Ada yang mau berkomentar?

Salam,

ANB

http://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/14/12/23/nh0yp6-irfan-hamka-buya-ucapkan-selamat-natal

REPUBLIKA.CO.ID <http://republika.co.id/>, JAKARTA -- Putra mantan ketua
Majelis Ulama Indonesia (MUI) Buya Hamka, Irfan Hamka membantah ayahnya
melarang mengucapkan selamat hari Natal kepada kaum Kristiani. Irfan
mengatakan, dalam fatwa yang dikeluarkan Buya pada 1981, isinya bukan
pelarangan mengucapkan selamat Natal atau mengharamkannya.

Tapi, kata dia, yang diharamkan Buya adalah mengikuti ibadah Natal. Dia
menjelaskan, maksud ayahnya tersebut, umat Islam dilarang mengikuti ibadah
umat yang merayakan Natal, seperti menyanyi di gereja, membakar lilin atau
apapun yang termasuk ibadah pada hari Natal.

Dia mengisahkan, ayahnya dulu juga pernah mengucapkan selamat Natal bagi
penganut Kristen. Dulu saat tinggal di Kebayoran Baru, ungkap dia, ada dua
orang tetangga yang merupakan Kristiani. Nama kedua orang itu adalah Ong
Liong Sikh dan Reneker.

Saat ayahnya merayakan Idul Fitri, keduanya memberikan ucapan selamat
kepada Buya. Begitu pun sebaliknya Buya juga mengucapkan selamat kepada
kedua tetangganya tersebut. “Selamat, telah merayakan Natal kalian,” kata
Irfan saat menirukan ucapan ayahnya kepada*Republika*, Selasa (23/12).

Ulama penulis novel *Tenggelamnya Kapal van der Wijck* tersebut
mengegaskan, dalam kata 'Natal kalian' untuk membatasi akidah. Pasalnya,
dalam Alquran dijelaskan 'Bagimu Agamamu, Bagiku Agamaku'. Bahkan, lanjut
Irfan, Buya juga pernah meminta istrinya untuk memberikan rendang kepada
tetangganya. Tapi, rendang tersebut diberikan bukan saat malam Natal,
melainkan tahun baru masehi.

Irfan menegaskan tidak masalah mengucapkan selamat Natal, asalkan
disertakan kata kalian atau bagi kaum Kristiano. Sebab, kata tersebut yang
membedakan antara aqidah masing-masing agama. Dia juga meminta umat Islam
untuk tidak mengucapkan selamat kepada umat Kristen sebelum umat tersebut
merayakan ibadahnya. Karena, menurut Irfan, kata selamat diucapkan setelah
peristiwa itu terjadi.

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke