He he, iyo bana Nang, dek talampau sumangaik namo no tu. Nan ka datang rancak komentar atau sanggahan tu di buek di topik nan ka disanggah, jan di topik lain nan mambek jadi rancu dan salah pangaratian.
Wassalam Tan Ameh (55+) From: [email protected] [mailto:[email protected]] Sent: Monday, May 19, 2014 9:02 AM To: [email protected]; [email protected] Subject: Re: [R@ntau-Net] SURAT K. H. MUHAMMAD NAJIH MAIMOEN ZUBAIR KE SURYADARMA ALI kalau man bola takana dulunyo wakatu ketek2, awak ko suko main sosoh je hehehe, ndak paduli latiah, taktih nan pentih disosoh. atau ado lo istilah nyo garocoh, iko ba adiak kakak jo ueang nan suko main sosoh. beda jo bola kini, dipelajari dulu sia lawan, baru strategi dibuek. hahahaha jadi ndak nan salah rupo e, hahahaha rupo e ndah tokoh karismatik ko nan mbuek surek. yo lah kama2 kaji e. Anak e rupo e. yo ikolah dunia waleeee Nanang, baru kaduduak di Veteran dan tarimo kasih info janiah ko, sahinggo awak dijauhkan dari piranah. Nanang nan bakapalo 4 umua e Sent from my BlackBerry 10 smartphone on the Indosat network. From: Akmal Nasery Basral Sent: Monday, 19 May 2014 06:22 To: [email protected] Reply To: [email protected] Subject: Re: [R@ntau-Net] SURAT K. H. MUHAMMAD NAJIH MAIMOEN ZUBAIR KE SURYADARMA ALI Kita boleh yakin sekarang bahwa isi surat KH Maimun Zubair tidak ada yang bohong secara keseluruhan karena tidak ada yang dikomentari beliau sebagai berita bohong. ANB: Mak Asmardi dan palanta RN n.a.h, KH Muhammad Najih bin Maimun Zubair yang biasa dipanggil Gus Najih, adalah putra dari KH Maimun Zubair yang biasa dipanggil Mbah Moen. Jadi ini dua orang yang berbeda meski anak dan bapak. Surat imbauan itu ditulis oleh Gus Najih, bukan Mbah Moen. Yang memiliki karisma tinggi di PPP dan didengar semua kelompok (seperti waktu konflik kubu SDA dengan kubu Romi) adalah Mbah Moen. Wass, ANB 46, Cibubur Pada 13 Mei 2014 10.00, Asmardi Arbi <[email protected]> menulis: Sanak Palanta Rantaunet yang yang peduli dengan ABS-SBK, Alhamdulillah pak Andrinof sudah menjawab. Untuk itu kita ucapkan terimakasih atas kejujurannya. Kita boleh yakin sekarang bahwa isi surat KH Maimun Zubair tidak ada yang bohong secara keseluruhan karena tidak ada yang dikomentari beliau sebagai berita bohong. Contoh yang dinyatakan berita bohong hanya soal nama aslinya Joko Widodo. Sedangkan soal nama asli tidak ada didalam isi surat KH Maimun Zubair tsb. Keraguan beliau tentang status KH dari Maimun Zubair tentu beliau sudah check ke DPP PPP, sesuai saran kanda Maturidi, jadi sudah clear pula. Jadi penyebaran surat KH Maimun Zubair sudah boleh diteruskan tanpa dibayangi ancaman penggolongan sebagai pengikut Abdullah bin Ubay dengan sanksinya yang berat. Niat kita hanyalah untuk menyelamatkan bangsa dan negara serta umat Islam yang sama2 kita cintai. Untuk sementara mari kita hindari penyebaran nama aslinya Joko Widodo untuk menghargai peringatan beliau sampai kita bisa tahu riwayat hidup keluarganya yang lebih detail dan sebenarnya. Perlu juga diwaspadai kemungkinan penyebaran nama asli Joko Widodo seperti yang beliau klarifikasi sebagai berita bohong itu datang dari Tim kampanye mereka sendiri untuk menjebak umat Islam untuk berbuat dosa. Wassalam,. AA -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
