum menjadi
prioritas.

“Demi kepentingan inves­tasi, kita mendukung saja sepenuhnya pembangunan
Bandara di Payakumbuh. Namun demikian, hendaknya pembangunan yang dilakukan
berdasarkan ska­la prioritas.   Pem­bangunan bandara di Payakumbuh apakah
memang sudah termasuk skala prio­ritas? Saya rasa, be­lum,” ujar Afrizal
ketika dikonfir­masiHaluan, Ju­mat (26/7).

Dikatakan Afrizal, justru yang lebih prioritas saat ini adalah pembangunan
infra­struktur jalan untuk memper­cepat akses dari Payakumbuh ke Bandara
Internasional Minangkabau (BIM).

‘Saat ini jarak akses dari Payakumbuh ke BIM sekitar 140 menit. Harusnya
yang dilakukan adalah upaya mem­persingkat jarak tempuh ke BIM tersebut,
bukan memba­ngun bandara baru,” katanya.

Ditambahkan Afrizal, jika ada investor yang membiayai pastinya melakukan
feasibility study atau uji kelayakan terlebih dahulu. “Kalau dila­kukan uji
kelayakan, rasanya hasilnya juga tidak memung­kinkan dibangun bandara.
Karenanya mustahil juga kalau ada investor yang menanamkan modalnya,”
tuturnya.

Namun kalau pembangu­nannya harus dibiayai dengan APBD , dikatakannya
sangat tidak mungkin lagi. Berapa dana APBD bakal terkuras habis untuk itu.
“Sedangkan dana APBD yang sudah ada saja tak cukup untuk mem­biayai
pembangunan rutin. Apalagi jika ditambah untuk memba­ngun bandara. Mana
bisa?” katanya lagi.

Ditambahkannya, bi­la pembangunan bandara itu dibu­tuhkan, maka ti­dak ada
salahnya. Na­mun demikian, hal itu masih belum urgen untuk saat ini.
Sebaiknya pem­da mengalihkan perhatian pada program pembangunan lain yang
lebih mendesak.

Meski rencana pembangu­nan bandar udara (bandara) tidak tertuang dalam
Rencana Pembangunan Jangka Mene­gah Daerah (RPJMD) Kota Payakumbuh,
Walikota Paya­kumbuh, Rizal Falepi tetap ngotot mewujudkan impiannya itu.

Selain merangkul Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno yang juga sama sama tokoh
Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Riza Falepi juga merangkul Pemkab
Limapuluh Kota yang memiliki lokasi rencana pem­ba­ngunan bandara.

Pemprov Sumbar, Pemkab Limapuluh Kota dan Pemko Payakumbuh, sepakat untuk
membangun bandar udara dengan lokasi di Kubang Balambak, serta lokasi
alter­natif di Piobang dan Talawi. Ketiga pemerintahan akan segera membuat
nota kesepa­haman antara ketiga peme­rintah dalam bentuk kerja­sama antar
daerah. (h/ita)

http://harianhaluan.com/index.php?option=com_content&view=article&id=25191:pembangunan-bandara-payakumbuh-belum-prioritas&catid=1:haluan-padang&Itemid=70

-- 
*
*
*Wassalam

*
*Nofend St. Mudo
37th/Cikarang | Asa: Nagari Pauah Duo Nan Batigo - Solok Selatan
Tweet: @nofend <http://twitter.com/#!/@nofend> | YM: rankmarola
*

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.


Kirim email ke