Ambo pernah batanyo lo Reza, ambo jawab surang. Sabab iko persoalan bissines, persoalan untuang rugi, indak ado hubungannyo jo ugamo. Cino ko kan maimpor minyak mentah untuk di refine dari Saudi jo Rusia kalau ndak salah. Nah kiniko Rusia namuah dibayia jo Yuan sadangkan Saudi tatap mitak pakai Dollar, jadi kabanyo Cino mangurangi impornyo dari Saudi. Nan lain pulo kan Saudi mausahokan Cino nak namuah mambali saham Aramco. Baitu juo Saudi manunggu investasi Cina di beberapa sektor di Saudi. Jadi buisines indak ado hubungannyo jo agamo, hanya satu point, yaitu saling menguntungkan dibidang materi. Jadi kalau banyak urang awak nan berang ka Jokowi manarimo investor dari China, iyo dek karano indak mangarati mengenai dagang. Lalu urang urang ko di manfaatkan oleh kelompok nan ingin bakuaso , sabab sakunyo manjadi kampih salamo Jokowi bakuaso , dek Jokowi indak tatarik jo korupsi untuak dirinyo. Kalau urang Indonesia indak hati hati dan termakan provakasi kelompok yang haus kekuasaan, maka sesal kemudian tidak berguna. Ini keterangan orang ekonomi.

Isna


On 5/18/17 8:21 AM, muhammad syahreza wrote:
Assalamu'alaikum wr.wb.


VOA-islam.com ko dari dulu memang media provokasi untuak mamacah balah. Sayang nyo banyak pulo urang islam yang mamakan mantah-mantah isu-isu yang ditulis disitu. Pado hal isu-isu tu hanyo fatamorgana untuak Balkanisasi Indonesia. Batanyo ambo ciek, baa mako Saudi investasi di Chino di negara Komunis labiah gadang dari pado investasi di Indonesia negara muslim?


Salam


Reza






2017-05-17 20:46 GMT+07:00 Fashridjal M. Noor <[email protected] <mailto:[email protected]>>:

    Pilihannya Ada Pada Anda Semua Warga Muslim DKI Jakarta
    ...

    Kamis, 14 Sya'ban 1438 H / 11 Mei 2017 17:13 wib

    1.032 views

    Oleh: Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra*

    Pilihannya ada pada anda semua warga muslim DKI sebagai pemilih di
    Jakarta. Wallahu a’lam.

    Bagi kita mungkin tidak, tapi kelak anak cucu kita akan menjalani
    hidup yang berat, mengapa?

    Saudaraku seiman, negeri ini sedang diserang 5 kekuatan besar
    sekaligus dalam waktu bersamaan :

    1. Komunis

    2. Nasrani

    3. Yahudi

    4. Syiah

    5. Munafikun

    Penyerangan telah dimulai sejak 18 tahun yang lalu dengan sangat
    sistematis, kini mereka telah berhasil masuk ke berbagai bidang :

    1. Pemerintah

    2. Ekonomi

    3. Politik

    4. Media

    5. Pertanian

    6. Kesehatan

    7. Pendidikan

    8. Pesantren dsb nya..

    Mereka juga telah menguasai struktur birokrasi, DPR, MPR, KPK,
    Polisi bahkan TNI sudah nyaris dilumpuhkan.

    Kiyai Pesantren dan Tokoh Akademisi Reformasi sudah mulai
    mendukung mereka, penawaran bersifat duniawi sangat aktif mereka
    lakukan.

    Paling parah adalah mereka telah berhasil mengubah konstitusi UUD
    45, bahwa kini Presiden bisa dijabat oleh seorang warga negara
    dengan KTP Non Pribumi.

    Beberapa tokoh yang berupaya mengembalikan kemurnian konstitusi
    UUD 45 justru kemarin ditangkap dan dicurigai sebagai makar, tanpa
    alasan yang dapat dibuktikan.

    Fakta kasat mata adalah Reklamasi Jakarta, dengan luas 800 Hektar
    akan mampu menampung lebih dari 20 juta penduduk imigran Cina.
    Seluruh imigran secara otomatis akan menjadi WNI dan memiliki KTP
    seumur hidup, mereka akan jadi penyumbang suara tetap setiap kali
    PILKADA dilangsungkan. Dengan 20 juta suara maka PILKADA akan
    mudah dimenangkan etnis Cina, sehingga Gubernur DKI dapat
    dipastikan akan selalu mereka raih, untuk selamanya.

    Setelah Jakarta dikuasai maka berikutnya 200 juta imigran akan
    kembali masuk mengisi berbagai pulau negeri ini hingga tahun 2020,
    maka PILPRES pun akan mudah sekali mereka menangkan.

    Kini semua tergantung upaya kita, tak bisa lagi kita berharap pada
    DPR dan MPR bahkan TNI untuk menghalau ancaman ini.

    Bila sahabat Muslim tak peduli dengan kondisi ini, maka semua
    proses destruktif ini tak bisa dihentikan, dan tak ada jaminan
    anak cucumu terbebas dari murtad.

    Pada saat itu, setiap hari akan menjadi hari yang berat untuk
    dilalui, penindasan dan perang sudah pasti tak terelakan.

    Buka mata buka hati wahai saudaraku, beberapa negara Muslim sudah
    mengalaminya, kini hancur lebur negaranya, kita adalah target
    mereka berikutnya.

    Kondisi mungkin akan segera berubah dalam hitungan bulan, dalam
    kurun 1 atau 2 tahun, semua proses sudah berjalan. Lakukan sesuatu
    wahai saudaraku, beritakan ini pada sahabat dan pada setiap Muslim
    di negeri ini, sampaikan dengan pelan, dengan kadar yang saudara
    kita mampu menerimanya. Sungguh Allah Maha Melihat upayamu, hingga
    kelak Allah akan selamatkan anak cucumu karena upayamu hari ini,
    semoga kita semua Husnul Khotimah, Aamiin. Kondisi sebenarnya.
    Hanya mengingatkan. Akankah peduli? [syahid/voa-islam.com
    <http://voa-islam.com>]

    *Cendikiawan Muslim Indonesia

    Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

    Citizens Jurnalism lainnya:

    Sumber :
    
http://www.voa-islam.com/read/citizens-jurnalism/2017/05/11/49955/pilihannya-ada-pada-anda-semua-warga-muslim-dki-jakarta/
    
<http://www.voa-islam.com/read/citizens-jurnalism/2017/05/11/49955/pilihannya-ada-pada-anda-semua-warga-muslim-dki-jakarta/>
    .
    .
    ***
    Dapatkan berita lengkap lebih dari 80 web Islam terpercaya melalui
    Aplikasi Android "Berita Umat Islam"
    ...
    Silahkan download di Playstore :
    https://play.google.com/store/apps/details?id=info.berita.islam
    <https://play.google.com/store/apps/details?id=info.berita.islam>
    .
    ***


    On May 17, 2017 20:08, "Isna Huriati" <[email protected]
    <mailto:[email protected]>> wrote:

        DI sumbar juga ada tanah kita yang di caplok mereka waktu
        gubernur Azwar Anas, kata sebuah sumber, Yaitu di Pasaman.
        Tidak tahu tanah itu diapakan sekarang. Apakah diusahakan atau
        dibiarkan dulu menunggu Prabowo jadi Presiden hehe.

        Sopir Grab yang orang Bogor bilang ke saya sesudah Sentul
        Selatan menuju Hambalang ada perumahan mewah terlantar.
        Menurut penduduk setempat kata sopir itu adalah milik Tommy
        Suharto.  Mungkin menunggu Prabowo jadi Presiden juga hehe.

