Aww. Menarik berbagai attitutes dan perilaku suku Minangkabau tsb.?Apokah indak 
ka ado solusinyo? Kalau nak baiyo iyo tantunyo ado lah jalan nan dapeik wak 
pelokin basamo-samo. Baa gak ati rang Minang?Wass. Haasma ( Lk/70/Depok)
 


     Pada Rabu, 29 Juli 2015 8:29, "Akhir, Zainul (zainula)" 
<[email protected]> menulis:
   

 #yiv2419928485 #yiv2419928485 -- _filtered #yiv2419928485 
{font-family:Calibri;panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4;} _filtered #yiv2419928485 
{font-family:Tahoma;panose-1:2 11 6 4 3 5 4 4 2 4;}#yiv2419928485 
#yiv2419928485 p.yiv2419928485MsoNormal, #yiv2419928485 
li.yiv2419928485MsoNormal, #yiv2419928485 div.yiv2419928485MsoNormal 
{margin:0in;margin-bottom:.0001pt;font-size:12.0pt;}#yiv2419928485 a:link, 
#yiv2419928485 span.yiv2419928485MsoHyperlink 
{color:blue;text-decoration:underline;}#yiv2419928485 a:visited, #yiv2419928485 
span.yiv2419928485MsoHyperlinkFollowed 
{color:purple;text-decoration:underline;}#yiv2419928485 p 
{margin-right:0in;margin-left:0in;font-size:12.0pt;}#yiv2419928485 
p.yiv2419928485MsoAcetate, #yiv2419928485 li.yiv2419928485MsoAcetate, 
#yiv2419928485 div.yiv2419928485MsoAcetate 
{margin:0in;margin-bottom:.0001pt;font-size:8.0pt;}#yiv2419928485 
span.yiv2419928485EmailStyle18 {color:#1F497D;}#yiv2419928485 
span.yiv2419928485BalloonTextChar {}#yiv2419928485 .yiv2419928485MsoChpDefault 
{font-size:10.0pt;} _filtered #yiv2419928485 {margin:1.0in 1.0in 1.0in 
1.0in;}#yiv2419928485 div.yiv2419928485WordSection1 {}#yiv2419928485 Sumbang 
saran dari ambo senek bisa kita berpedoman dengan Walikota Pariaman yang 
dulunya punya kasus yang sama dengan Bkt namun berkat gigihnya beliau 
mensosialisasikan kemasyarakat Alhamdulillah sudah banyak berobah dan tamu yang 
datang tidak banyak lagi kecewa dg parkir, harga makanan dan ticket masuk 
tempat wisata serta perlakuan kasar dllnya. Mari kita minta Pemda untuk bisa 
merangkul semua lapisan agar bisa saling menyadari dan memberikan dampak 
positif buat kita semua terutama buat daerah dengan banyaknya uang beredar dan 
promosi daerah yang murah dari mulut ke mulut .    Mohon maaf kalua kurang 
berkenan    Wassalam, Zainul Akhir Tanjung, 53 th Pku-Riau    From: 
[email protected] [mailto:[email protected]]
Sent: Thursday, July 23, 2015 2:11 PM
To: [email protected]
Cc: [email protected]
Subject: Re: [R@ntau-Net] Penyakit Mamakuak yg Membudaya    Sanak sapalanta nan 
ambo hormati, Bulan puaso menjelang lebaran ambo sebagai Praktisi Wisata alah 
cubo Batamu yo Komisi yang membidangi Parkir dan Wakil KETUA DPRD Bukittinggi , 
ado beberapa kesimpulan yang ambo simpulkan al ;  1. Memang betul Ada oknum 
aparat / preman yang beking parkir liar  2. Muncul nya Titik parkir baru saat 
lebaran yang tidak menjadi tanggung jawab Pemko  3.secara politis wako yg 
mencalon kembali menjadi cawako merasa tidak strategis juga dan takut banyak 
kehilangan suara nantinya  Kalau tegas membrantas kelompok2 Pemuda  4.adanya 
anggapan hanya sekali setahun / anggaplah sumbangan perantau Hari Raya buat 
pengangguran    Solusi ;  1. Menambah / menetapkan perda Titik parkir 
insidentil saat2 lebaran, libur sekolah dan tahun baru  2. Adanya tingkatan 
Harga sesuai Tempat parkir ( walaupun mahal tapi resmi tidak Akan masaalah / 
Hukum demand supply dan uang masuk Kas Daerah )  3. Adanya plank merk Parkir  
4. Adanya aparat kepolisian/ Polisi Wisata  yang standby di setiap Titik parkir 
menjaga kenyamanan Mobil Saat di tinggal     Tapi apapun solusi nya Tampa 
adanya niat politis dan politisasi , kenyamanan Daerah  adalah tergantung Pada 
Kepala daerahnya        Wassalam  Zuhrizul Chaniago  43 /  www.lawangpark.com 
www.minanghomestay.com  www.ikarsatour.com  www.mitrahrd.com  

Sent from my iPhone 
On 23 Jul, 2015, at 6:51, Andrinof A Chaniago <[email protected]> wrote: 
Sekarang mulai heboh dg perilaku pemalakan di tempat-tempat wisata di Sumbar. 
Ketika saya dg posisi yg sdh menyandang jabatan menteri berbicara menyorot scr 
khusus  perilaku pemalakan di tempat-tempat wisata di Sumbar beberapa waktu 
lalu, harusnya ditangkap bahwa masalah ini sudah serius. Tapi, yg saya sesalkan 
waktu itu Walikota Padang berusaha membantah. Akhirnya, saya buat tiga grup utk 
berkunjung diam-diam ke Pantai Air Manis. Setelah fakta pemungutan uang ala 
preman itu dibuktikan oleh tiga grup yg saya kirim dan muncul menjadi berita di 
Padang Ekspres, respon dari aparat Pemko yg saya dengar lagi-lagi bikin 
jengkel. Mereka mengatakan kpd staf saya bhw yg saya lakukan menjebak mereka. 
Sungguh aneh dan menjengkelkan menemukan sikap aparat spt ini. Mrk tidak paham 
membedakan antara tindakan menjebak dan membuktikan kebenaran. Sekarang, 
bisakah keluhan yg meluas ini dijadikan momentum utk membasmi penyakit mental 
preman di tempat2 wisata di Sumbar ini? Atau akan terus menjadi suara musiman 
yg tidak perlu ditindaklanjuti? Wass.,  Andrinof A Chaniago  -- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email [email protected].
Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. 
-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email [email protected].
Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. -- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
 1. Email besar dari 200KB;
 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
 3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.


  

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke