Assalamualaikum ww,

Tampaknyo banyak pulo nan menyerang pak Andrinof dek karano terang2an membela 
Jokowi, yang tabah saja pak Andrinof karena saya yakin silent reader dimilis 
ini bisa memilah mana yang penyebar fitnah dan mana yang penyebar fakta

Salah satu contoh yang tidak Islami di milis ini adalah ada yang ikut 
menyebarkan fitnah tetapi tidak pernah meminta maaf ke milis ini karena ikut 
menyebar berita bohong, semestinya minta maaf dululah ke publik milis ini.

Wassalam,
JG, 37th,Jkt


Sent from Samsung Mobile

-------- Original message --------
From: Andrinof A Chaniago <[email protected]> 
Date: 18/05/2014  13:44  (GMT+07:00) 
To: [email protected] 
Subject: Re: [R@ntau-Net] SURAT K. H. MUHAMMAD NAJIH MAIMOEN ZUBAIR KE 
SURYADARMA ALI 
 
Jangan langsung percaya pada alasan yang dipakai para politisi dalam mengambil 
sikap politik. Dan, jangan hanya memilih alasan yang cocok untuk mendukung 
kepentingan dan keiginanan kita, lalu sebagian fakta kita sengaja abaikan.
Kalau mau mendukung Prabowo, carilah alasan lain di luar alasan soal pemihakan 
agama. Karena kalau pake alasan pemihakan agama, kita menjadi orang yang tidak 
konsisten.
Kalau bukan karena Prabowo, tidak mungkin menjadi Gubernur DKI. Lalu, kalau 
soal keluarga muslim, semua keluarga Jokowi muslim. Semua kakak-adik Jokowi 
sudah lama pergi haji. 
Maka, kalau mau mencari kelemahan Jokowi, cari jugalah kelemahan yang relevan 
dan menunjukkan konsistensi kita dalam berpikir dan bersikap.
Itu saja yang selalu saya harapkan dimanapuj kita berada.
Terima kasih.
Wass.,

Andrinof



2014-05-18 6:08 GMT+07:00 Zaid Dunil <[email protected]>:
Sanak sapalanta RN na h
Ass ww,
Orang boleh saja meragukan surat KH Maimun Zubair kpd SDA. Namun , bahwa kiyai 
Makmun Zubair adalah kiyai kharismatik yang menjadi panutan warga PPP adalah  
fakta. Hanya dengan fatwa dari KH Maimun Zubair PPP yang akan pecah dapat 
bersatu lagi. Begitu juga dalam penentuan arah koalisi, PPP nampaknya juga 
terbelah, ada yang ingin ke PDIP/Jokowi, ada yang ingin ke Gerindra /Prabowo 
dan ada pula yang cendrung ke poros ketiga yang digagas Amin Rais. Tetapi  
setelah KH  Maimun Zubair mengingatkan PPP via suratnya kepada SDA, maka 
sekarang kita bisa melihat bahwa PPP kompak mendukung Prabowo. Warga PPP lebih 
melihat surat itu sebagai fatwa seorang kiyai panutan dan warga PPP pun patuh, 
"sami'na wa ata'na" tanpa mempersoalkan rinci isi surat KH Maimun Zubair itu. 
Orang luar boleh saja ragu terhadap ke kiyaian KH Maimun Zubair tersebut tapi 
warga PPP tidak akan ragu dan fatwa kiyai itu selalu diikuti oleh PPP.  
Faktanya demikian. 
Wass
Dunil Zaid. 71. Kpg Ujuang Pandan Parak Karambia Pdg. Tingga di Jkt. 


2014-05-18 5:21 GMT+07:00 hrees_iie via RantauNet <[email protected]>:

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ 
Mohon maaf pak, dimana letak faktanya? Kita sama-sama belum menanyakan kepada 
yang bersangkutan. Jangan kita mendengar dari kabar saja.
Berhati-hatilah dalam mengungkapkan fakta kalau cuma berasal dari sms, email 
yang pengirim asalnya tidak diketahui.

Wassalam
Haris Jumadi
Sikumbang, Batagak
37 tahun
@Palembang
Powered by Telkomsel BlackBerry®
From: Asmardi Arbi <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Tue, 13 May 2014 09:42:13 +0700
To: <[email protected]>
ReplyTo: [email protected]
Subject: Re: [R@ntau-Net] SURAT K. H. MUHAMMAD NAJIH MAIMOEN ZUBAIR KE 
SURYADARMA ALI

Kanda Maturidi n.a.h. 

 Ambo setuju jo saran kanda. Ada dua hal dari angku Andrinof.: 1. Maragukan 
status KH dari Maimun Zubair , 2.Isi surat merupakan kabar bohong.  Sejauh yang 
kita pada umumnya ketahui, isi surat sebagian besar  adalah data dan fakta.

Angku Andrinof nampaknya cukup dalam ilmu agamanya.Oleh karenanya kita juga 
minta tolong , tunjukkanlah kepada kami bagian yang mana yang merupakan kabar  
bohong dari isi berita itu. Selamatkanlah sanak kita di RN ini dari 
penggolongan jadi pengikut Abdullah bin Ubay yang katanya akan dapat sanksi 
yang keras, harap angku Andrinof  juga jelaskan apa dalilnya sanksi itu. 

Mari kita tunggu jawaban dari pak Andrinof. Mari kita tolong menolong dalam 
kebajikan dan taqwa dan mari kita tidak tolong menolong dalam kejahatan dan 
dosa.

Wassalam,

Asmardi Arbi, 72+, Kampai, asal Pessel, tinggal di Tangsel.






On 17/05/2014 15:07, Maturidi Donsan wrote:
Apakah menurut Andinof surat dibawah ini bohong.

Kalau  Andrinof  meragukan lebih baik             dicek ke DPP PPP, pak Surya 
Darma Ali dan cross cek ke  KH             Maimun Zubair sampai dimana 
kebenaran surat ini, kalau ternyata bohong bisa ditelusuri siapa yang 
memasukkan ke face book. Dan bisa ke Bareskrim.

Saya kira Andrinof punya perangkat untuk pengecekan itu.



Wass, 

Maturidi (L/75)





Kepada YTH. ;
Bpk. H. Suryadharma Ali (Ketua Umum PPP)
Di- JAKARTA

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله رب العالمين، والصلاة والسلام على سيدنا محمد وعلى             آله 
وصحبه أجمعين. أما بعد:

TOLAK KOALISI PPP DENGAN PDI-P-JOKO WIDODO

Setelah mengamati perkembangan politik lewat media masa, kami menolak kalau PPP 
berkoalisi dengan PDI-P yang mengusung Jokowi sebagai Capres. Hal ini kami 
sampaikan, karena kami melihat ada indikasi sebagian elit politik PPP yang 
mewacanakan berkoalisi dengan partai tersebut.
Sebagai satu-satunya Partai Islam yang masih konsis ber-Amar Ma’ruf Nahi 
Munkar, platform PPP jelas berbeda dengan ideologi dan platform PDI-P. Betapa 
gigihnya PPP menolak aliran-aliran sesat di Indonesia, memperjuangkan RUU 
Pornoaksi-Pornografi, UU Pendidikan dan UU lainnya yang berbau Islami. 
Sementara PDIP adalah partai yang anti Islam. Hal itu dibuktikan dari berbagai 
produk legislasi Islami yang dijegal oleh PDIP. Semua RUU yang diajukan PPP ke 
DPR dan berbau Islami pasti PDI menolaknya. UU Pendidikan mereka walk out, UU 
Bank Syariah, UU Ekonomi Syariah mereka tidak setuju, UU Pornoaksi-Pornografi 
juga mereka tidak setuju. Sekarang UU Jaminan Produk Halal untuk makanan dan 
obat-obatan mereka juga tidak setuju. Selain itu, dalam pemilu 2014 lalu, PDI-P 
memasang 52% caleg non Muslim dalam Daftar Caleg Tetap-nya.

PDI-P sendiri merupakan fusi dari partai Nasionalis dan partai Kristen seperti 
IPKI, PNI, Murba, Partai Katolik, dan Parkindo (Partai Kristen Indonesia). 
Kemenangan PDI-P-Jokowi berarti kemenangan Barat, konglomerat hitam China, 
Syi’ah, liberal, disamping menjadikan peluang Jalaluddin Rahmat (tokoh Syi'ah) 
menjadi Menteri Agama RI, berarti Syi'ah akan memegang kebijakan UU yang 
berhubungan dengan UU Pendidikan Agama Islam dan Pesantren.
Dalam PDI-P ada ragam ideologi, yakni Islam, Syi'ah, Liberal, Kristen, 
Nasionalis, Sosialis dan Komunis. Jika Partai Islam dan Tokoh Islam berkoalisi 
dengan PDI-P-Jokowi, maka neo-Komunis gaya baru akan benar-benar terwujud 
dengan pola baru NASIONALIS, RELIGIUS dan SYI’AH.

Di sisi lain, pencapresan Jokowi yang memunculkan ide koalisi non 
transaksional, kerjasama yang tidak didasari bagi-bagi jabatan. Ini jelas 
menguntungkan PDI-P. semua kebijakan politik dan pemerintahan yang di dalamnya 
termasuk berhubungan dengan pendidikan Islam dan Pesantren akan mereka kuasai 
dan kendalikan, hal ini akan semakin membatasi langkah dan mempersempit gerak 
umat Islam dalam berdakwah dan menyampaikan aspirasi politik. Berkoalisi dengan 
PDI-P dan memilih Jokowi berarti ikut andil dalam mewujudkan point-point di 
atas…!

Melihat perolehan suara saat ini, PPP harus mampu berusaha memegang             
jabatan Menteri Pendidikan dan Menteri Agama RI, sabagai bentuk aspiratif 
merespon keinginan umat yang bertujuan untuk mengayomi kepentingan umat Islam 
secara konstitusional. Karena inilah sebenarnya akar dari             
perjuangan PPP dalam ber-Amar Ma’ruf Nahi Mungkar.

Saat ini Indonesia membutuhkan sosok pemimpin alternatif, tegas dan bersih 
untuk menindaklanjuti sekaligus mencegah terjadinya kasus korupsi diberbagai 
instansi pemerintahan, menegoisasi ulang kontrak Freeport yang selama ini 
didominasi pihak asing, berwawasan strategis dan berpikiran global diatas 
konsep "amar ma'ruf nahi mungkar" sebagai pondasinya.
Kami menilai Bpk. Prabowo Subianto dalam hal ini mampu, InsyaAllah. Beliau 
mempuyai kapasitas, kapabilitas dan integritas tinggi serta             tidak 
mudah diintervensi dalam semua urusan dan pemikiran. Karena dalam kepemimpinan 
segala keputusan dan kebijakan tidak boleh didekte oleh pihak lain. Ini 
terbukti             dengan ketegasan kepemimpinan beliau dalam struktur 
pengrekrutan di tubuh TNI. Kedekatannya kepada ulama, memberikan pesan bahwa 
semua keputusan dan kebijakan pemerintahan akan didiskusikan dulu dan memohon 
pertimbangan serta fatwa para ulama. Untuk cawapresnya, kita berdo’a kepada 
Allah SWT semoga mendapatkan pasangan yang baik dan maslahah.

Semua ini kami sampaikan, sebagai wujud tanggung jawab kami dan para            
 ulama lainnya untuk menyampaikan sebuah kebenaran. Karena sekarang ini bukan 
lagi perang antar partai, tapi sudah sampai perang terhadap ideologi dan agama. 
Hampir semua partai-partai Islam sudah bergabung, berkoalisi dan menjadi mitra 
partai sekuler, tinggal PPP yang menjadi harapan umat untuk menjaga akidah umat 
Islam. Sebagai bagian dari PPP, kami mengajak kepada umat, tokoh-tokoh PPP, 
bahwa para ulama dan tokoh penting bangsa ini melahirkan PPP dengan niat tulus 
menyatukan komitmen keummatan, merespon aspirasi umat, PPP menjadi alat 
perjuangan umat             Islam dan masyarakat secara umum.
Karena, pemilihan azas dan lambang partai tidak mereka dapatkan dari hasil 
diskusi bahkan tidak juga dari sebuah mimpi. Azas dan lambang PPP diperoleh 
dari hasil munajat kepada Allah SWT melalui shalat istikhoroh. Keberadaan 
partai ini wajib kita pelihara dan menjaga keutuhannya. Karena hanya partai 
inilah warisan dari ulama-ulama kuno. Semoga Allah SWT selalu memberikan 
pertolongan dan kekuatan kepada umat Islam, amin ya rabbal a’lamin.

والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Sarang, 10 Rojab 1435 H./ 10 Mei 2014 M.

K. H. MUHAMMAD NAJIH MAIMOEN ZUBAIR



Pada 17 Mei 2014 06.02, Andrinof A Chaniago <[email protected]> menulis:
Saya meragukan status Kyai Haji bapak ini. Dalam Islam, sangat dikecam menjadi 
penyebar kabar bohong. Kalau menjadi penyebar kabar bohong, kita akan 
digolongkan menjadi pengikut Abdullah bin Ubay dengan sanksi ancaman yang 
sangat keras.
Berpolitiklah dengan baik dan islami.
Terima kasih.

Andrinof




-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke