Kalau memakai istilah di jaman Orla. iko proyek "Mercu Suar" se nyeh.

*
-----------------------------------------------------------------------------------------------
*
*Mari sato "Program Bingkisan Lebaran RN Rp.100.000/paket"*
*Transfer ke YPRN Norek 0221919932 Bank BNI '46 tr. code 009*

Wassalaamu'alaikum
Dutamardin Umar (aka. Ajo Duta),
17/8/1947, suku Mandahiliang, gala Bagindo
Gasan Gadang Pariaman - Tebingtinggi Deli -
Jakarta - Sterling, Virginia USA
------------------------------------------------------------


2013/7/27 <[email protected]>

> Oh yo Nanang sebagai catatan sajo
>
> Kalo di Kementerian Kehutanan ado PP tentang "Pinjam Pakai Kawasan"
>
>
> Jadi cubolah Nanang Lobby Pak Gamawan Fauzy sebagai Menteri Dalam Negeri
> untuak mabuek PP
>
> "Pinjam Pakai Kepala Daerah"
>
>
> Baa gak ati Nanang kok kuek bana rasonyo Pak Amran nan manuruik Nanang
> gagasan liau Visioner..bisa lo dipinjam pakaikan jadi Bupati di 50 Koto
> atau jadi Wako Payakumbuah :-).
>
> Selamat berbuka di WeIBe ya
>
>
> Wass-Jepe
> Powered by Telkomsel BlackBerry®
> ------------------------------
> *From: * [email protected]
> *Sender: * [email protected]
> *Date: *Sat, 27 Jul 2013 17:06:40 +0700
> *To: *[email protected]<[email protected]>
> *ReplyTo: * [email protected]
> *Cc: *[email protected]<[email protected]>
> *Subject: *Re: [R@ntau-Net] ANGGOTA DPD RI AFRIZAL: Pembangunan Bandara
> Payakumbuh Belum Prioritas
>
> Kanda Jepe, ba a kalau dipinjamkan pak Amran Nur selamo 6 bulan jadi
> Walikota Payakumbuah atau Bupati 50 Kota. Biar bisa disulap dg gagasan
> beliau yg visioner.
> Sekedar wacana manjalang babuko
>
>
> Nanang, jkt
>
> Sent from my iPad
>
> On 27 Jul 2013, at 12:09, [email protected] wrote:
>
> Sanak Palanta RN yth
>
> Ya saya setuju juga kalo bicara skala prioritas dan terb atasnya anggaran,
> pembangunan Bandara bukan sesuatu yg prioritas dan "penting-penting "amat
>
> Belum lagi status lahan yang akan dijadikan Bandara tsb, jika masuk
> kawasan hutan, prosedur pelepasannya cukup rumit, menghabiskan energi,
> biaya dan waktu serta peninjauan2, survey, telaah2 serta kajian dan
> berbagai prosedur pertimbangan teknis di instansi terkait, banyak tim
> turun..banyak biaya, belum lagi kalo direkomendasikan draft dalam laporan
> atau BAP tidak bisa dilepas.."Kusak-kusuk" yg ujung2nya di tangkap KPK
> ...ingat kasus si Amin dulu yg istri sesaat pedangdut itu dalam masalah
> gonjang ganjing peruntukan dan pelepasan kawasan hutan.
>
> Lebih baik rasanya Lembah Harau 50 Kota diprioritaskan. Untuk di tata
> kelola lagi untuk dijadikan. kawasan atau taman safari (eco tourism) dengan
> segala kekayaan flora dan faunanya. (Insitu dan Eksitu)
>
>
> Serta dijadikan pusat pengembangan dan penelitian anggrek spesies yang
> bergengsi (bernilai konservasi dan bernilai ekonomis) untuk kawasan
> Sumatera khususnya Sumbar dan tanaman hias spesies lainnya yang bersumber
> dari kawasan lembah harau dan kawasan2 hutan lindung, konservasi flora dan
> fauna yang berada disumbar (sumber genetic dan plasma nutfah) diteliti,
> ditangkar, dikembangakan b aik dialam habitatnya (insitu) maupun dibawa
> keluar dari habitatnya disuatu hutan lalu di kembangkan di lembah harau
> (eksitu)
>
> Nantinya secara komersil bernilai ekonomis dan exsport bisa di dapat
> jenis2 spesies anggrek baru hasil perkawinan silang (anggrek hibrida) dari
> lembah harau ini, belum lagi faunanya..seperti kijang dan rusa dan aneka
> jenis burung2 b aik yang berpenampilan indah maupun kicauan yang merdu
> (murai batu, murai daun, kacer, balam/ tekukur, parkit, bondol, pipit aneka
> warna dan jenis.
>
>
> Tapi kok kareh juo hati mambangun bandara tu..kabaa nyo awak dipalanta RN
> ko..samo2 kito liek sajo..apo nan tajadi ka muko, bisa baranti sorang sajo
> ditangah jalan dek berbagai persoalan, bisa akhirnyo terwujud tapi baa
> manfaatnyo lai bernilai guna, efektif serta secara komersil menguntungkan
>
> Wass-Jepe
>
> Powered by Telkomsel BlackBerry®
> ------------------------------
> *From: * [email protected]
> *Sender: * [email protected]
> *Date: *Sat, 27 Jul 2013 04:37:30 +0000
> *To: *Rantaunet<[email protected]>
> *ReplyTo: * [email protected]
> *Subject: *Re: [R@ntau-Net] ANGGOTA DPD RI AFRIZAL: Pembangunan Bandara
> Payakumbuh Belum Prioritas
>
> Sanak-sanak sapalanta yth.
>
> Ambo juo setuju jo pandapek pak Afrizal dan sanak M. Amiroeddin. Lebih
> baik dana dimanfa'atkan untuk memperbaharui jalur kereta (train) antara
> BIM, Teluk Bayur dan Padang ke Padangpanjang, Bukittinggi, Payakumbuh serta
> ke Solok dan Sawahlunto. Angkutan kereta itu bisa untuk penumpang dan
> barang.
>
> Ke depan bisa ditingkatkan menjadi dua jalur. Manajemen dan fasilitasnya
> ditingkatkan sehingga bisa menyaingi travel dan penggunaan mobil pribadi.
>
> Di luar negeri sudah umum layanan kereta terintegrasi dengan pesawat dan
> bus dalam kota.
>
> Untuk mewujudkan hal tersebut perlu kerjasama antara anggota DPD Sumbar
> dan DPR asal Sumbar, kementerian Perhubungan, Bappenas, gubernur, bupati2,
> dan walikota2 terkait di Sumbar.
>
> Semoga terwujud
>
> Salam
> FMNS
> L65bdg
> Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung
> Teruuusss...!
> ------------------------------
> *From: * [email protected]
> *Sender: * [email protected]
> *Date: *Sat, 27 Jul 2013 03:58:05 +0000
> *To: *R@ntau-net Email Group Rantaunet<[email protected]>
> *ReplyTo: * [email protected]
> *Subject: *Re: [R@ntau-Net] ANGGOTA DPD RI AFRIZAL: Pembangunan Bandara
> Payakumbuh Belum Prioritas
>
> Ambo sepaham dgn Pak Afrizal, bahwa sebaiknya memang dibangun dulu
> infrastruktur transportasi ke BIM mungkin yg lebih tepat jalur kereta api
> yg sdh ada diperbaharui dr Payakumbuh ke B'tinggi-P'Panjang-BIM-Pdg akan
> lebih feasible bukan hanya waktu dan biaya tapi juga akan menumbuhkan
> perekonomian dan dampak multiplier effect bagi masyarakat Sumbar akan lebih
> terasa,Wass
> Powered by Telkomsel BlackBerry®
> ------------------------------
> *From: * "Nofend St. Mudo" <[email protected]>
> *Sender: * [email protected]
> *Date: *Sat, 27 Jul 2013 10:42:17 +0700
> *To: *RN - Palanta RantauNet<[email protected]>
> *ReplyTo: * [email protected]
> *Subject: *[R@ntau-Net] ANGGOTA DPD RI AFRIZAL: Pembangunan Bandara
> Payakumbuh Belum Prioritas
>
> Sabtu, 27 Juli 2013 03:36
>
> PADANG, HALUAN—Anggota Komite II DPD RI Sumbar Afrizal mengatakan tidak
> salah jika sebuah daerah ingin membangun bandara. Namun masalahnya
> pembangunan bandara di Payakumbuh masih belum mendesak atau belum menjadi
> prioritas.
>
> “Demi kepentingan inves­tasi, kita mendukung saja sepenuhnya pembangunan
> Bandara di Payakumbuh. Namun demikian, hendaknya pembangunan yang dilakukan
> berdasarkan ska­la prioritas.   Pem­bangunan bandara di Payakumbuh apakah
> memang sudah termasuk skala prio­ritas? Saya rasa, be­lum,” ujar Afrizal
> ketika dikonfir­masiHaluan, Ju­mat (26/7).
>
> Dikatakan Afrizal, justru yang lebih prioritas saat ini adalah pembangunan
> infra­struktur jalan untuk memper­cepat akses dari Payakumbuh ke Bandara
> Internasional Minangkabau (BIM).
>
> ‘Saat ini jarak akses dari Payakumbuh ke BIM sekitar 140 menit. Harusnya
> yang dilakukan adalah upaya mem­persingkat jarak tempuh ke BIM tersebut,
> bukan memba­ngun bandara baru,” katanya.
>
> Ditambahkan Afrizal, jika ada investor yang membiayai pastinya melakukan
> feasibility study atau uji kelayakan terlebih dahulu. “Kalau dila­kukan uji
> kelayakan, rasanya hasilnya juga tidak memung­kinkan dibangun bandara.
> Karenanya mustahil juga kalau ada investor yang menanamkan modalnya,”
> tuturnya.
>
> Namun kalau pembangu­nannya harus dibiayai dengan APBD , dikatakannya
> sangat tidak mungkin lagi. Berapa dana APBD bakal terkuras habis untuk itu.
> “Sedangkan dana APBD yang sudah ada saja tak cukup untuk mem­biayai
> pembangunan rutin. Apalagi jika ditambah untuk memba­ngun bandara. Mana
> bisa?” katanya lagi.
>
> Ditambahkannya, bi­la pembangunan bandara itu dibu­tuhkan, maka ti­dak ada
> salahnya. Na­mun demikian, hal itu masih belum urgen untuk saat ini.
> Sebaiknya pem­da mengalihkan perhatian pada program pembangunan lain yang
> lebih mendesak.
>
> Meski rencana pembangu­nan bandar udara (bandara) tidak tertuang dalam
> Rencana Pembangunan Jangka Mene­gah Daerah (RPJMD) Kota Payakumbuh,
> Walikota Paya­kumbuh, Rizal Falepi tetap ngotot mewujudkan impiannya itu.
>
> Selain merangkul Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno yang juga sama sama tokoh
> Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Riza Falepi juga merangkul Pemkab
> Limapuluh Kota yang memiliki lokasi rencana pem­ba­ngunan bandara.
>
> Pemprov Sumbar, Pemkab Limapuluh Kota dan Pemko Payakumbuh, sepakat untuk
> membangun bandar udara dengan lokasi di Kubang Balambak, serta lokasi
> alter­natif di Piobang dan Talawi. Ketiga pemerintahan akan segera membuat
> nota kesepa­haman antara ketiga peme­rintah dalam bentuk kerja­sama antar
> daerah. (h/ita)
>
>
> http://harianhaluan.com/index.php?option=com_content&view=article&id=25191:pembangunan-bandara-payakumbuh-belum-prioritas&catid=1:haluan-padang&Itemid=70
>
> --
> *
> *
> *Wassalam
>
> *
> *Nofend St. Mudo
> 37th/Cikarang | Asa: Nagari Pauah Duo Nan Batigo - Solok Selatan
> Tweet: @nofend <http://twitter.com/#!/@nofend> | YM: rankmarola
> *
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
> * DILARANG:
> 1. Email besar dari 200KB;
> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
> 3. Email One Liner.
> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
> mengirimkan biodata!
> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
> ---
> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari
> Grup Google.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
> Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
>
>
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
> * DILARANG:
> 1. Email besar dari 200KB;
> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
> 3. Email One Liner.
> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
> mengirimkan biodata!
> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
> ---
> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari
> Grup Google.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
> Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
>
>
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
> * DILARANG:
> 1. Email besar dari 200KB;
> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
> 3. Email One Liner.
> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
> mengirimkan biodata!
> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
> ---
> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari
> Grup Google.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
> Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
>
>
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
> * DILARANG:
> 1. Email besar dari 200KB;
> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
> 3. Email One Liner.
> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
> mengirimkan biodata!
> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
> ---
> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari
> Grup Google.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
> Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
>
>
>
>  --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
> * DILARANG:
> 1. Email besar dari 200KB;
> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
> 3. Email One Liner.
> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
> mengirimkan biodata!
> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
> ---
> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari
> Grup Google.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
> Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
>
>
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
> * DILARANG:
> 1. Email besar dari 200KB;
> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
> 3. Email One Liner.
> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
> mengirimkan biodata!
> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
> ---
> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari
> Grup Google.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
> Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
>
>
>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.


Kirim email ke