Nanda Benny, saya sangat mendukung adanya gerak ke arah penciutan jumlah partai politik, agar sesuai dengan sistem demokrasi presidensial yang kitga anut. Sudah barang tentu selain perlu adanya kesepakatan juga perlu ada dukungan yuridis untk itu. Namun saya kira adalah keliru untuk mempercayakan sepenuhnya penyusunan draft UU tentang partai politik dan pemilu ini kepada DPR RI, yang secara kelembagaan sepenuhnya terdiri dari fraksi-fraksi partai politik itu, karena disadari atau tidak cara seperti itu akan membuka 'conflict of interest'. Mereka yang tugasnya membuat undang-undang diberi wewenang untuk membuat undang-undang tentang dirinya sendiri, yang sudah barang tentu akan membuat undang-undang yang menguntungkannya sendiri seperti kita alami seperi sekarang. Akan lebih masuk akal jika rancangan undang-undang tentang partai politik ini dibuat oleh Pemerintah atau oleh DPD. Saya dukung tampilnya seorang 'Obama' untuk Provinsi Sumatera Barat.
Wassalam, Saafroedin Bahar (L, 71 th, kini sedang di San Ramon, California, USA) ----- Original Message ---- From: benni_inayatullah <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Sent: Wednesday, June 18, 2008 4:18:37 PM Subject: [EMAIL PROTECTED] OOT: Catatan-catatan Lepas Perjalanan 11: Barack Obama, Soekarno Muda Amerika Serikat. Memang sistem demokrasi kita masih mencari yang pas Pak. Dalam demokrasi presidensial sebenarnya harus menganut multipartai sederhana. idelanya ada 2-3 Parpol. namun saya kira proses kearah itu sudha mulai dirintis dengan adanya Parliamentary Treshold. Namun DPR kelihatan amsih enggan karena menikmati betul lemahnya posisi presiden dihadapan mereka sekarang. apalgi presiden kita tidak punya keberanian sedikit keras kepada parlemen. saya mengharapkan justru "obama" yang muncul diSumbar dulu... salam Ben/27 --- In [EMAIL PROTECTED], "Dr.Saafroedin BAHAR" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Nanda Benny, terima kasih atas tanggapan serta bahannya. Tidak ada salahnya kita mencermati proses pemilihan presiden di Amerika Serikat ini, oleh karena para Pendiri Negara kita dahulu kan juga mencontohnya dari negara ini. Secara pribadi saya berpendapat bahwa sistem pemerintahan [demokrasi] presidensial ini baru bisa berjalan baik jika partainya tidak banyak, kalau dapat dua buah saja -- atau disederhanakan menjadi dua buah saja melalui wujud koalisi permanen -- serta jika sistem pemilihan parlemennya didasarkan pada sistem distrik penuh. > Saya terpaksa mengerinyitkan kening memperhatikan sistem pemerintahan demokrasi presidensial dan sistem multipartai yang kita anut sekarang. Yang satu dioperasikan bagaikan sistem pemerintahan demokrasi parlementer, sedang yang lain dalam pandangan saya tidak lebih dari kumpulan brokers dalam "industri politik" yang tujuannya adalah mencari untung sebanyak-banyaknya dari kenaifan para pemilih kita. > Seperti saya sampaikan dahulu, saya mendukung tampilnya tokoh pemimpin nasional yang muda, kompeten, populis, visioner, percaya diri, dan berkualitas kenegarawan, katakanlah saya sedang menanti tampilnya seorang Obama Indonesia. > > Wassalam, > Saafroedin Bahar > (L, 71 th, kini sedang di San Ramon, California, USA) > > > --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN: - Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting - Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur pribadi - Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau dibanned - Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
