Sanak Rusman Mansyur yth, Terima kasih atas tambahan masukan dan tanggapan Sanak terhadap catatan-catatan lepas perjalanan saya. Saya setuju dengan info Sanak bahwa di Amerika Serikat ada partai lain di luar Partai Republik dan Partai Demokrat, dan bahwa sistem distrik penting bagi keberhasilan sistem pemerintahan demokrasi presidensial. Sesungguhnya hukum positif nasional kita sudah menganut asas pembuktian terbalik, tetapi terbatas pada pelaksanaan Undang-Undang Pemberantasan Korupsi, dan belum berlaku umum, misalnya dalam kaitan dengan pendanaan kampanye pemilihan umum. Yang menjadi masalah kita selanjutnya adalah bagaimana caranya menyempurnakan sistem politik kita agar lebih responsif terhadap aspirasi dan kepentingan Rakyat Indonesia, dan jangan sampai dibajak oleh partai-partai politik yang sudah jelas hanya ingat pada kepentingannya sendiri saja. Secara pribadi saya berpendapat bahwa upaya penyempurnaan sistem politik nasional kita itu harus dilakukan oleh kekuatan non partai politik, khususnya kaum cendekiawan, pegiat LSM, media massa, pemuka masyarakat hukum adat, dan para anggota DPD RI.
Wassalam, Saafroedin Bahar (L, 71 th, kini sedang di San Ramon, California, USA) ----- Original Message ---- From: Rusman Mansyur <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Sent: Thursday, June 19, 2008 9:58:17 AM Subject: [EMAIL PROTECTED] Re: OOT: Catatan-catatan Lepas Perjalanan 11: Barack Obama, Soekarno Muda Amerika Serikat. Bapak Syaf yang saya hormati Tulisan Bapak sungguh merupakan sebuah pembelajaran ttg demokrasi yang sangat baik bagi kita bangsa Indonesia, sayapun beberapa kali mengikuti PEMILU di Amerika sejak tahun 94. Namun ada sedikit tambahan saya megenai hal tersebut, bahwa sistim kepartaian di USA sebenarnya juga multipartai, sebagai contoh beberapa waktu yang lalu muncul CAPRES2 lain selain dari Partai Republik dan Demokrat. saat ini ada CAPRES lain yaitu Bob Barr dari partai liberty, tetapi kenapa hanya dua partai yang kita kenal, itu karena sistim PEMILU yang diterapkan adalah sistim distrik, sehingga peran partai dalam menentukan CAPRES atau caleg sama sekali tidak tergantung kepada DPP partai. Dengan sistim distrik ini orangpun tidak banyak yang berminat menjadi ketua umum, ketua dewan pembina atau ketua dewan syuro partai, orang yang menentukan hitam putihnya suatu partai. Sebagai contoh ketua DNC (democratic national committee) adalah Howard Dean (pernah jadi capres) tidak begitu dikenal karena memang tidakyang menentukan keputusan partai seperti masalah PEMILU di florida dan michigan (keputusan diambil oleh semua anggota DNC). Dalam hal sumbangan kampanye di amerika kecil kemungkinan uang haram masuk karena adanya undang-undang pembuktian terbalik, sehingga sebelumnya orang kaya dari hasil korupsi pastilah sudah tertangkap. Kita dapat lihat sumbangan kampanye obama lebih merupakan spontanitas dari masyarakat yang kagum akan penampilannya, termasuk visi, misi dan konsepnya dalam memperbaiki permasalahan yang dihadapi oleh rakyat amerika dewasa ini, khususnya setelah perang yang gagal di Irak. Untuk itu hal-hal yang perlu dilakukan dinegara kita paling tidak (minimum) adalah: 1 Menerapkan sistim PEMILU distrik 2. Memberlakukan undang-undang pembuktian terbalik ttg kekayaan seseorang, Namun hal ini tidak mungkin lolos di Senayan, karena para ketua umum, ketua dewan pembina dan ketua dewan syuro akan kehilangan powernya dan yang duduk di senayan orangnya bisa berbeda, sehingga hal ini hanya bisa lolos dengan cara seperti reformasi yang lalu yaitu adanya tekanan massa. Rusman Mansyur LK 56 JKT ----- Original Message ---- From: Dr.Saafroedin BAHAR <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Sent: Wednesday, June 18, 2008 13:21:33 Subject: [EMAIL PROTECTED] Re: OOT: Catatan-catatan Lepas Perjalanan 11: Barack Obama, Soekarno Muda Amerika Serikat. Nanda Benny, terima kasih atas tanggapan serta bahannya. Tidak ada salahnya kita mencermati proses pemilihan presiden di Amerika Serikat ini, oleh karena para Pendiri Negara kita dahulu kan juga mencontohnya dari negara ini. Secara pribadi saya berpendapat bahwa sistem pemerintahan [demokrasi] presidensial ini baru bisa berjalan baik jika partainya tidak banyak, kalau dapat dua buah saja -- atau disederhanakan menjadi dua buah saja melalui wujud koalisi permanen -- serta jika sistem pemilihan parlemennya didasarkan pada sistem distrik penuh. Saya terpaksa mengerinyitkan kening memperhatikan sistem pemerintahan demokrasi presidensial dan sistem multipartai yang kita anut sekarang. Yang satu dioperasikan bagaikan sistem pemerintahan demokrasi parlementer, sedang yang lain dalam pandangan saya tidak lebih dari kumpulan brokers dalam "industri politik" yang tujuannya adalah mencari untung sebanyak-banyaknya dari kenaifan para pemilih kita. Seperti saya sampaikan dahulu, saya mendukung tampilnya tokoh pemimpin nasional yang muda, kompeten, populis, visioner, percaya diri, dan berkualitas kenegarawan, katakanlah saya sedang menanti tampilnya seorang Obama Indonesia. Wassalam, Saafroedin Bahar (L, 71 th, kini sedang di San Ramon, California, USA) ----- Original Message ---- From: Benni Inayatullah <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Sent: Wednesday, June 18, 2008 10:44:34 AM Subject: [EMAIL PROTECTED] OOT: Catatan-catatan Lepas Perjalanan 11: Barack Obama, Soekarno Muda Amerika Serikat. Saya juga mencermati perjalanan Konvensi Partai Demokrat. Bagi yang belum tahu bisa dilihat di sini. Pak Saaf, Ajo Duta jo Mak buih dan Sanak-sanak lainnyo mohon di kritisi , ditambah jo diuleh bia nak jadi pelajaran dek kito basamo. salam Ben/27 Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN: - Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting - Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur pribadi - Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau dibanned - Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
