blockquote, div.yahoo_quoted { margin-left: 0 !important; border-left:1px
#715FFA solid !important; padding-left:1ex !important; background-color:white
!important; } Iyolah uni Isna
Salam
DAN
Sent from Yahoo Mail for iPhone
On Friday, May 19, 2017, 11:45 AM, Isna Huriati <[email protected]> wrote:
assalamu'alaikum pak Dasriel Noeha,
Lah lamo pak dasriel ndak mancogok, kironyo sadang pulang baliak ka Cino. Bagi
bagi lah carito tu pak, untuak pencerahan. Acok acok lah mancogok pak Dasriel.
salam Isna
On 5/19/17 7:58 AM, 'Dasriel Noeha' via RantauNet wrote:
#yiv7976984270 blockquote, #yiv7976984270 div.yiv7976984270yahoo_quoted
{margin-left:0 !important;border-left:1px #715FFA solid
!important;padding-left:1ex !important;background-color:white;}Ha...ha ambo
sanang mandanga ciloteh ttg saudi dan chino ko mah
Ambo lamo karajo di perminyakan saudi dan tahu strategy perminyakan
Bilo dikaitkan dengan chino mako nan tajadi adolah bisnis engagement saling
mengintungkan Karena chino sedang galak2nyo investasi dengan system turnkey
project yang hal ini disenangi saudi Di Afrika chino sangat disukai lihat
project mesjid terbesar afrika di algeir itu dikerjakam chino dan explorasi
minyak africa juga
Ambo 6 thn terakhir 2 x sebulam ke chino urusam bisnis jadi acok diskusi
dengan para penisnis merela
Saudi pinjamkan 100 trilium ka chino itu meripakan barter project raksasa
yang alan mereka garap
Sekilas info
Salam DAN
Sent from Yahoo Mail for iPhonen
On Friday, May 19, 2017, 5:54 AM, Isna Huriati <[email protected]> wrote:
Pak Fashridjal nan ambo hormati, ambo lah manjawab sederhana tanyo sanak Reza.
Tapi apak alun manjawab lai doh, baa mangko Saudi hampia 10 kali lipek
investasinyo di ko
, baitu lo di Japang.
Saudi sebelumnya sudah menjalin kerja sama pertahanan dengan China?. Baa
mangko Saudi Aramco lah lamo baparner jo China petrolium company?
Saudi alah mamakai drone tanpa awak buatan China didalam parang.
Jadi jan lah manilai pamarintah berdesarkan provakasi kelompok nan ingin
berkuasa untuk kepentingan mareka. kalau Saudi melakukan business seperti itu
, apa salahnya Indonesia Indonesia yang mempunyai politik luar negeri tidak
berpihak melakukan bussines yang sama .
Jadi sekali lagi tolong jawab dulu tanya sanak Reza sebelum mengirim postingan
nan lain.
Isna
On 5/18/17 9:45 PM, Fashridjal M. Noor wrote:
https://plus.google.com/+sitiaminalyasmin/posts/BYGb1w3Nqzc
👆
Jennifer Alyasmin
Moderator
MENCARI RIDHA ALLAH
Apr 9, 2016
Inilah iklan Podomoro di China. Iklan yang isinya "menjual" tanah teluk Jakarta
untuk direklamasi dan dibeli oleh para investor China. Dan yang nanti
menikmati hanya segelintir orang kaya saja.
Untuk rakyat biasa seperti kita ini, apakah ada manfaatnya proyek tersebut?
SAMA SEKALI TAK ADA.
Bahkan warga miskin di Luar Batang pun terancam tergusur. Kaum pribumi yang
miskin pun semakin tergusur.
Dulu Belanda menjajah Indonesia dengan kekuatan senjata. Kini, China secara
perlahan-lahan namun pasti mulai menjajah Indonesia, melalui proyek reklamasi,
investasi, dan sebagainya.
Jika Anda masih menuduh posting ini berbau rasis dan SARA, tunggu saja saatnya,
ketika Indonesia dibuat seperti Singapura, di mana mereka berkuasa dan pribumi
terpinggirkan.
On May 18, 2017 21:30, "Isna Huriati" <[email protected]> wrote:
Ambo pernah batanyo lo Reza, ambo jawab surang. Sabab iko persoalan bissines,
persoalan untuang rugi, indak ado hubungannyo jo ugamo. Cino ko kan maimpor
minyak mentah untuk di refine dari Saudi jo Rusia kalau ndak salah. Nah kiniko
Rusia namuah dibayia jo Yuan sadangkan Saudi tatap mitak pakai Dollar, jadi
kabanyo Cino mangurangi impornyo dari Saudi. Nan lain pulo kan Saudi
mausahokan Cino nak namuah mambali saham Aramco. Baitu juo Saudi manunggu
investasi Cina di beberapa sektor di Saudi. Jadi buisines indak ado hubungannyo
jo agamo, hanya satu point, yaitu saling menguntungkan dibidang materi. Jadi
kalau banyak urang awak nan berang ka Jokowi manarimo investor dari China, iyo
dek karano indak mangarati mengenai dagang. Lalu urang urang ko di manfaatkan
oleh kelompok nan ingin bakuaso , sabab sakunyo manjadi kampih salamo Jokowi
bakuaso , dek Jokowi indak tatarik jo korupsi untuak dirinyo. Kalau urang
Indonesia indak hati hati dan termakan provakasi kelompok yang haus kekuasaan,
maka sesal kemudian tidak berguna. Ini keterangan orang ekonomi.
Isna
On 5/18/17 8:21 AM, muhammad syahreza wrote:
Assalamu'alaikum wr.wb.
VOA-islam.com ko dari dulu memang media provokasi untuak mamacah balah.
Sayang nyo banyak pulo urang islam yang mamakan mantah-mantah isu-isu yang
ditulis disitu. Pado hal isu-isu tu hanyo fatamorgana untuak Balkanisasi
Indonesia. Batanyo ambo ciek, baa mako Saudi investasi di Chino di negara
Komunis labiah gadang dari pado investasi di Indonesia negara muslim?
Salam
Reza
2017-05-17 20:46 GMT+07:00 Fashridjal M. Noor <[email protected]>:
Pilihannya Ada Pada Anda Semua Warga Muslim DKI Jakarta
...
Kamis, 14 Sya'ban 1438 H / 11 Mei 2017 17:13 wib
1.032 views
Oleh: Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra*
Pilihannya ada pada anda semua warga muslim DKI sebagai pemilih di Jakarta.
Wallahu a’lam.
Bagi kita mungkin tidak, tapi kelak anak cucu kita akan menjalani hidup yang
berat, mengapa?
Saudaraku seiman, negeri ini sedang diserang 5 kekuatan besar sekaligus dalam
waktu bersamaan :
1. Komunis
2. Nasrani
3. Yahudi
4. Syiah
5. Munafikun
Penyerangan telah dimulai sejak 18 tahun yang lalu dengan sangat sistematis,
kini mereka telah berhasil masuk ke berbagai bidang :
1. Pemerintah
2. Ekonomi
3. Politik
4. Media
5. Pertanian
6. Kesehatan
7. Pendidikan
8. Pesantren dsb nya..
Mereka juga telah menguasai struktur birokrasi, DPR, MPR, KPK, Polisi bahkan
TNI sudah nyaris dilumpuhkan.
Kiyai Pesantren dan Tokoh Akademisi Reformasi sudah mulai mendukung mereka,
penawaran bersifat duniawi sangat aktif mereka lakukan.
Paling parah adalah mereka telah berhasil mengubah konstitusi UUD 45, bahwa
kini Presiden bisa dijabat oleh seorang warga negara dengan KTP Non Pribumi.
Beberapa tokoh yang berupaya mengembalikan kemurnian konstitusi UUD 45 justru
kemarin ditangkap dan dicurigai sebagai makar, tanpa alasan yang dapat
dibuktikan.
Fakta kasat mata adalah Reklamasi Jakarta, dengan luas 800 Hektar akan mampu
menampung lebih dari 20 juta penduduk imigran Cina.
Seluruh imigran secara otomatis akan menjadi WNI dan memiliki KTP seumur
hidup, mereka akan jadi penyumbang suara tetap setiap kali PILKADA
dilangsungkan. Dengan 20 juta suara maka PILKADA akan mudah dimenangkan etnis
Cina, sehingga Gubernur DKI dapat dipastikan akan selalu mereka raih, untuk
selamanya.
Setelah Jakarta dikuasai maka berikutnya 200 juta imigran akan kembali masuk
mengisi berbagai pulau negeri ini hingga tahun 2020, maka PILPRES pun akan
mudah sekali mereka menangkan.
Kini semua tergantung upaya kita, tak bisa lagi kita berharap pada DPR dan MPR
bahkan TNI untuk menghalau ancaman ini.
Bila sahabat Muslim tak peduli dengan kondisi ini, maka semua proses destruktif
ini tak bisa dihentikan, dan tak ada jaminan anak cucumu terbebas dari murtad.
Pada saat itu, setiap hari akan menjadi hari yang berat untuk dilalui,
penindasan dan perang sudah pasti tak terelakan.
Buka mata buka hati wahai saudaraku, beberapa negara Muslim sudah mengalaminya,
kini hancur lebur negaranya, kita adalah target mereka berikutnya.
Kondisi mungkin akan segera berubah dalam hitungan bulan, dalam kurun 1 atau 2
tahun, semua proses sudah berjalan. Lakukan sesuatu wahai saudaraku, beritakan
ini pada sahabat dan pada setiap Muslim di negeri ini, sampaikan dengan pelan,
dengan kadar yang saudara kita mampu menerimanya. Sungguh Allah Maha Melihat
upayamu, hingga kelak Allah akan selamatkan anak cucumu karena upayamu hari
ini, semoga kita semua Husnul Khotimah, Aamiin. Kondisi sebenarnya. Hanya
mengingatkan. Akankah peduli? [syahid/voa-islam.com]
*Cendikiawan Muslim Indonesia
Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!
Citizens Jurnalism lainnya:
Sumber : http://www.voa-islam.com/read/ citizens-jurnalism/2017/05/11/
49955/pilihannya-ada-pada-anda -semua-warga-muslim-dki-jakart a/
.
.
***
Dapatkan berita lengkap lebih dari 80 web Islam terpercaya melalui Aplikasi
Android "Berita Umat Islam"
...
Silahkan download di Playstore :
https://play.google.com/store/ apps/details?id=info.berita.is lam
.
***
On May 17, 2017 20:08, "Isna Huriati" <[email protected]> wrote:
DI sumbar juga ada tanah kita yang di caplok mereka waktu gubernur Azwar Anas,
kata sebuah sumber, Yaitu di Pasaman. Tidak tahu tanah itu diapakan sekarang.
Apakah diusahakan atau dibiarkan dulu menunggu Prabowo jadi Presiden hehe.
Sopir Grab yang orang Bogor bilang ke saya sesudah Sentul Selatan menuju
Hambalang ada perumahan mewah terlantar. Menurut penduduk setempat kata sopir
itu adalah milik Tommy Suharto. Mungkin menunggu Prabowo jadi Presiden juga
hehe.
Keponakan saya yang bekerja di perusahaan konstruksi sedang membangun 2 tower
dibelakang Balai Sarbini mengatakan tanah bangunan tersebut milik Tommy Suharto
( kapan belinya yah). Tower yang dibangun sekarang satu untuk Tommy dan
satunya lagi untuk pengembang. Itu satu yang kita ketahui dari sekian banyak,
belum saham saham kosong dari pengusaha pengusa aseng yang diberi fasilitas
oleh Suharto. Mau tahu semua lebih baik baca buku almarhum Adicondro yang
rajin ngumpulin harta kaisar Suharto dengan turunannya.
Isna
On 5/17/17 5:01 PM, muhammad syahreza wrote:
Assalamu'alaikum wr.wb.
Daripado lapau langang taruih, mungkin sakali-sakali paralu kito ramian
baliak jo carito lamo...
https://suciptoardi.wordpress.
com/2017/04/26/keluarga-cendana-tidak-ingin-kehilangan-timor -leste/
Rezim Orde Baru selalu menggunakan slogan ” demi persatuan dan kesatuan bangsa
” untuk melegitimasi penjajahan atas Timor Leste. Tanpa kita sadari yang
sebenarnya adalah ” demi kepentingan ekonomi keluarga Suharto ” maka Timor
Leste harus tetap menjadi bagian dari Indonesia. Begitu banyak tentara
Indonesia yang mati di sana semuanya hanya demi kepentingan ekonomi keluarga
Suharto, begitu pula banyak tokoh pro demokrasi Indonesia yang membela bahwa
Timor Leste harus menjadi bagian dari Indonesia, mereka juga telah ikut
mendukung bisnis keluarga Suharto.
Berikut ini fakta tentang kepentingan ekonomi keluarga Cendana yang membuat
mereka tidak ingin kehilangan bumi timor loro sae. Pertama, Putri kesayangan
Suharto yaitu Siti Hardiyanti Rukmana menguasai monopoli kopi di Dili dibawah
perusahaannya PT Citra Inskopindo Persada, dalam paruh akhir tahun lalu
perusahaan itu sanggup memproduksi 1,2 ton kopi instant.
Kedua, Putera puteri Suharto dan kerabatnya juga telah menjadikan bumi Timor
Leste sebagai lahan bisnis yang menguntungkan. Tutut dan adiknya Tommy telah
berencana membuka lahan perkebunan tebu seluas 25000 hektar dari Betano di
Manufahi sampai Iliomar di Viqueque. Probosutejo juga sudah tergiur dengan
kesuksesan keponakannya sehingga ingin membuka perkebunan kopi juga di Timor
Leste. Puteri Sulung Suharto masih belum puas dengan monopoli kopinya telah
berencana untuk membuka pabrik semen di Timor Timur. Joint Venture Tutut
dengan Abilio Araujo ( tokoh Fretilin yang menyebrang ke Orde Baru ) dinamakan
PT Semen Timor Loro Sae dan dana yang akan ditanamkan sebesar 512,8 juta US
dolar. Konglomerat yang juga ingin berpartisipasi dalam bisnis semen ini
adalah Sudwikatmono, saudara angkat Suharto melalui Djajanti Groupnya yang
membawahi PT Dinamika Semen Tidak ketinggalan pula teman main golf Suharto
yaitu Bob Hasan melalui PT Fendi Hutani Lestari, telah berencana untuk
membuka perkebunan seluas 50.000 hektar yang akan menggusur 11 desa di
Viqueque. Nyonya Prabowo Subianto atau lebih dikenal dengan Titiek Prabowo
juga meneguk keuntungan dari bisnis di Timor Loro Sae melalui Maharani Group
dan Texmaco group kepunyaan dia yang berjoint venture dengan Dilitex factory
kepunyaan saudara ipar Gubernur Abilio Soares.
Ketiga, Sempati Airlines milik Tommy dan Sigit telah mendominasi rute Jakarta,
Surabaya, Denpasar, Dili. Komnas Ham dan utusan luar negri yang ingin
berkunjung ke Dili untuk melakukan pencarian fakta tidak bisa berangkat
dengan Garuda ataupun Merpati, jadi mereka terpaksa harus memakai Sempati
yang berarti semakin mempertebal kantong Tommy.
Keempat , keluarga Suharto selama dua puluh tahun terakhir telah menumpuk
kekayaan dari rejeki minyak bumi, dan lima tahun terakhir mereka mendapat
curahan rejeki baru melalui minyak di celah Timor. Gatari Air Service
perusahaan milik Tommy dan Sigit telah berencana untuk menyewakan pesawat dan
helikopter kepada perusahaan minyak yang akan beroperasi di celah Timor .
Humpus Petrogas kepunyaan Tommy juga telah bekerjasama dengan Aker Maritime
dari Norwegia untuk beroperasi di celah Timor. Belum lama berseleng kita
mendengar juga bahwa 42 juta US dolar akan ditanamkan untuk mengembangkan
kilang minyak di daerah Kakatua Utara di celah Timor. Proyek ini adalah joint
Venture antara Australia dengan Indonesia. Partner dari Australia itu adalah
BHP Petroleum, Santos, Inpex Sahul dan Petroz. Seperti kita ketahui BHP adalah
sebuah perusahaan raksasa di Australia yang cukup dekat dengan Krakatau Steel
yang dikontrol oleh Tutut dan Salim group kepunyaan Sudono Salim teman lama
Suharto.
Kita sudah melihat bagaimana besarnya keterlibatan bisnis keluarga Suharto di
bumi Timor Loro Sae. Jadi hendaknya ini semakin membuka mata bagi kelompok
pro demokrasi ataupun orang Indonesia lainnya bahwa ketika kalian mendukung
integrasi Timor Timur tanpa kalian sadari kalian juga telah memperkaya Suharto.
Salam
Reza
--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
============================== =============================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti
subjeknya.
============================== =============================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
http://groups.google.com/group /RantauNet/
---
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim
email ke rantaunet+unsubscribe@googlegr oups.com.
Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/op tout.
--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
============================== =============================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti
subjeknya.
============================== =============================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
http://groups.google.com/group /RantauNet/
---
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim
email ke rantaunet+unsubscribe@googlegr oups.com.
Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/op tout.
--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
============================== =============================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti
subjeknya.
============================== =============================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
http://groups.google.com/group /RantauNet/
---
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim
email ke rantaunet+unsubscribe@googlegr oups.com.
Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/op tout.
--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
============================== =============================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti
subjeknya.
============================== =============================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
http://groups.google.com/ group/RantauNet/
---
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim
email ke rantaunet+unsubscribe@ googlegroups.com.
Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/ optout.
--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
============================== =============================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti
subjeknya.
============================== =============================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
http://groups.google.com/ group/RantauNet/
---
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim
email ke rantaunet+unsubscribe@ googlegroups.com.
Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/ optout.
--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/
---
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim
email ke [email protected].
Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/
---
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim
email ke [email protected].
Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/
---
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim
email ke [email protected].
Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/
---
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim
email ke [email protected].
Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/
---
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.