*Manfaatkan Laut untuk Indonesia Pusat Maritim Dunia* Dari Antara Sumbar kita baca berita dan pandangan positif terhadap Kelautan:
*Manfaatkan Laut untuk Indonesia Pusat Maritim Dunia* Kamis, 31 Maret 2016 20:36 WIB Pewarta : Miko Elfisa Padang, (*AntaraSumbar*) - Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI, Ade Supandi mengatakan kebijakan pemerintah untuk membangun Indonesia menjadi poros maritim dunia adalah upaya memanfaatkan laut secara optimal sebagai media pemersatu, media sumber daya, media pertahanan dan menyebarkan pengaruh. "Laut adalah harapan masa depan Indonesia untuk menjadi bangsa yang besar, berdaulat, dan sejahtera," sebutnya dalam Seminar Nasional 'Sinergitas TNI Angkatan Laut dengan Pemerintah Daerah Untuk Mewujudkan Poros Maritim Dunia' di Padang, Kamis. Menurutnya, peran pemerintah daerah di seluruh Indonesia adalah kunci dari keberhasilan pembangunan dalam kerangka otonomi daerah yang ada saat ini. "Sinergi TNI Angkatan Laut dan pemerintah daerah sangat penting untuk dilakukan, sinergi dilakukan baik dalam aspek SDM yang berbudaya maritim, sinergi untuk memberikan prioritas pada aspek kelestarian lingkungan laut, dan sinergi dalam upaya pengawasan terhadap pemanfaatan sumber daya laut," tambahnya. Menteri Dalam Negeri RI, Tjahjo Kumolo dalam kesempatan yang sama menjelaskan upaya untuk menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia, harus didukung dengan aturan dan kebijakan yang jelas baik di pusat maupun di daerah. "Aturan tentang provinsi kepulauan diimplementasikan juga di daerah," ujarnya. Sedangkan Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno mengatakan daerahnya memiliki potensi besar di bidang kemaritiman, karena dari 19 kabupaten dan kota, tujuh diantaranya memiliki wilayah pesisir. Kabupaten dan kota itu yakni, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Kabupaten Pasaman Barat, Kabupaten Agam, Kabupaten Padang Pariaman, Kota Pariaman, Kota Padang, dan Kabupaten Pesisir Selatan. Selain itu menurutnya, luas wilayah laut Sumbar sekitar 37.363,75 kilometer persegi dengan panjang garis pantai 1973,24 Km, jumlah pulau 185 pulau, luas terumbu karang 36.693,27 hektar, luas mangrove 43.186,71 hektar, luas padang lamun 42.120 hektar, dan luas kawasan konservasi perairan 419.857,79 hektar. "Saat ini kami sedang mengembangkan kemaritiman dengan mengedepankan pariwisata di Sumbar yakni dalam pembangunan wisata bahari Kawasan Terpadu Mandeh," tambahnya. (*) Editor : Joko Nugroho COPYRIGHT © ANTARASUMBAR 201 On Friday, April 1, 2016 at 5:09:52 AM UTC-7, Sjamsir Sjarif wrote: > > Dimulai dengan Sala Lauak, Pembangunan Pelabuhan Tiram, dan pentingnya > Pantai Barat Sumatera menghadang Indian Ocean Rim, kita jumpai pula satu > sumber Sejarah Syech Burhanuddin sekedar meninjau ke belakang. > > > https://pariamannews.wordpress.com/2013/05/04/mengenang-sejarah-syeikh-burhanuddin-ulakan-1808-m/ > > Salam, > -- MakNgah > Sjamsir Sjarif > > -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