        Keponakan saya yang bekerja di perusahaan konstruksi sedang
        membangun 2 tower dibelakang Balai Sarbini mengatakan tanah
        bangunan tersebut milik Tommy Suharto ( kapan belinya yah).
        Tower yang dibangun sekarang satu untuk Tommy dan satunya lagi
        untuk pengembang. Itu satu yang kita ketahui dari sekian
        banyak, belum saham saham kosong dari pengusaha pengusa aseng
        yang diberi fasilitas oleh Suharto. Mau tahu semua lebih baik
        baca buku almarhum Adicondro yang rajin ngumpulin harta kaisar
        Suharto dengan turunannya.

        Isna


        On 5/17/17 5:01 PM, muhammad syahreza wrote:
        Assalamu'alaikum wr.wb.


        Daripado lapau langang taruih, mungkin sakali-sakali paralu
        kito ramian baliak jo carito lamo...
        
https://suciptoardi.wordpress.com/2017/04/26/keluarga-cendana-tidak-ingin-kehilangan-timor-leste/
        
<https://suciptoardi.wordpress.com/2017/04/26/keluarga-cendana-tidak-ingin-kehilangan-timor-leste/>

        Rezim Orde Baru selalu menggunakan slogan ” demi persatuan
        dan kesatuan bangsa ” untuk melegitimasi penjajahan atas
        Timor Leste. Tanpa kita sadari yang sebenarnya adalah ” demi
        kepentingan ekonomi keluarga Suharto ” maka Timor Leste harus
        tetap menjadi bagian dari Indonesia. Begitu banyak tentara
        Indonesia yang mati di sana semuanya hanya demi kepentingan
        ekonomi keluarga Suharto, begitu pula banyak tokoh pro
        demokrasi Indonesia yang membela bahwa Timor Leste harus
        menjadi bagian dari Indonesia, mereka juga telah ikut
        mendukung bisnis keluarga Suharto.

        Berikut ini fakta tentang kepentingan ekonomi keluarga
        Cendana yang membuat mereka tidak ingin kehilangan bumi timor
        loro sae. Pertama, Putri kesayangan Suharto yaitu Siti
        Hardiyanti Rukmana menguasai monopoli kopi di Dili dibawah
        perusahaannya PT Citra Inskopindo Persada, dalam paruh akhir
        tahun lalu perusahaan itu sanggup memproduksi 1,2 ton kopi
        instant.

        Kedua, Putera puteri Suharto dan kerabatnya juga telah
        menjadikan bumi Timor Leste sebagai lahan bisnis yang
        menguntungkan. Tutut dan adiknya Tommy telah berencana
        membuka lahan perkebunan tebu seluas 25000 hektar dari Betano
        di Manufahi sampai Iliomar di Viqueque. Probosutejo juga
        sudah tergiur dengan kesuksesan keponakannya sehingga ingin
        membuka perkebunan kopi juga di Timor Leste. Puteri Sulung
        Suharto masih belum puas dengan monopoli kopinya telah
        berencana untuk membuka pabrik semen di Timor Timur. Joint
        Venture Tutut dengan Abilio Araujo ( tokoh Fretilin yang
        menyebrang ke Orde Baru ) dinamakan PT Semen Timor Loro Sae
        dan dana yang akan ditanamkan sebesar 512,8 juta US dolar.
        Konglomerat yang juga ingin berpartisipasi dalam bisnis semen
        ini adalah Sudwikatmono, saudara angkat Suharto melalui
        Djajanti Groupnya yang membawahi PT Dinamika Semen Tidak
        ketinggalan pula teman main golf Suharto yaitu Bob Hasan
        melalui PT Fendi Hutani Lestari, telah berencana untuk
        membuka perkebunan seluas 50.000 hektar yang akan menggusur
        11 desa di Viqueque. Nyonya Prabowo Subianto atau lebih
        dikenal dengan Titiek Prabowo juga meneguk keuntungan dari
        bisnis di Timor Loro Sae melalui Maharani Group dan Texmaco
        group kepunyaan dia yang berjoint venture dengan Dilitex
        factory kepunyaan saudara ipar Gubernur Abilio Soares.

        Ketiga, Sempati Airlines milik Tommy dan Sigit telah
        mendominasi rute Jakarta, Surabaya, Denpasar, Dili. Komnas
        Ham dan utusan luar negri yang ingin berkunjung ke Dili untuk
        melakukan pencarian fakta tidak bisa berangkat dengan Garuda
        ataupun Merpati, jadi mereka terpaksa harus memakai Sempati
        yang berarti semakin mempertebal kantong Tommy.

        Keempat , keluarga Suharto selama dua puluh tahun terakhir
        telah menumpuk kekayaan dari rejeki minyak bumi, dan lima
        tahun terakhir mereka mendapat curahan rejeki baru melalui
        minyak di celah Timor. Gatari Air Service perusahaan milik
        Tommy dan Sigit telah berencana untuk menyewakan pesawat dan
        helikopter kepada perusahaan minyak yang akan beroperasi di
        celah Timor . Humpus Petrogas kepunyaan Tommy juga telah
        bekerjasama dengan Aker Maritime dari Norwegia untuk
        beroperasi di celah Timor. Belum lama berseleng kita
        mendengar juga bahwa 42 juta US dolar akan ditanamkan untuk
        mengembangkan kilang minyak di daerah Kakatua Utara di celah
        Timor. Proyek ini adalah joint Venture antara Australia
        dengan Indonesia. Partner dari Australia itu adalah BHP
        Petroleum, Santos, Inpex Sahul dan Petroz. Seperti kita
        ketahui BHP adalah sebuah perusahaan raksasa di Australia
        yang cukup dekat dengan Krakatau Steel yang dikontrol oleh
        Tutut dan Salim group kepunyaan Sudono Salim teman lama Suharto.

        Kita sudah melihat bagaimana besarnya keterlibatan bisnis
        keluarga Suharto di bumi Timor Loro Sae. Jadi hendaknya ini
        semakin membuka mata bagi kelompok pro demokrasi ataupun
        orang Indonesia lainnya bahwa ketika kalian mendukung
        integrasi Timor Timur tanpa kalian sadari kalian juga telah
        memperkaya Suharto.



        Salam


        Reza
-- .
        * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan
        di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta
        R@ntauNet~
        * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
        ===========================================================
        UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
        * DILARANG:
        1. Email besar dari 200KB;
        2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
        3. Email One Liner.
        * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di
        http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata!
        * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
        * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
        * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email
        lama & mengganti subjeknya.
        ===========================================================
        Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting
        keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
        <http://groups.google.com/group/RantauNet/>
        ---
        Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet"
        di Google Grup.
        Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari
        grup ini, kirim email ke
        [email protected]
        <mailto:[email protected]>.
        Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi
        https://groups.google.com/d/optout
        <https://groups.google.com/d/optout>.

-- .
        * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di
        tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
        * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
        ===========================================================
        UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
        * DILARANG:
        1. Email besar dari 200KB;
        2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
        3. Email One Liner.
        * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di
        http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata!
        * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
        * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
        * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email
        lama & mengganti subjeknya.
        ===========================================================
        Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting
        keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
        <http://groups.google.com/group/RantauNet/>
        ---
        Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet"
        di Google Grup.
        Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari
        grup ini, kirim email ke
        [email protected]
        <mailto:[email protected]>.
        Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi
        https://groups.google.com/d/optout
        <https://groups.google.com/d/optout>.

-- .
    * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di
    tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
    * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
    ===========================================================
    UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
    * DILARANG:
    1. Email besar dari 200KB;
    2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
    3. Email One Liner.
    * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7)
    serta mengirimkan biodata!
    * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
    * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
    * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama
    & mengganti subjeknya.
    ===========================================================
    Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting
    keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
    <http://groups.google.com/group/RantauNet/>
    ---
    Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di
    Google Grup.
    Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup
    ini, kirim email ke [email protected]
    <mailto:[email protected]>.
    Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi
    https://groups.google.com/d/optout
    <https://groups.google.com/d/optout>.


--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
---
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected] <mailto:[email protected]>.
Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
 1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke