Kejadian di India itu dapat digolongkan perbuatan orang tidak waras. Indak bisa dibanding bandingkan dengan adat bajapuik di Padang atau Pariaman, yang sama sekali tanpa ada unsur pemaksaan. Wassalam Dunil Zaid.
2014-02-02 <[email protected]>: > Bedalah, mereka agamanya menyembah berhala dan kita menyembah penguasa > alam semesta Allah SWT, dan dari jaman nenek moyang sampai sekarang belum > pernah ada kejadian seperti di India, jadi kalau engga paham Adat Minang > engga usah mencari padanan yg jauh panggang dari api > Powered by Telkomsel BlackBerry® > ------------------------------ > *From: * Fitrianto <[email protected]> > *Sender: * [email protected] > *Date: *Sat, 1 Feb 2014 22:15:19 -0500 > *To: *rantaunet<[email protected]> > *ReplyTo: * [email protected] > *Subject: *[R@ntau-Net] Tanpa Islam, jangan2 Minang pun seperti ini... > > AslmWrWb > > Jadi indak OOT dek karano padusi maagiah mahar tu samo bana jo panjapuik > di Minang. > Dan memang matrinial Minang tu asanyo dari India... > > < > http://internasional.kompas.com/read/2014/02/02/0145038/Akibat.Masalah.Mahar.Pria.India.Bakar.Istri.dan.Bayinya.hingga.Tewas > > > > > Wassalam > fitr > lk/39/Albany ny > > > *NEW DELHI, KOMPAS.com* - Sebuah peristiwa tragis terjadi di negara > bagian Jharkand, India, ketika seorang pria membakar istri dan bayinya > hingga tewas karena keluarga sang istri gagal membayar mahar pernikahan. > > Kepolisian Jharkand menjelaskan korban bernama Annu Devi (22), tewas > dibakar saat tengah menyusui putrinya yang masih bayi. Polisi kini sudah > menahan sang suami, Gunjan Masat, yang menuangkan bensin ke tubuh Devi dan > bayinya, sebelum membakar mereka hidup-hidup. > > Menurut keterangan ayah Devi, Raghuni Rana, selama lebih satu tahun > menjalani pernikahan Devi dan suaminya hidup bahagia. Namun, masalah muncul > ketika Devi melahirkan seorang bayi perempuan. > > > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: > * DILARANG: > 1. Email besar dari 200KB; > 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; > 3. Email One Liner. > * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta > mengirimkan biodata! > * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > --- > Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari > Grup Google. > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, > kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . > Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out. > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: > * DILARANG: > 1. Email besar dari 200KB; > 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; > 3. Email One Liner. > * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta > mengirimkan biodata! > * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > --- > Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari > Grup Google. > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, > kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . > Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out. > -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
