Sekarang mulai heboh dg perilaku pemalakan di tempat-tempat wisata di
Sumbar. Ketika saya dg posisi yg sdh menyandang jabatan menteri berbicara
menyorot scr khusus  perilaku pemalakan di tempat-tempat wisata di Sumbar
beberapa waktu lalu, harusnya ditangkap bahwa masalah ini sudah serius.
Tapi, yg saya sesalkan waktu itu Walikota Padang berusaha membantah.
Akhirnya, saya buat tiga grup utk berkunjung diam-diam ke Pantai Air Manis.
Setelah fakta pemungutan uang ala preman itu dibuktikan oleh tiga grup yg
saya kirim dan muncul menjadi berita di Padang Ekspres, respon dari aparat
Pemko yg saya dengar lagi-lagi bikin jengkel. Mereka mengatakan kpd staf
saya bhw yg saya lakukan menjebak mereka. Sungguh aneh dan menjengkelkan
menemukan sikap aparat spt ini. Mrk tidak paham membedakan antara tindakan
menjebak dan membuktikan kebenaran. Sekarang, bisakah keluhan yg meluas ini
dijadikan momentum utk membasmi penyakit mental preman di tempat2 wisata di
Sumbar ini? Atau akan terus menjadi suara musiman yg tidak perlu
ditindaklanjuti?

Wass.,

Andrinof A Chaniago

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke