--- On Tue, 18/11/08, Syofiardi BachyulJb <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: Syofiardi BachyulJb <[EMAIL PROTECTED]> Subject: [EMAIL PROTECTED] Re: TRADISI : Pelestarian Budaya Mentawai Masih Minim To: [email protected] Date: Tuesday, 18 November, 2008, 2:09 PM Uda Nofrin, Pak Saaf, jo warga RantauNet. Sejak muatan lokal Budaya Alam Minangkabau (BAM) diberlakukan di SD seluruh Sumatera Barat, di Kepulauan Mentawai juo diberlakukan. Tapi kamudian di sekolah-sekolah dasar swasta di bawah Yayasan Prayoga (Katolik) diganti jo muatan lokal Budaya Mentawai (Bumen) nan mereka rancang sorang. Alasannyo karano BAM indak cocok. Itu tajadi sekitar tahun 2000. SD yang mamakai Bumen di antaronyo SD Santa Maria (Muara Siberut), SD Fransiskus (Muara Sikabaluan), SD Fincesius (Sipora), satu SD di Sikakap (ambo lupo namonyo). Sedangkan SD negeri tetap memakai BAM hinggo kini, kecuali beberapa SD di Siberut Utara alah mancubo mangganti jo Bumen atas bantuan Yayasan Citra Mandiri (YCM), LSM lokal. YCM punyo program budaya Mentawai, salah satu mambuek kurikulum Bumen. Tapi baru dicubo di Siberut Utara atas wewenang Kepala Ranting Siberut Utara Dinas Pendidikan. Sedangkan kebijakan secara kabupaten alun ado. Tadi ambo danga Ketua DPRD Mentawai jo Wakil Bupati Yudas Sabaggalet alah bertekad memakai Bumen ko mulai 2009. Kurikulum nan dipakai rancangan YCM nan alah diproses melibatkan Dinas Pendidikan Mentawai jo guru-guru, bahkan dianggarkan melalui APBD 2007. Persoalan mendasar melaksanakan Bumen hanyo tanago guru nan langka. Tantu paralu wakatu untuak malatiah mereka. Persoalan lainnyo, anak-anak Minang banyak basikola di Mentawai, tarutamo di ibukecamatan, seperti juo anak Batak. Baa caranyo mereka juo bisa baraja BAM salain Bumen. Kalau ado dari organisasi atau orang Minang nan ikuik mandorong Bumen diadokan, iko tambahan moral bagi pajabaik Mentawai. Salam, Syof (38+/padang) --- On Tue, 18/11/08, Yulnofrins Napilus <[EMAIL PROTECTED]> wrote: From: Yulnofrins Napilus <[EMAIL PROTECTED]> Subject: [EMAIL PROTECTED] Re: TRADISI : Pelestarian Budaya Mentawai Masih Minim To: [EMAIL PROTECTED], [email protected] Cc: "Drs Sjafnir Aboe NAIN" <[EMAIL PROTECTED]>, "Sultanul SUL, S.H" <[EMAIL PROTECTED]>, "Karo Human Pemprov SUMBAR" <[EMAIL PROTECTED]>, "Dra. Adriyetti AMIR, SU" <[EMAIL PROTECTED]>, "Ilhamdi TAUFIK" <[EMAIL PROTECTED]> Date: Tuesday, 18 November, 2008, 1:24 PM Wah, kalau ini benar, ini penjajahan budaya ini Pak Saaf...! Untuk jangka panjang ini cukup berbahaya buat kelestarian budaya masyarakat Mentawai. Mudah-mudahan bukan krn kita malu utk mengakui bahwa mereka juga saudara kita krn mereka tidak berpakaian seperti kita...? Kalau kita hanya beremail-email saja, saya agak pesimis kita bisa "menggugah" utk merubah kebijakan tsb. Ada yg punya ide...? Thanks. Wassalam, Nofrins "Dr.Saafroedin BAHAR" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Assalamualaikum w.w. para sanak sa palanta, Sebagai seorang peminat masalah masyarakat hukum adat dan kesukubangsaan, saya tertarik dengan masalah pelestarian budaya Mentawai ini. Jika benar bahwa yang diajarkan sekarang kepada anak-anak Mentawai adalah Budaya Adat Minangkabau, izinkan saya menyarankan agar kebijakan ini segera dihentikan, karena sama sekali tidak tepat. Berikutnya, baik Pemerintah Kabupaten Mentawai maupun Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, dibantu oleh Fakultas Sastra dan Fakultas Hukum Universitas Andalas, perlu membentuk sebuah tim kecil -- yang terutama terdiri dari putera-puteri Mentawai sendiri -- untuk menyusun sebuah draft buku ajaran mengenai Budaya Mentawai ini. Setidak-tidaknya literatur etnologi yang pernah diterbitkan fihak Belanda dahulu dapat dijadikan bahan awal. Wassalam, Saafroedin Bahar (L, masuk 72 th, Jakarta) Alternate e-mail address: [EMAIL PROTECTED] com; saafroedin.bahar@ rantaunet. org From: Syofiardi BachyulJb <[EMAIL PROTECTED] com> To: [EMAIL PROTECTED] ups.com Sent: Monday, November 17, 2008 5:22:27 PM Subject: [EMAIL PROTECTED] Re: TRADISI : Pelestarian Budaya Mentawai Masih Minim . __,_._,___ New Email names for you! Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and @rocketmail. Hurry before someone else does New Email addresses available on Yahoo! Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and @rocketmail. Hurry before someone else does! http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/ --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN: - Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting - Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur pribadi - Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau dibanned - Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
