Suatu yang perlu diingat, siapapun yang menjadi RI-1 akan banyak kontrol
sosial yang sangat majemuk. Jadi tidak mudah menjual negara begitu saja.
Jangan berpikiran picik bahwa RI telah dikuasai golongan non muslim, barat,
yahudi, syiah dsb. Tidak semudah itu agama Islam.bisa diperjualbelikan. Ada
240 juta orang dgn ratusan aliran dan ideologi di negara ini. Kalau ingin
murni syariah seperti Brunei, propinsi2 deklarasikan saja spt Nagroe Aceh
D. Pusat tidak akan keberatan. Tapi kalau cuma kemauan segelintir manusia
tidak akan ada artinya.
Pada 2014 5 18 13:44, "Andrinof A Chaniago" <[email protected]> menulis:

> Jangan langsung percaya pada alasan yang dipakai para politisi dalam
> mengambil sikap politik. Dan, jangan hanya memilih alasan yang cocok untuk
> mendukung kepentingan dan keiginanan kita, lalu sebagian fakta kita sengaja
> abaikan.
> Kalau mau mendukung Prabowo, carilah alasan lain di luar alasan soal
> pemihakan agama. Karena kalau pake alasan pemihakan agama, kita menjadi
> orang yang tidak konsisten.
> Kalau bukan karena Prabowo, tidak mungkin menjadi Gubernur DKI. Lalu,
> kalau soal keluarga muslim, semua keluarga Jokowi muslim. Semua kakak-adik
> Jokowi sudah lama pergi haji.
> Maka, kalau mau mencari kelemahan Jokowi, cari jugalah kelemahan yang
> relevan dan menunjukkan konsistensi kita dalam berpikir dan bersikap.
> Itu saja yang selalu saya harapkan dimanapuj kita berada.
> Terima kasih.
> Wass.,
>
> Andrinof
>
>
>
> 2014-05-18 6:08 GMT+07:00 Zaid Dunil <[email protected]>:
>
>> Sanak sapalanta RN na h
>> Ass ww,
>> Orang boleh saja meragukan surat KH Maimun Zubair kpd SDA. Namun , bahwa
>> kiyai Makmun Zubair adalah kiyai kharismatik yang menjadi panutan warga PPP
>> adalah  fakta. Hanya dengan fatwa dari KH Maimun Zubair PPP yang akan pecah
>> dapat bersatu lagi. Begitu juga dalam penentuan arah koalisi, PPP nampaknya
>> juga terbelah, ada yang ingin ke PDIP/Jokowi, ada yang ingin ke Gerindra
>> /Prabowo dan ada pula yang cendrung ke poros ketiga yang digagas Amin Rais.
>> Tetapi  setelah KH  Maimun Zubair mengingatkan PPP via suratnya kepada SDA,
>> maka sekarang kita bisa melihat bahwa PPP kompak mendukung Prabowo. Warga
>> PPP lebih melihat surat itu sebagai fatwa seorang kiyai panutan dan warga
>> PPP pun patuh, "sami'na wa ata'na" tanpa mempersoalkan rinci isi surat KH
>> Maimun Zubair itu. Orang luar boleh saja ragu terhadap ke kiyaian KH Maimun
>> Zubair tersebut tapi warga PPP tidak akan ragu dan fatwa kiyai itu selalu
>> diikuti oleh PPP.  Faktanya demikian.
>> Wass
>> Dunil Zaid. 71. Kpg Ujuang Pandan Parak Karambia Pdg. Tingga di Jkt.
>>
>>
>> 2014-05-18 5:21 GMT+07:00 hrees_iie via RantauNet <
>> [email protected]>:
>>
>>  السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
>>> Mohon maaf pak, dimana letak faktanya? Kita sama-sama belum menanyakan
>>> kepada yang bersangkutan. Jangan kita mendengar dari kabar saja.
>>> Berhati-hatilah dalam mengungkapkan fakta kalau cuma berasal dari sms,
>>> email yang pengirim asalnya tidak diketahui.
>>>
>>> Wassalam
>>> Haris Jumadi
>>> Sikumbang, Batagak
>>> 37 tahun
>>> @Palembang
>>> Powered by Telkomsel BlackBerry®
>>> ------------------------------
>>> *From: * Asmardi Arbi <[email protected]>
>>> *Sender: * [email protected]
>>> *Date: *Tue, 13 May 2014 09:42:13 +0700
>>> *To: *<[email protected]>
>>> *ReplyTo: * [email protected]
>>> *Subject: *Re: [R@ntau-Net] SURAT K. H. MUHAMMAD NAJIH MAIMOEN ZUBAIR
>>> KE SURYADARMA ALI
>>>
>>> Kanda Maturidi n.a.h.
>>>
>>>  Ambo setuju jo saran kanda. Ada dua hal dari angku Andrinof.: 1.
>>> Maragukan status KH dari Maimun Zubair , 2.Isi surat merupakan kabar
>>> bohong.  Sejauh yang kita pada umumnya ketahui, isi surat sebagian besar
>>> adalah data dan fakta.
>>>
>>> Angku Andrinof nampaknya cukup dalam ilmu agamanya.Oleh karenanya kita
>>> juga minta tolong , tunjukkanlah kepada kami bagian yang mana yang
>>> merupakan kabar  bohong dari isi berita itu. Selamatkanlah sanak kita di RN
>>> ini dari penggolongan jadi pengikut Abdullah bin Ubay yang katanya akan
>>> dapat sanksi yang keras, harap angku Andrinof  juga jelaskan apa dalilnya
>>> sanksi itu.
>>>
>>> Mari kita tunggu jawaban dari pak Andrinof. Mari kita tolong menolong
>>> dalam kebajikan dan taqwa dan mari kita tidak tolong menolong dalam
>>> kejahatan dan dosa.
>>>
>>> Wassalam,
>>>
>>> Asmardi Arbi, 72+, Kampai, asal Pessel, tinggal di Tangsel.
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>> On 17/05/2014 15:07, Maturidi Donsan wrote:
>>>
>>>  Apakah menurut Andinof surat dibawah ini bohong.
>>>
>>> Kalau  Andrinof  meragukan lebih baik dicek ke DPP PPP, pak Surya Darma
>>> Ali dan cross cek ke  KH Maimun Zubair sampai dimana kebenaran surat ini,
>>> kalau ternyata bohong bisa ditelusuri siapa yang memasukkan ke face book.
>>> Dan bisa ke Bareskrim.
>>>
>>> Saya kira Andrinof punya perangkat untuk pengecekan itu.
>>>
>>>
>>>  Wass,
>>>
>>> Maturidi (L/75)
>>>
>>>
>>>
>>>  Kepada YTH. ;
>>> Bpk. H. Suryadharma Ali (Ketua Umum PPP)
>>> Di- JAKARTA
>>>
>>> السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
>>> بسم الله الرحمن الرحيم
>>> الحمد لله رب العالمين، والصلاة والسلام على سيدنا محمد وعلى آله وصحبه
>>> أجمعين. أما بعد:
>>>
>>> TOLAK KOALISI PPP DENGAN PDI-P-JOKO WIDODO
>>>
>>> Setelah mengamati perkembangan politik lewat media masa, kami menolak
>>> kalau PPP berkoalisi dengan PDI-P yang mengusung Jokowi sebagai Capres. Hal
>>> ini kami sampaikan, karena kami melihat ada indikasi sebagian elit politik
>>> PPP yang mewacanakan berkoalisi dengan partai tersebut.
>>> Sebagai satu-satunya Partai Islam yang masih konsis ber-Amar Ma’ruf Nahi
>>> Munkar, platform PPP jelas berbeda dengan ideologi dan platform PDI-P.
>>> Betapa gigihnya PPP menolak aliran-aliran sesat di Indonesia,
>>> memperjuangkan RUU Pornoaksi-Pornografi, UU Pendidikan dan UU lainnya yang
>>> berbau Islami. Sementara PDIP adalah partai yang anti Islam. Hal itu
>>> dibuktikan dari berbagai produk legislasi Islami yang dijegal oleh PDIP.
>>> Semua RUU yang diajukan PPP ke DPR dan berbau Islami pasti PDI menolaknya.
>>> UU Pendidikan mereka walk out, UU Bank Syariah, UU Ekonomi Syariah mereka
>>> tidak setuju, UU Pornoaksi-Pornografi juga mereka tidak setuju. Sekarang UU
>>> Jaminan Produk Halal untuk makanan dan obat-obatan mereka juga tidak
>>> setuju. Selain itu, dalam pemilu 2014 lalu, PDI-P memasang 52% caleg non
>>> Muslim dalam Daftar Caleg Tetap-nya.
>>>
>>> PDI-P sendiri merupakan fusi dari partai Nasionalis dan partai Kristen
>>> seperti IPKI, PNI, Murba, Partai Katolik, dan Parkindo (Partai Kristen
>>> Indonesia). Kemenangan PDI-P-Jokowi berarti kemenangan Barat, konglomerat
>>> hitam China, Syi’ah, liberal, disamping menjadikan peluang Jalaluddin
>>> Rahmat (tokoh Syi'ah) menjadi Menteri Agama RI, berarti Syi'ah akan
>>> memegang kebijakan UU yang berhubungan dengan UU Pendidikan Agama Islam dan
>>> Pesantren.
>>> Dalam PDI-P ada ragam ideologi, yakni Islam, Syi'ah, Liberal, Kristen,
>>> Nasionalis, Sosialis dan Komunis. Jika Partai Islam dan Tokoh Islam
>>> berkoalisi dengan PDI-P-Jokowi, maka neo-Komunis gaya baru akan benar-benar
>>> terwujud dengan pola baru NASIONALIS, RELIGIUS dan SYI’AH.
>>>
>>> Di sisi lain, pencapresan Jokowi yang memunculkan ide koalisi non
>>> transaksional, kerjasama yang tidak didasari bagi-bagi jabatan. Ini jelas
>>> menguntungkan PDI-P. semua kebijakan politik dan pemerintahan yang di
>>> dalamnya termasuk berhubungan dengan pendidikan Islam dan Pesantren akan
>>> mereka kuasai dan kendalikan, hal ini akan semakin membatasi langkah dan
>>> mempersempit gerak umat Islam dalam berdakwah dan menyampaikan aspirasi
>>> politik. Berkoalisi dengan PDI-P dan memilih Jokowi berarti ikut andil
>>> dalam mewujudkan point-point di atas…!
>>>
>>> Melihat perolehan suara saat ini, PPP harus mampu berusaha memegang
>>> jabatan Menteri Pendidikan dan Menteri Agama RI, sabagai bentuk aspiratif
>>> merespon keinginan umat yang bertujuan untuk mengayomi kepentingan umat
>>> Islam secara konstitusional. Karena inilah sebenarnya akar dari perjuangan
>>> PPP dalam ber-Amar Ma’ruf Nahi Mungkar.
>>>
>>> Saat ini Indonesia membutuhkan sosok pemimpin alternatif, tegas dan
>>> bersih untuk menindaklanjuti sekaligus mencegah terjadinya kasus korupsi
>>> diberbagai instansi pemerintahan, menegoisasi ulang kontrak Freeport yang
>>> selama ini didominasi pihak asing, berwawasan strategis dan berpikiran
>>> global diatas konsep "amar ma'ruf nahi mungkar" sebagai pondasinya.
>>> Kami menilai Bpk. Prabowo Subianto dalam hal ini mampu, InsyaAllah.
>>> Beliau mempuyai kapasitas, kapabilitas dan integritas tinggi serta tidak
>>> mudah diintervensi dalam semua urusan dan pemikiran. Karena dalam
>>> kepemimpinan segala keputusan dan kebijakan tidak boleh didekte oleh pihak
>>> lain. Ini terbukti dengan ketegasan kepemimpinan beliau dalam struktur
>>> pengrekrutan di tubuh TNI. Kedekatannya kepada ulama, memberikan pesan
>>> bahwa semua keputusan dan kebijakan pemerintahan akan didiskusikan dulu dan
>>> memohon pertimbangan serta fatwa para ulama. Untuk cawapresnya, kita
>>> berdo’a kepada Allah SWT semoga mendapatkan pasangan yang baik dan maslahah.
>>>
>>> Semua ini kami sampaikan, sebagai wujud tanggung jawab kami dan para
>>> ulama lainnya untuk menyampaikan sebuah kebenaran. Karena sekarang ini
>>> bukan lagi perang antar partai, tapi sudah sampai perang terhadap ideologi
>>> dan agama. Hampir semua partai-partai Islam sudah bergabung, berkoalisi dan
>>> menjadi mitra partai sekuler, tinggal PPP yang menjadi harapan umat untuk
>>> menjaga akidah umat Islam. Sebagai bagian dari PPP, kami mengajak kepada
>>> umat, tokoh-tokoh PPP, bahwa para ulama dan tokoh penting bangsa ini
>>> melahirkan PPP dengan niat tulus menyatukan komitmen keummatan, merespon
>>> aspirasi umat, PPP menjadi alat perjuangan umat Islam dan masyarakat secara
>>> umum.
>>> Karena, pemilihan azas dan lambang partai tidak mereka dapatkan dari
>>> hasil diskusi bahkan tidak juga dari sebuah mimpi. Azas dan lambang PPP
>>> diperoleh dari hasil munajat kepada Allah SWT melalui shalat istikhoroh.
>>> Keberadaan partai ini wajib kita pelihara dan menjaga keutuhannya. Karena
>>> hanya partai inilah warisan dari ulama-ulama kuno. Semoga Allah SWT selalu
>>> memberikan pertolongan dan kekuatan kepada umat Islam, amin ya rabbal
>>> a’lamin.
>>>
>>> والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته
>>>
>>> Sarang, 10 Rojab 1435 H./ 10 Mei 2014 M.
>>>
>>> K. H. MUHAMMAD NAJIH MAIMOEN ZUBAIR
>>>
>>>
>>> Pada 17 Mei 2014 06.02, Andrinof A Chaniago <[email protected]>menulis:
>>>
>>>>  Saya meragukan status Kyai Haji bapak ini. Dalam Islam, sangat
>>>> dikecam menjadi penyebar kabar bohong. Kalau menjadi penyebar kabar bohong,
>>>> kita akan digolongkan menjadi pengikut Abdullah bin Ubay dengan sanksi
>>>> ancaman yang sangat keras.
>>>>  Berpolitiklah dengan baik dan islami.
>>>>  Terima kasih.
>>>>
>>>>  Andrinof
>>>>
>>>>
>>>>
>>>>
>>>  --
>>> .
>>> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat
>>> lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
>>> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
>>> ===========================================================
>>> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
>>> * DILARANG:
>>> 1. Email besar dari 200KB;
>>> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
>>> 3. Email One Liner.
>>> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
>>> mengirimkan biodata!
>>> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
>>> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
>>> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
>>> mengganti subjeknya.
>>> ===========================================================
>>> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan
>>> di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
>>> ---
>>> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google
>>> Grup.
>>> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
>>> kirim email ke [email protected].
>>> Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
>>>
>>> --
>>> .
>>> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat
>>> lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
>>> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
>>> ===========================================================
>>> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
>>> * DILARANG:
>>> 1. Email besar dari 200KB;
>>> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
>>> 3. Email One Liner.
>>> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
>>> mengirimkan biodata!
>>> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
>>> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
>>> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
>>> mengganti subjeknya.
>>> ===========================================================
>>> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan
>>> di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
>>> ---
>>> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google
>>> Grup.
>>> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
>>> kirim email ke [email protected].
>>> Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
>>>
>>
>>  --
>> .
>> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat
>> lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
>> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
>> ===========================================================
>> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
>> * DILARANG:
>> 1. Email besar dari 200KB;
>> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
>> 3. Email One Liner.
>> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
>> mengirimkan biodata!
>> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
>> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
>> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
>> mengganti subjeknya.
>> ===========================================================
>> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
>> http://groups.google.com/group/RantauNet/
>> ---
>> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google
>> Grup.
>> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
>> kirim email ke [email protected].
>> Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
>>
>
>  --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
> * DILARANG:
> 1. Email besar dari 200KB;
> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
> 3. Email One Liner.
> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
> mengirimkan biodata!
> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
> ---
> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google
> Grup.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke [email protected].
> Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke