Di Lua Nagari Urang Awak ditembak... Di Nagari Awak cuma awak talok basorak-sorak...
Ditembak di Malaysia, Warga Pesisir Selatan Dipulangkan <http://www.harianhaluan.com/index.php/berita/haluan-padang/42407-ditembak-di-malaysia-warga-pesisir-selatan-dipulangkan> [image: PDF] <http://www.harianhaluan.com/index.php/berita/haluan-padang/42407-ditembak-di-malaysia-warga-pesisir-selatan-dipulangkan?format=pdf> [image: Cetak] <http://www.harianhaluan.com/index.php/berita/haluan-padang/42407-ditembak-di-malaysia-warga-pesisir-selatan-dipulangkan?tmpl=component&print=1&layout=default&page=> [image: Surel] <http://www.harianhaluan.com/index.php/component/mailto/?tmpl=component&link=1b01591d543b01fcf5fcde57c6e5ac131356630f> Sabtu, 08 Agustus 2015 03:38 *PADANG, HALUAN —* “SW” (30), satu dari tiga Warga Negara Indonesia (WNI) asal Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) berinisial (SW) (30), yang diduga terlibat tindak kejahatan di rumah ahli perniagaan atau pengusaha di Jalan Pulau Angsa U10, Bandar Nusa Rhu, Bukit Jelutong, akhir Juni lalu, diterbangkan ke Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Jumat (7/8) sore. Begitu sampai, jenazah langsung dibawa ke kampung halamannya di Kecamatan Pancung Soal, Kabupaten Pesisir Selatan. Informasi yang berhasil dikumpulkan *, *SW beserta dua rekannya yang juga warga Pessel berinisial SL (30) dan AD (30), ditembak kepolisian Malaysia pada 26 Juni lalu karena diduga melakukan perampokan. Saat ini baru jenazah SW yang sampai di Indonesia, sedangkan dua jenazah lainnya masih menjalani proses identifikasi data dan pengecekan DNA. “Sebelum dipulangkan ke Indonesia, jenazah telah lebih dulu diproses di KBRI kita di Malaysia. Tapi, kami belum mendapatkan informasi soal pemulangan dua jenazah lainnya. Yang pasti setelah nanti sampai di sini, akan langsung dibawa ke kampung halaman masing-masing,” kata Kepala Bidang (Kabid) Penempatan dan Pengembangan Tenaga Kerja Sumbar Zulkifli N kepada Kisah kekecewaan terlontar dari keluarga “SW” terkait pemulangan jenazah ke kampung halaman. Pihak keluarga, Is Sugiarto, mengeluhkan terkait tidak adanya keikutsertaan pemerintah dalam proses administrasi kepada pemerintah Malaysia untuk pemulangan jenazah ke Indonesia. “Kelengkapan administrasi ke pemerintah Malaysia menelan biaya hingga Rp19 juta. Kami meminjam sana-sini dan menggadai sawah untuk mengurusnya. Kami berharap pemerintah kita bisa membantu,” katanya. Sementara itu, Kasi Penyiapan Penempatan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) Padang Basliyuzar kepada sejumlah wartawan mengatakan, terkait dipulangkannya korban SW ia tak menerima surat resmi dari pemerintah Malaysia terkait sebab penembakan dilakukan. Satu-satunya surat yang terlampir hanyalah surat serah terima jenazah. Namun Basliyuzar memastikan, jika korban memiliki Kartu Tanda Kerja Luar Negeri (KTKLN) resmi, maka korban memiliki hak-hak tertentu yang bisa diperjuangkan, seumpama asuransi dari kilang tempat korban bekerja, asuransi dari pemerintah Indonesia dan lain sebagainya. “Kita pastikan dulu status korban,” jelasnya. Dalam proses pemulangan tersebut, tampak Bupati Pesisir Selatan, Nasrul Abit juga ikut hadir di Bandara. Nasrul Abit mencoba menenangkan keluarga “SW” yang tak kuasa menahan sedih atas meninggalkan sanak saudara mereka. Sebelumnya, kepada wartawan di Pesisir Selatan, Kapolres setempat AKBP Deni Yuhasdi didampingi Kasat Intel AKP Suhendri Yatno mengaku pihaknya telah mendapatkan laporan dari keluarga korban. “Memang benar ada laporan tiga warga Pessel meninggal dunia akibat ditembak mati polisi Malaysia. Untuk memastikanya, kami sudah memerintahkan petugas menelusuri ke lapangan,” ungkapnya. *(h/mg-isq)* On Thursday, August 6, 2015 at 11:43:17 PM UTC-7, Maturidi Donsan wrote: > > Sadiang tapacik diulunyo, kamngaa wak. > > > Maturidi > -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
